Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 16 Agu 2025 09:13 WIB

Si Jago Merah Lahap Rumah dan Warung di Sagaranten, Petugas Damkar Berjibaku di Tengah Medan Sulit


					Petugas Damkar Pos IX Sektor Sagaranten berjibaku menyemprotkan air ke titik api yang melahap rumah tinggal dan warung di Kampung Cibengang, Sagaranten, Sabtu (16/8/2025) dini hari. Tim harus mengatasi medan yang sulit dan akses jalan yang rusak untuk memadamkan api. Perbesar

Petugas Damkar Pos IX Sektor Sagaranten berjibaku menyemprotkan air ke titik api yang melahap rumah tinggal dan warung di Kampung Cibengang, Sagaranten, Sabtu (16/8/2025) dini hari. Tim harus mengatasi medan yang sulit dan akses jalan yang rusak untuk memadamkan api.

JENTERANEWS.com – Sebuah rumah tinggal sekaligus warung di Kampung Cibengang RT 002/004, Desa Mekarsari, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, ludes dilalap si jago merah pada Sabtu dini hari, 16 Agustus 2025. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 100.000.000,-. Di balik padamnya api, tersimpan kisah perjuangan para petugas pemadam kebakaran yang harus menaklukkan medan yang berat untuk mencapai lokasi.

Peristiwa naas ini pertama kali diketahui sekitar pukul 01.00 WIB. Menurut laporan, pemilik rumah, Bapak Ugan (60), terbangun dari tidurnya karena mendengar suara percikan api yang berasal dari bagian warung. Betapa terkejutnya ia saat mendapati api sudah membesar dan mulai melahap bangunan miliknya.

Laporan kejadian kebakaran ini diterima oleh Pos IX Sektor Sagaranten dari Bapak Idar, Kasi Trantib Kecamatan Sagaranten. Dengan sigap, tim yang dipimpin oleh WADANTON Yusup segera bergerak. Satu unit kendaraan pemadam kebakaran diberangkatkan dari posko pada pukul 01.40 WIB.

Namun, perjalanan menuju lokasi kejadian bukanlah tanpa halangan. Tim harus menempuh jarak sekitar 20 kilometer melalui jalan yang rusak dan bergelombang. Tantangan tidak berhenti di situ; lokasi rumah yang terbakar ternyata jauh dari jalan raya utama, sehingga tidak dapat diakses langsung oleh mobil pemadam.

“Hambatan utama kami adalah kondisi jalan yang rusak serta lokasi TKK (Tempat Kejadian Kebakaran) yang jauh dari akses jalan besar,” ungkap Yusup dalam laporannya.

Tak kehilangan akal, para petugas menunjukkan dedikasi dan profesionalisme mereka. Untuk mengatasi kendala tersebut, tim terpaksa menggunakan mesin pompa portabel (alkon) untuk menyemprotkan air ke titik api. Setelah perjuangan tak kenal lelah selama 1 jam 40 menit, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 04.00 WIB.

Seluruh bangunan seluas 45 m² (ukuran 5×9 meter) beserta isinya hangus terbakar. Akibat kejadian ini, keluarga Bapak Ugan yang terdiri dari 4 jiwa, termasuk dua orang dalam kelompok rentan, harus kehilangan tempat tinggal dan sumber pencaharian mereka. Saat ini, mereka mengungsi sementara di kediaman kerabat terdekat.

Upaya penanganan pasca-kebakaran langsung dilakukan secara terpadu. Pihak Tagana Sagaranten berkoordinasi dengan perangkat desa, kecamatan, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas untuk melakukan asesmen di lokasi. Tim gabungan bersama warga sekitar juga bahu-membahu membersihkan sisa material bangunan yang terbakar.

Berdasarkan hasil asesmen, kebutuhan mendesak bagi para korban saat ini adalah bahan bangunan untuk mendirikan kembali hunian mereka, serta bantuan sembako dan pakaian layak pakai. Pihak berwenang juga terus menghimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi bahaya kebakaran, terutama yang disebabkan oleh instalasi listrik yang tidak aman.(*)

Artikel ini telah dibaca 26 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Lautan Massa di Sukabumi: Petani hingga Relawan Bersatu Tolak Moratorium Program MBG

24 Juni 2026 - 13:18 WIB

Ribuan massa aksi dari berbagai elemen masyarakat berkumpul di Lapang Merdeka Kota Sukabumi sebelum memulai long march. Mereka bersiap dengan semangat untuk menyuarakan aspirasi menolak moratorium dan menuntut keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), sebuah langkah nyata dalam upaya peningkatan gizi masyarakat dan mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Sekda Sukabumi Tegaskan Efisiensi Anggaran 2026 Tak Boleh Turunkan Kualitas Pelayanan Publik

23 Juni 2026 - 12:15 WIB

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, memberikan arahan saat membuka kegiatan Akselerasi Urusan Daerah melalui Integrasi Sinkronisasi dan Inovasi (AUDISI) di Bale Pangripta, Palabuhanratu, Selasa (23/6/2026). Dalam forum tersebut, ia menegaskan efisiensi anggaran tidak boleh menurunkan kinerja pelayanan publik.

Petugas Lapas Sukabumi Gagalkan Penyelundupan Sabu Bermodus Dilempar dalam Bakso

23 Juni 2026 - 12:07 WIB

Fraksi Golkar DPRD Sukabumi Soroti Lemahnya Kemandirian Fiskal, Dorong Reformasi Melalui Digitalisasi Pajak

23 Juni 2026 - 11:52 WIB

Sekretaris Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Sukabumi, Loka Tresnajaya, saat membacakan Pandangan Umum Fraksi dalam Rapat Paripurna ke-6 mengenai Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2025 di Palabuhanratu, Senin (22/6/2026).

Soroti Pelayanan RSUD Palabuhanratu, BEM Nusantara Desak Bupati dan DPRD Sukabumi Lakukan Evaluasi Total

22 Juni 2026 - 16:17 WIB

Massa mahasiswa yang tergabung dalam BEM Nusantara Wilayah Sukabumi membentangkan spanduk tuntutan dalam aksi unjuk rasa di depan Pendopo Kabupaten Sukabumi, Senin (22/6/2026). Dalam aksi tersebut, mereka menyuarakan rapor merah pelayanan RSUD Palabuhanratu dan mendesak evaluasi sejumlah kebijakan nasional, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hadiri Milad dan Pengukuhan Pengurus YATSHI, Sekda Sukabumi Pesankan Amanah Pelayanan Umat

20 Juni 2026 - 14:36 WIB

Momen penandatanganan dokumen berita acara pengukuhan Ketua dan Pengurus Yayasan Tarbiyatsshibyan (YATSHI) masa bakti 2026–2031. Acara ini berlangsung khidmat pada puncak peringatan Milad YATSHI di kompleks yayasan, Desa Cibolang Kaler, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Kamis (18/6/2026).
Trending di Sukabumi