Menu

Mode Gelap

Bencana · 5 Mar 2025 12:32 WIB

Sukabumi Berduka: Masjid Al-Arsy Ambruk, Dua Jemaah Tertimpa Reruntuhan


					Kondisi Masjid Al-Arsy yang ambruk akibat diduga tidak kuat menahan beban atap, setelah diguyur hujan deras beberapa hari terakhir. Perbesar

Kondisi Masjid Al-Arsy yang ambruk akibat diduga tidak kuat menahan beban atap, setelah diguyur hujan deras beberapa hari terakhir.

JENTERANEWS.com – Sebuah tragedi mengguncang Kampung Cibatu, Desa Cibatu, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi pada Rabu (5/3/2025) pagi. Masjid Al-Arsy, tempat ibadah yang menjadi kebanggaan warga setempat, tiba-tiba ambruk saat jemaah sedang melaksanakan salat Subuh. Akibatnya, dua orang jemaah tertimpa reruntuhan, satu di antaranya mengalami luka berat.

Masjid Al-Arsy, yang memiliki ukuran 8×8 meter, merupakan bangunan permanen dengan konstruksi baja ringan dan atap genting. Diduga, atap masjid tidak mampu menahan beban, terutama setelah diguyur hujan deras selama beberapa hari terakhir. Tragedi ini terjadi sekitar pukul 05.00 WIB, saat sekitar 10-15 jemaah sedang khusyuk melaksanakan salat Subuh.

“Saat kejadian, ada sekitar 10-15 jemaah yang sedang salat Subuh. Semua selamat kecuali dua orang yang kebetulan berada tepat di bawah bagian atap yang ambruk,” ungkap Andi, Kasi Trantib Kecamatan Cikembar, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

Korban luka ringan adalah Ros (50), sementara Dedin (60) mengalami luka berat di bagian kepala dan dada akibat tertimbun material bangunan. Kedua korban segera dilarikan ke klinik terdekat, namun karena kondisi Dedin yang parah, ia dirujuk ke RSUD Syamsudin SH untuk mendapatkan perawatan lebih intensif.

Menurut penuturan Andi, Masjid Al-Arsy dibangun sekitar lima tahun lalu dengan dana swadaya masyarakat dan bantuan dari berbagai pihak, termasuk donatur dari Arab Saudi. Pihak desa dan masyarakat setempat telah berkoordinasi dengan Muspika dan BPBD untuk menangani kejadian ini.

“Saat ini fokus utama adalah perawatan korban dan segera memperbaiki masjid, mengingat lagi bulan Ramadan dan masjid sangat dibutuhkan untuk ibadah tarawih serta kegiatan keagamaan lainnya,” ujar Andi.

Masyarakat setempat berharap agar ada bantuan cepat untuk perbaikan masjid, sehingga dapat segera digunakan kembali untuk beribadah, terutama menjelang bulan Ramadan. Tragedi ini tidak hanya meninggalkan luka fisik, tetapi juga kesedihan mendalam bagi warga Kampung Cibatu.(*)

Laporan: Denny


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 68 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Perkuat Tata Kelola Pembudayaan Hidup Sehat, Dinkes Jabar Gelar Bimtek Lintas Sektor di Sukabumi

20 Agustus 2026 - 17:43 WIB

Suasana pemaparan materi dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Pendampingan Pembudayaan Hidup Sehat (PHS) Tingkat Kabupaten Sukabumi yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat di Pendopo Sukabumi, Kamis (20/8/2026). Kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas teknis dan manajerial lintas sektor guna mendorong perubahan perilaku hidup sehat di masyarakat.

Pastikan Kesiapan Fisik dan Administrasi KDKMP, Sekda Sukabumi Hadiri Rakornas Percepatan Verval

20 Agustus 2026 - 17:25 WIB

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman (tengah depan berbatik hitam dan kacamata), didampingi jajaran pimpinan perangkat daerah, mendengarkan pemaparan Deputi Bidang Pengawasan Koperasi Kementerian Koperasi RI dalam Rakornas Percepatan Verval Gerai KDKMP secara daring dari Pendopo Sukabumi, Kamis (20/8/2026). Di sebelah kiri Sekda (wanita berhijab) dan sebelah kanannya (pria berbatik) adalah bagian dari tim pendamping.

Sidang Kematian Nizam Syafei: Ahli Forensik Sebut Penyakit Kronis Sebagai Penyebab, Perkuat Pembelaan Ibu Tiri

20 Agustus 2026 - 16:51 WIB

Terdakwa Teni Ridha Shi alias TR saat menjalani sidang lanjutan beragendakan pemeriksaan saksi ahli di Pengadilan Negeri (PN) Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Rabu (19/8/2026).

Tiga Hari Hilang, Mahasiswa Asal Jakarta Ditemukan Meninggal Dunia di Perairan Citepus Sukabumi

20 Agustus 2026 - 16:29 WIB

Tim gabungan dari Satpolairud Polres Sukabumi, Basarnas, dan TNI AL mengevakuasi jasad korban tenggelam, Ahmad Nadif Fadilah (21), menggunakan kantong mayat di bibir Pantai Dolpin Citepus, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Rabu (19/8/2026). Jasad mahasiswa asal Jakarta Selatan itu ditemukan mengapung setelah tiga hari dinyatakan hilang di Pantai Karangnaya.

Korupsi APBDes Rp574 Juta untuk Renovasi Rumah, Kaur Keuangan Desa di Sukabumi Resmi Ditahan

19 Agustus 2026 - 08:21 WIB

Petugas Walsus Kejari Sukabumi mengawal seorang tahanan menuju mobil tahanan (atau ke dalam gedung, tidak jelas dari gambar) usai menjalani pemeriksaan. Tahanan tersebut mengenakan rompi oranye khas tahanan Kejari Sukabumi.

BUMDes Sinarbentang Perluas Jaringan PAM Hingga ke Desa Tetangga

19 Agustus 2026 - 08:10 WIB

Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca