Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 11 Mar 2026 20:45 WIB

Ribuan Warga Antusias Serbu Gerakan Pangan Murah di Alun-Alun Palabuhanratu


					Bupati Sukabumi, H. Asep Japar (tengah, berkacamata hitam), didampingi Kapolres Sukabumi, AKBP Samian (kiri, berseragam polisi), memberikan sambutan di hadapan warga saat meninjau langsung pelaksanaan Gerakan Pangan Murah di Alun-alun Palabuhanratu, Rabu (11/3/2026). Kolaborasi Pemkab dan Polres Sukabumi ini disambut antusias oleh ribuan warga. Perbesar

Bupati Sukabumi, H. Asep Japar (tengah, berkacamata hitam), didampingi Kapolres Sukabumi, AKBP Samian (kiri, berseragam polisi), memberikan sambutan di hadapan warga saat meninjau langsung pelaksanaan Gerakan Pangan Murah di Alun-alun Palabuhanratu, Rabu (11/3/2026). Kolaborasi Pemkab dan Polres Sukabumi ini disambut antusias oleh ribuan warga.

JENTERANEWS.com  — Antusiasme luar biasa ditunjukkan oleh ribuan warga saat memadati kawasan Alun-alun Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, pada Rabu (11/3/2026). Kehadiran mereka tak lain untuk menyerbu Gerakan Pangan Murah, sebuah program penyediaan bahan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau yang menjadi angin segar bagi masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Sejak pukul 13.00 WIB, lokasi kegiatan telah dipenuhi oleh warga yang datang dari berbagai penjuru Kecamatan Palabuhanratu. Untuk memastikan distribusi yang tertib dan tepat sasaran, panitia menerapkan sistem kupon. Sedikitnya 1.000 lembar kupon telah dibagikan jauh hari sebelumnya kepada warga yang tersebar di sembilan desa dan satu kelurahan di wilayah tersebut.

Dalam gelaran pasar murah ini, masyarakat dimanjakan dengan sedikitnya 14 jenis Bahan Pokok Penting (Bapokting). Komoditas yang ditawarkan sangat beragam, mulai dari beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan), beras kualitas premium, minyak goreng, daging ayam potong, hingga daging sapi bagian paha depan. Seluruh komoditas tersebut dibanderol dengan harga yang jauh lebih miring dibandingkan harga normal di pasaran.

Kapolres Sukabumi, AKBP Samian, menjelaskan bahwa Gerakan Pangan Murah ini bukan sekadar inisiatif lokal, melainkan agenda serentak yang dilaksanakan di seluruh wilayah Jawa Barat. Ia menegaskan, kesuksesan acara ini merupakan buah dari sinergi yang solid antara pihak Kepolisian dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi.

“Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kerja sama antara Polri dan pemerintah daerah untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok berkualitas dengan harga terjangkau. Mengingat stok yang terbatas, kami mengimbau masyarakat agar berbelanja dengan sewajarnya sehingga semua warga yang membawa kupon bisa kebagian,” ujar AKBP Samian di lokasi kegiatan.

Senada dengan hal tersebut, Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, turut mengapresiasi jajaran Polres Sukabumi yang telah berkolaborasi menghadirkan program pro-rakyat ini.

“Alhamdulillah, masyarakat sangat antusias. Semoga kegiatan ini dapat benar-benar membantu memenuhi kebutuhan warga, khususnya dalam menghadapi lonjakan kebutuhan menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah,” tutur Bupati Asep Japar.

Dampak positif dari program ini langsung dirasakan oleh warga. Parida Mustopa, salah seorang warga asal Kampung Badak Putih, Kelurahan Palabuhanratu, tak dapat menyembunyikan rasa syukurnya. Ia menilai program ini merupakan solusi konkret di tengah himpitan ekonomi.

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pak Bupati, Pak Kapolres, dan jajaran yang sudah menyediakan pasar murah ini. Harganya benar-benar lebih terjangkau dibandingkan di pasar biasa,” ungkap Parida.

Ia juga menaruh harapan agar program kolaboratif ini tidak berhenti sampai di sini. “Semoga ke depannya kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan secara rutin, karena sangat membantu masyarakat, terutama bagi kami yang memiliki kondisi ekonomi sederhana,” pungkasnya.(*)


Editor: Hamjah

Artikel ini telah dibaca 15 kali

Baca Lainnya

Hujan Berintensitas Tinggi Picu Longsor di Nagrak, Jembatan Penghubung Antarkampung Terputus

1 Mei 2026 - 12:26 WIB

Kondisi tebing tanah yang longsor akibat guyuran hujan berintensitas tinggi di Kampung Lamping Cikolawing, Desa Nagrak Selatan, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Kamis (30/4/2026). Longsoran tersebut menggerus fondasi jembatan sepanjang 15 meter hingga amblas dan memutus akses penghubung antarkampung. (Foto: Dok. P2BK Nagrak/BPBD Kabupaten Sukabumi)

Seorang PNS di Gunungguruh Sukabumi Ditemukan Meninggal Dunia, Diduga Mengakhiri Hidup Akibat Depresi

30 April 2026 - 18:57 WIB

Buka Rakercab Pramuka 2026, Bupati Sukabumi Puji Dedikasi Kepanduan dalam Misi Kemanusiaan

30 April 2026 - 17:25 WIB

Bupati Sukabumi H. Asep Japar (tengah) menerima dokumen dari Ketua Kwarcab H. Ade Suryaman pada pembukaan Rakercab Gerakan Pramuka Kabupaten Sukabumi 2026 di Warungkiara, Kamis (30/4/2026).

Desa Sinarbentang Sukabumi Lantik Kaur Kesra Baru, Kades Sugandi Tekankan Pelayanan Optimal

30 April 2026 - 17:10 WIB

Melinda Nopia Nengsih, S.Pi. (kiri) saat menjalani prosesi pengambilan sumpah jabatan sebagai Kaur Kesra oleh Kepala Desa Sinarbentang, Sugandi, pada Kamis (30/4/2026).

Kejari Sukabumi Tahan Delapan Pegawai Bank Pelat Merah Terkait Korupsi Kredit Fiktif Rp2,66 Miliar

30 April 2026 - 13:07 WIB

Sejumlah tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi penyaluran kredit fiktif senilai Rp2,66 miliar mengenakan rompi tahanan oranye dengan pengawalan petugas Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi. Kedelapan oknum pegawai bank pelat merah tersebut ditahan di Lapas Kelas IIA Warungkiara selama 20 hari ke depan.

Peringatan May Day 2026: Polres Sukabumi Siap Kawal 3.000 Buruh ke Jakarta, Pastikan Keselamatan dan Kondusivitas Wilayah

30 April 2026 - 10:39 WIB

Kapolres Sukabumi, AKBP Samian, memberikan arahan terkait pengawalan 3.000 buruh ke Jakarta jelang peringatan May Day 2026.
Trending di Sukabumi