JENTERANEWS.com – Di tengah hijaunya perbukitan Desa Langkapjaya, Kabupaten Sukabumi, sebuah potret kebersamaan yang tulus terhampar nyata. Semangat gotong royong, warisan luhur bangsa, kembali membara melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 Tahun Anggaran 2025. Salah satu sasaran utamanya, pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) milik Ibu Dedeh, kini telah mencapai 55% dan menjadi bukti konkret kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Di bawah komando Kodim 0622/Kab. Sukabumi, Satuan Tugas (Satgas) TMMD bersama warga bahu-membahu, mengubah material bangunan menjadi sebuah hunian yang layak. Sebanyak 11 personel, terdiri dari 4 prajurit TNI, 6 warga setempat, dan 1 aparat desa, setiap hari mencurahkan tenaga dan pikirannya. Kolaborasi solid ini bukan sekadar kerja fisik, melainkan jalinan silaturahmi yang mempererat ikatan antara tentara dan masyarakat.
“Ini bukan hanya tentang membangun dinding, tetapi membangun harapan,” ujar salah seorang anggota Satgas di lokasi. “Melihat antusiasme warga yang ikut membantu setiap hari memberikan kami energi tambahan. Kemanunggalan TNI dan Rakyat bukanlah slogan, inilah wujudnya.”
Program pembangunan Rutilahu ini merupakan salah-satu Program Unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) yang diimplementasikan dalam setiap gelaran TMMD. Tujuannya mulia: tidak hanya untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat prasejahtera, tetapi juga untuk merawat dan memperkuat nilai-nilai kebersamaan serta kepedulian sosial yang menjadi fondasi kehidupan bermasyarakat di pedesaan.
Dengan progres yang telah melampaui separuh jalan, optimisme tinggi menyelimuti seluruh tim. Satgas TMMD menargetkan rumah Ibu Dedeh akan selesai sesuai jadwal yang telah ditentukan, sehingga dapat segera ditempati dengan nyaman dan aman.
Sambutan hangat dari masyarakat sekitar menjadi pemandangan sehari-hari. Mereka tidak hanya menjadi penonton, tetapi turut aktif terlibat, mulai dari menyajikan konsumsi hingga ikut mengaduk semen dan mengoper bata. Senyum dan tawa di sela-sela pekerjaan menjadi bumbu penyemangat, menandakan bahwa program ini diterima dan dirasakan langsung manfaatnya.
Kehadiran TMMD ke-125 di Desa Langkapjaya menjadi simbol nyata bahwa TNI hadir di setiap sendi kehidupan rakyat. Lebih dari sekadar penjaga kedaulatan negara, TNI juga berperan aktif sebagai motor penggerak dalam solusi peningkatan kesejahteraan masyarakat, membangun negeri dari pinggiran, dan memastikan setiap warga negara merasakan kehadiran negara dalam kehidupannya.(*)
Reporter: Mardi
Redaktur: Hamjah















