JENTERANEWS.com – Sebuah kebakaran hebat melanda satu unit rumah warga di Kampung Cibengang RT 02/04, Desa Mekarsari, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu (16/8/2025) dini hari. Insiden yang terjadi sekitar pukul 01.00 WIB ini menyebabkan satu keluarga yang terdiri dari empat jiwa harus mengungsi dan juga berdampak pada satu unit bangunan sekolah di sekitarnya.
Berdasarkan laporan yang diterima dari Samsul, anggota Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Kecamatan Sagaranten, peristiwa naas ini bermula saat pemilik rumah, Bapak Ugan, sedang terlelap. Ia tiba-tiba terbangun oleh suara percikan api yang berasal dari bagian warung yang menyatu dengan rumahnya.
“Saat pemilik rumah terbangun, api sudah dalam kondisi membesar dan dengan cepat melahap bangunan,” jelas Samsul dalam laporannya pada Sabtu pagi pukul 06.00 WIB.
Api yang berkobar hebat menghanguskan seluruh bangunan rumah hingga mengalami rusak berat. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian ini. Seluruh penghuni rumah yang berjumlah empat orang berhasil menyelamatkan diri.
Akibat peristiwa ini, satu keluarga yang terdiri dari empat jiwa terpaksa harus mengungsi. Untuk sementara waktu, mereka menumpang di kediaman kerabat terdekat. Dari keempat jiwa tersebut, dua di antaranya termasuk dalam kelompok rentan yang memerlukan perhatian khusus.
Tim gabungan yang terdiri dari TAGANA Sagaranten, perangkat desa, pihak kecamatan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Kasi Trantib, dan P2BK segera turun ke lokasi untuk melakukan asesmen dan penanganan awal. Bersama warga sekitar, petugas bahu-membahu membersihkan sisa material bangunan yang terbakar.
“Upaya koordinasi langsung dilakukan untuk penanganan darurat. Kami juga telah memberikan imbauan kepada masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi bahaya kebakaran,” tambah Samsul.
Saat ini, para korban sangat membutuhkan bantuan darurat berupa bahan material bangunan untuk dapat kembali mendirikan tempat tinggal, serta kebutuhan pokok seperti sembako dan pakaian layak pakai. Bantuan dari Dinas Sosial masih dalam proses koordinasi. Kondisi di lokasi saat ini sudah dapat dikendalikan, dan warga bersama petugas fokus pada tahap pembersihan pasca-kebakaran.(*Fajar)















