Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 11 Okt 2025 19:36 WIB

Pria Buruh Harian Ditemukan Tewas Gantung Diri di Perkebunan Surade, Diduga Akibat Depresi Ekonomi


					Petugas kepolisian dari Polsek Surade bersama tim medis dan unsur Forkopimcam saat mengevakuasi jenazah Dulah (32) dari pohon durian di area perkebunan PT. Mirzabuana Sentosa, Desa Sirnasari, Sabtu (11/10/2025). Korban diduga mengakhiri hidupnya karena depresi ekonomi. Perbesar

Petugas kepolisian dari Polsek Surade bersama tim medis dan unsur Forkopimcam saat mengevakuasi jenazah Dulah (32) dari pohon durian di area perkebunan PT. Mirzabuana Sentosa, Desa Sirnasari, Sabtu (11/10/2025). Korban diduga mengakhiri hidupnya karena depresi ekonomi.

JENTERANEWS.com – Warga Desa Sirnasari, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, digemparkan oleh penemuan jasad seorang pria yang diduga meninggal dunia akibat gantung diri di area perkebunan cengkih dan karet milik PT. Mirzabuana Sentosa, pada Sabtu pagi (11/10/2025).

Korban diketahui bernama Dulah (32), seorang buruh harian yang berdomisili di Kampung Cigaru RT 026 RW 004 Desa Sirnasari, Kecamatan Surade.

Kapolsek Surade, Iptu Ade Hendra, membenarkan peristiwa tragis tersebut. “Benar, kami menerima laporan sekitar pukul 06.00 WIB. Korban ditemukan tergantung di dahan pohon durian dengan seutas tali kain oleh dua orang saksi yang hendak berangkat bekerja ke kebun,” terang Iptu Ade Hendra.

Dua saksi yang pertama kali menemukan jasad korban adalah Asep (50) dan Ismail (48), keduanya petani asal Kampung Cijambe. Mereka sontak terkejut mendapati korban dalam posisi tergantung dan sudah tidak bernyawa. Penemuan tersebut segera dilaporkan kepada warga sekitar dan perangkat desa sebelum diteruskan kepada pihak kepolisian.

Setelah menerima laporan, personel Polsek Surade bergerak cepat menuju lokasi kejadian bersama petugas Puskesmas Surade dan unsur Forkopimcam untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan proses evakuasi.

Dari hasil pemeriksaan medis sementara yang dilakukan oleh petugas Puskesmas Surade, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dugaan kuat mengarah pada tindakan bunuh diri.

Kapolsek Surade menambahkan bahwa pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi dan telah menerima peristiwa ini sebagai takdir. “Berdasarkan hasil visum luar, tidak ada unsur kekerasan. Dari keterangan keluarga, korban diduga mengalami depresi akibat tekanan masalah ekonomi,” jelas Kapolsek.

Pihak kepolisian bersama pemerintah desa telah memberikan bantuan dalam proses pemulasaraan dan pemakaman jenazah korban di TPU setempat. Meskipun demikian, jajaran Polsek Surade akan tetap melakukan pendalaman lebih lanjut guna memastikan tidak ada unsur lain di balik kejadian nahas ini.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat akan pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental, terutama dalam menghadapi tekanan hidup dan kondisi ekonomi.(*)


Kor : Diki

Redaktur: Hamjah


 


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 59 kali

Baca Lainnya

Diduga Ulah Oknum, 700 Meter Persegi Lahan Perhutani di Cidadap Sukabumi Hangus Terbakar

5 September 2026 - 19:57 WIB

Pantauan kobaran api yang melahap area Perkebunan Kayu Putih di Blok 87 Perhutani, Desa Padasenang, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi pada Sabtu (5/9/2026) malam. Api yang meluas hingga 700 meter persegi akibat faktor angin dan lahan kering tersebut berhasil dipadamkan oleh petugas gabungan pada pukul 19.30 WIB. (Foto: Dok. P2BK/BPBD Kabupaten Sukabumi)

Pemdes Mekarjaya Sukabumi Salurkan BLT Dana Desa Periode Juli-Agustus kepada 50 KPM

3 September 2026 - 10:20 WIB

Warga Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menghadiri kegiatan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) di Aula Desa Mekarjaya, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi, Kamis (3/9).

Polres Sukabumi Salurkan Bantuan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kemarau Panjang di Simpenan

2 September 2026 - 19:31 WIB

Personel Sat Samapta Polres Sukabumi mengisikan air bersih dari kendaraan operasional ke wadah penampungan milik warga di Kampung Tegal Nyampai, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Selasa (1/9/2026). Aksi bakti sosial ini digelar untuk membantu kebutuhan air sehari-hari warga yang terdampak kemarau panjang. Foto: Dok. Humas Polres Sukabumi.

Tragedi Berdarah di Cijengkol: Istri Temukan Suami Bersimbah Darah, Kondisi Kritis Pakai Ventilator

2 September 2026 - 12:12 WIB

Kondisi Mencekam di ICU. Pasien A tergeletak tak sadarkan diri di tempat tidur ICU RSUD Sekarwangi. Terlihat berbagai peralatan medis menopang hidupnya, termasuk perban besar di bagian leher. Setelah operasi darurat untuk menangani luka yang sangat gawat, kondisi pasien masih belum sadar dan terus dipantau secara intensif oleh tim dokter.

Kemarau Panjang Terjang Desa Banjarsari Sukabumi, 312 KK Alami Krisis Air Bersih

2 September 2026 - 09:29 WIB

Petugas mendistribusikan air bersih dari truk tangki kepada warga yang mengalami kekeringan di [Lokasi], mengantre dengan jerigen di area lapangan kering di latar belakang rumah-rumah penduduk.

Preman Berkedok Wartawan: Peras Guru di Sukaraja Sukabumi, Positif Sabu, Kini Meringkuk di Penjara

2 September 2026 - 09:01 WIB

Tersangka AG (46), oknum wartawan pemeras pihak SDN 2 Sukaraja, diapit anggota kepolisian usai resmi ditangkap dan ditahan di Mapolsek Sukaraja, Kabupaten Sukabumi.
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca