JENTERANEWS.com – Pemerintah Desa (Pemdes) Cipamingkis, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi, menunjukkan kepeduliannya terhadap warganya yang tergolong miskin ekstrem dengan menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah. Sebanyak 26 keluarga penerima manfaat (KPM) yang hadir di aula kantor desa pada Jumat (28/3/2025) menerima bantuan tersebut secara langsung.
Acara penyaluran ini menjadi momen penting bagi warga Desa Cipamingkis, terutama bagi mereka yang tengah mempersiapkan diri menyambut hari kemenangan. Total bantuan yang diterima setiap KPM adalah sebesar Rp 900.000, yang merupakan akumulasi dari Rp 300.000 per bulan terhitung sejak Januari hingga Maret 2025.
Suasana haru dan bahagia terpancar dari wajah para penerima manfaat saat menerima bantuan tersebut. Penyaluran BLT DD ini turut disaksikan oleh berbagai unsur penting, termasuk perwakilan dari pihak kecamatan, pendamping desa, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Kepala Seksi Pembinaan dan Pengawasan (Kasi Binwas), serta perangkat desa lainnya.
Sekretaris Desa (Sekdes) Cipamingkis, Ruslan, dalam sambutannya menyampaikan bahwa penyaluran BLT DD ini merupakan langkah tepat waktu, mengingat perayaan Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah semakin dekat.
“Kami dari Pemdes melihat bahwa kebutuhan masyarakat menjelang hari raya ini mengalami peningkatan. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi saudara-saudara kita,” ujar Ruslan dengan penuh harap.
Lebih lanjut, Ruslan juga berpesan kepada seluruh KPM agar dapat memanfaatkan bantuan yang telah diterima dengan sebaik-baiknya. Ia berharap uang tersebut dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan pokok, terutama dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri.
“Kami berharap para KPM dapat menggunakan uang ini secara bijak, utamakan untuk kebutuhan keluarga menjelang lebaran ini,” imbuhnya.
Penyaluran BLT DD ini menjadi bukti nyata komitmen Pemdes Cipamingkis dalam upaya pengentasan kemiskinan ekstrem di wilayahnya. Diharapkan, bantuan ini tidak hanya meringankan beban ekonomi sesaat, namun juga memberikan semangat dan harapan baru bagi para penerima manfaat dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Momen ini sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya gotong royong dan kepedulian antar sesama, terutama menjelang hari-hari besar keagamaan.(*)
Laporan: Ari Ajo















