Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 3 Agu 2026 21:38 WIB

Rekonstruksi Pembunuhan di Sagaranten Sukabumi: Terungkap Pelaku Sempat Tusuk Leher Korban dengan Obeng


					Tersangka Herdiana alias Delon (tengah, berbaju oranye) memeragakan aksi menusuk leher manekin yang merepresentasikan korban Eka Maryani dalam rekonstruksi pembunuhan di halaman belakang Mapolres Sukabumi, Senin (3/8/2026). Perbesar

Tersangka Herdiana alias Delon (tengah, berbaju oranye) memeragakan aksi menusuk leher manekin yang merepresentasikan korban Eka Maryani dalam rekonstruksi pembunuhan di halaman belakang Mapolres Sukabumi, Senin (3/8/2026).

JENTERANEWS.com — Fakta baru terungkap dalam rekonstruksi kasus pembunuhan Eka Maryani alias Yani (35) yang digelar Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sukabumi bersama Jaksa Penuntut Umum (JPU) di halaman belakang Mapolres Sukabumi, Senin (3/8/2026). Tersangka Herdiana alias Delon (42) memperagakan aksi menusuk leher korban menggunakan obeng sebanyak dua kali untuk memastikan korban telah meninggal dunia.

Dalam reka ulang tersebut, tersangka yang mengenakan baju tahanan berwarna oranye dengan kedua tangan terikat memperagakan total 14 adegan. Rekonstruksi ini memperjelas secara rinci kronologi peristiwa tragis yang terjadi di kawasan Cekdam Perkebunan Jati PT Indah Bumi Plantasi (IBP), Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, pada Senin malam, 29 Juni 2026.

Kasus ini sebelumnya sempat menggemparkan masyarakat setempat setelah sisa tulang belulang kerangka korban ditemukan di area perkebunan pada 13 Juli 2026 lalu.

Fakta Baru dalam Rekonstruksi

Kasatreskrim Polres Sukabumi, Iptu Dudi Suharyana, menyatakan bahwa rekonstruksi ini tidak hanya bertujuan untuk menguji kesesuaian keterangan tersangka, tetapi juga berhasil mengungkap fakta baru yang sebelumnya belum tertera dalam berkas pemeriksaan awal.

“Dari rangkaian 14 adegan ini ditemukan tambahan adegan atas perbuatan yang dilakukan tersangka. Setelah membawa korban dari lokasi pertama ke lokasi tempat kerangka ditemukan, pelaku melakukan perbuatan lain menggunakan obeng yang diarahkan ke bagian leher korban,” ujar Dudi kepada awak media, Senin (3/8/2026).

Dudi menambahkan, berdasarkan pengakuan tersangka, penusukan tersebut dilakukan semata-mata untuk memastikan korban tidak lagi bernyawa. Dari keterangan resmi penyidik, penusukan di bagian leher tersebut dilakukan sebanyak dua kali.

Obeng Ditemukan di Bagasi Motor

Penyidik juga mengungkap bahwa obeng yang digunakan tersangka bukan merupakan alat yang disiapkan secara khusus sejak awal untuk membunuh korban. Alat tersebut ditemukan tersangka secara tidak sengaja di dalam bagasi sepeda motor miliknya setelah korban ditinggalkan di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Dari keterangannya, obeng itu berada di bagasi motor. Setelah menyimpan korban di TKP, pelaku kembali ke motor, menemukan obeng tersebut, kemudian menggunakannya,” terang Dudi.

Terkait temuan botol minuman keras di lokasi kejadian, pihak kepolisian membenarkan bahwa tersangka sempat mengonsumsi minuman beralkohol sebelum peristiwa pembunuhan terjadi. Namun, hingga saat ini pihak penyidik masih melakukan pendalaman dan belum dapat memastikan apakah kondisi mabuk mempengaruhi secara langsung tindakan nekat pelaku.

“Memang saat itu pelaku sempat mengonsumsi minuman yang diduga minuman keras. Namun terkait kondisinya saat itu, kami belum bisa memastikan,” pungkasnya.(*)

Artikel ini telah dibaca 17 kali

Baca Lainnya

DPRD Kabupaten Sukabumi Gelar Rapat Paripurna Ke-12: Sepakati KUA-PPAS 2027 hingga Bahas Perubahan Badan Hukum Perumda Tirta Jaya

3 Agustus 2026 - 21:22 WIB

MOMENTUM KESEPAKATAN ANGGARAN. Pimpinan DPRD dan Pemerintah Kabupaten Sukabumi memamerkan dokumen Nota Kesepakatan Bersama KUA-PPAS TA 2027 setelah prosesi penandatanganan di Ruang Rapat Utama DPRD, Senin (3/8/2026). Dokumen ini menjadi dasar penyusunan Rancangan APBD 2027. (Foto: Dok. DPRD Kab. Sukabumi).

Bentrokan Berdarah Geng Motor di Sukabumi, Dua Warga Sipil Jadi Korban Salah Sasaran

3 Agustus 2026 - 08:22 WIB

REKAMAN VIDEO yang buram memperlihatkan beberapa pemuda, diduga anggota geng motor, berlarian dengan panik di area permukiman yang gelap. Insiden ini terkait dengan tawuran terencana antara geng motor Neverdie dan Allstar yang meluas hingga ke Jalan MH Holil, Sukaraja, Sukabumi, menyebabkan kekacauan dan melukai warga sipil. (Foto: Tangkapan Layar Video Amatir)

Polres Sukabumi Tangkap Oknum Guru Ngaji Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur yang Sempat Viral

3 Agustus 2026 - 08:14 WIB

Pintu masuk gedung Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sukabumi, tempat tersangka oknum guru ngaji berinisial AC (47) menjalani proses penyidikan lebih lanjut terkait kasus dugaan pencabulan terhadap anak di bawah umur. Kasus ini menjadi perhatian publik setelah videonya viral.

Mayat Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Selokan Sukaraja Sukabumi, Korban Ternyata Warga yang Dilaporkan Hilang

3 Agustus 2026 - 07:51 WIB

Sesosok mayat perempuan (yang kemudian dikenali sebagai Sdri. Ma'ah) saat ditemukan tersangkut di aliran air atau selokan dekat pematang sawah di Kampung Jeungjing, Desa Sukaraja, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi (belakang Kodim 0607 Kota Sukabumi), Minggu (2/8/2026).

Kebakaran Alang-Alang Seluas 1 Hektar di Gunungguruh Sukabumi Berhasil Dipadamkan

2 Agustus 2026 - 20:17 WIB

Personel BPBD dan aparat desa memantau sisa kebakaran lahan alang-alang di perbukitan Gunungguruh, Sukabumi, yang berhasil dipadamkan sore tadi. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.

AKBP Benny Cahyadi Resmi Jabat Kapolres Sukabumi, Siap Perkuat Sinergi dengan Forkopimda

31 Juli 2026 - 23:47 WIB

Suasana keakraban terlihat saat Kapolres Sukabumi AKBP Benny Cahyadi (berbatik merah) berfoto bersama Forkopimda dan elemen masyarakat usai acara silaturahmi di Mercure Cibadak Sukabumi Resort, Jumat (31/7/2026). Acara ini menjadi momen perkenalan resmi AKBP Benny sebagai pimpinan baru Polres Sukabumi.
Trending di Sukabumi