Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 16 Mei 2026 08:51 WIB

Respon Keresahan Warga, Satpol PP Kota Sukabumi Sita Puluhan Botol Miras dan Gagalkan Distribusi Ilegal


					Puluhan botol minuman keras (Miras) berbagai merek dan jenis yang berhasil diamankan oleh petugas Satpol PP Kota Sukabumi dalam operasi penertiban di sebuah toko, Rabu (13/5). Botol-botol tersebut kini menjadi barang bukti dalam proses hukum selanjutnya. Perbesar

Puluhan botol minuman keras (Miras) berbagai merek dan jenis yang berhasil diamankan oleh petugas Satpol PP Kota Sukabumi dalam operasi penertiban di sebuah toko, Rabu (13/5). Botol-botol tersebut kini menjadi barang bukti dalam proses hukum selanjutnya.

JENTERANEWS.com — Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Sukabumi kembali menggelar operasi penertiban penyakit masyarakat (pekat). Pada Rabu (13/5/2026), petugas gabungan berhasil menyita puluhan botol minuman keras (miras) dari sebuah toko dan menggagalkan upaya distribusi miras ilegal di wilayah hukum Kota Sukabumi.

Langkah tegas ini diambil sebagai tindak lanjut langsung atas aspirasi masyarakat yang mengaku resah dengan maraknya peredaran minuman beralkohol di lingkungan mereka.

Dalam operasi tersebut, target pertama petugas adalah sebuah toko yang diduga kuat beroperasi sebagai titik penjualan minuman beralkohol tanpa izin. Dari hasil penggeledahan di lokasi, petugas Satpol PP berhasil mengamankan puluhan botol miras dari berbagai merek yang siap diedarkan. Penindakan ini sejalan dengan komitmen pemerintah daerah dalam menekan angka kriminalitas dan gangguan ketertiban umum yang kerap dipicu oleh konsumsi alkohol.

Selain menyasar lokasi penjualan, Satpol PP juga melakukan penyekatan terhadap jalur distribusi miras. Pada sore harinya, sekitar pukul 16.38 WIB, operasi yang digelar di kawasan Jalan Otto Iskandardinata, Kelurahan Nanggeleng, membuahkan hasil signifikan.

Petugas di lapangan memberhentikan sebuah kendaraan roda empat yang gerak-geriknya mencurigakan. Setelah dilakukan pemeriksaan menyeluruh, khususnya di bagian bagasi kendaraan, petugas menemukan barang bukti berupa tiga dus yang berisi puluhan botol minuman keras. Lebih lanjut, petugas juga menyita sejumlah cairan yang diduga kuat merupakan minuman keras tradisional jenis ciu, yang disembunyikan di dalam kemasan botol plastik.

Seluruh barang bukti yang berhasil ditemukan, baik dari toko maupun dari dalam kendaraan distribusi, langsung disita dan dibawa ke markas Satpol PP Kota Sukabumi untuk proses pendataan dan penanganan lebih lanjut.

Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang masih melakukan pendalaman dan pemeriksaan intensif terhadap pemilik kendaraan serta pihak-pihak yang terlibat untuk mengungkap jaringan peredaran miras tersebut.

Pihak Satpol PP Kota Sukabumi menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan toleransi terhadap peredaran miras ilegal. Ke depannya, operasi serupa akan terus diintensifkan di sejumlah titik rawan, dengan tetap mengandalkan sinergi dan informasi dari masyarakat demi mewujudkan Kota Sukabumi yang aman, tertib, dan kondusif.(*)

Laporan: Rudi

Editor: Hamjah

Artikel ini telah dibaca 12 kali

Baca Lainnya

Tragedi Jembatan Gantung Cibodas: Infrastruktur Lapuk Kembali Makan Korban, Warga Tagih Janji Pemerintah

16 Mei 2026 - 10:03 WIB

Warga berupaya mengevakuasi korban di dasar Jembatan Gantung Cibodas pada malam hari (kiri). Inset menunjukkan kondisi jembatan yang bobrok dan lapuk.

Fenomena Pria Mematung di Sukabumi Hebohkan Warga, Polisi Ungkap Riwayat Medis Korban

16 Mei 2026 - 09:22 WIB

Sosok Yaya (34), pria asal Majalengka, saat ditemukan warga berdiri mematung di kawasan Jalan Samsi, Kelurahan Cisarua, Kota Sukabumi. Pihak kepolisian memastikan kondisi tersebut dipicu oleh riwayat gangguan mental yang dialami korban.

Cuaca Ekstrem Terjang Kota Sukabumi, BPBD Catat Kerusakan di 18 Titik Berbeda

16 Mei 2026 - 09:09 WIB

Dua petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi bekerja sama mengevakuasi kerangka logam dan puing-puing atap bangunan yang runtuh. Ini adalah salah satu dari 18 titik kerusakan yang tercatat akibat terjangan cuaca ekstrem berupa angin kencang dan hujan lebat yang melanda wilayah Kota Sukabumi pada Jumat (15/5). Tampak di latar belakang warga dan petugas lain mengamati proses evakuasi di sekitar area yang juga tergenang air.

Kabar Duka, Pendaki Asal Sukabumi Meninggal Dunia di Jalur Sembalun Gunung Rinjani

16 Mei 2026 - 09:00 WIB

Tim evakuasi gabungan mengevakuasi jenazah pendaki asal Sukabumi, Endang Subarna (49), menggunakan tandu darurat di jalur pendakian Bukit Penyesalan Sembalun, Gunung Rinjani, Lombok Timur, NTB, Kamis (14/5/2026). Korban kemudian dinyatakan meninggal dunia setibanya di Pos II Sembalun setelah diperiksa oleh dokter Puskesmas.

Hujan Deras Berkepanjangan, Atap Rumah Warga di Caringin Sukabumi Ambruk

12 Mei 2026 - 15:30 WIB

Sejumlah petugas gabungan bersama warga setempat meninjau dan melakukan penanganan darurat pada sebuah rumah yang atapnya ambruk di Kampung Pajegan, Desa Cikembang, Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi, Selasa (12/5/2026). Ambruknya atap rumah tersebut diakibatkan oleh cuaca ekstrem berupa hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut pada Senin (11/5) malam.

Rakor KKS 2026: Sekda Kabupaten Sukabumi Tekankan Kolaborasi dan Sinergi sebagai Kunci Raih Kembali Swasti Saba Wistara

12 Mei 2026 - 13:51 WIB

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman (tengah, memegang mikrofon) memberikan motivasi dan arahan kepada jajaran perangkat daerah dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Kabupaten/Kota Sehat (KKS) Kabupaten Sukabumi Tahun 2026 di Pendopo Kabupaten Sukabumi, Selasa, 12 Mei 2026. Dalam sambutannya, Sekda menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi antara perangkat daerah untuk meraih kembali penghargaan Swasti Saba Wistara pada tahun 2026.
Trending di Sukabumi