Menu

Mode Gelap

Bencana · 12 Mar 2025 18:47 WIB

Sukabumi Berduka: Pemkab Perpanjang Masa Tanggap Darurat, Pencarian Korban Terus Dikejar


					Bupati Sukabumi, H Asep Japar, memimpin rapat evaluasi perpanjangan masa tanggap darurat bencana di Pendopo Palabuhanratu, Rabu (12/3/2025). Perbesar

Bupati Sukabumi, H Asep Japar, memimpin rapat evaluasi perpanjangan masa tanggap darurat bencana di Pendopo Palabuhanratu, Rabu (12/3/2025).

JENTERANEWS.com – Duka mendalam masih menyelimuti Kabupaten Sukabumi. Bencana dahsyat yang melanda tiga kecamatan, Palabuhanratu, Simpenan, dan Lengkong, telah merenggut nyawa dan meninggalkan luka mendalam bagi ribuan warga. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi bergerak cepat, menggelar rapat evaluasi untuk memperpanjang masa tanggap darurat, demi memastikan penanganan bencana berjalan optimal.

Rapat yang berlangsung di Pendopo Palabuhanratu pada Rabu (12/3/2025) ini, dipimpin langsung oleh Bupati Sukabumi, H Asep Japar, dan dihadiri oleh jajaran Forkopimda, serta seluruh kepala perangkat daerah. Suasana rapat berlangsung khidmat, diwarnai keprihatinan mendalam atas musibah yang terjadi.

Data yang terhimpun sungguh memilukan. Sebanyak 17 desa di tiga kecamatan terdampak bencana, dengan rincian 11 titik longsor, 17 titik banjir, serta kerusakan parah pada 36 jembatan, 10 tembok penahan tanah (TPT), 8 saluran air, 20 tempat ibadah, 8 sekolah, dan 1 bangunan lainnya.

Tak hanya itu, 4.837 kepala keluarga (KK) atau 8.244 jiwa harus merasakan dampak langsung dari bencana ini. Enam orang dilaporkan meninggal dunia, dua orang luka-luka, dan tiga orang masih dalam pencarian.

“Rapat ini untuk menentukan masa perpanjangan tanggap darurat di tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Palabuhanratu, Kecamatan Simpenan, dan Kecamatan Lengkong,” ujar Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H Ade Suryaman, dengan nada prihatin.

Bupati Sukabumi, H Asep Japar, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah bahu-membahu dalam penanganan bencana ini. Namun, ia menegaskan bahwa perjuangan belum usai. Masih banyak titik yang memerlukan perhatian khusus.

“Ada beberapa daerah yang masih membutuhkan penanganan segera. Kita harus mempercepat proses pemulihan dan tidak boleh ada hambatan dalam penanganannya,” tegas Bupati.

Pencarian korban yang masih hilang menjadi prioritas utama. Bupati memastikan, upaya pencarian akan terus dilakukan selama tujuh hari ke depan. Akses jalan yang terputus juga menjadi fokus utama perbaikan.

“Kita akan memperpanjang masa pencarian dan mempercepat perbaikan infrastruktur yang terdampak, semoga masa perpanjangan selama 7 hari dalam 1-2 hari korban bisa ditemukan,” harapnya.

Bupati mengajak seluruh perangkat daerah untuk tidak saling mengandalkan, melainkan berkolaborasi dalam upaya pemulihan bencana. “Kita harus segera bertindak. Seluruh dinas akan dikerahkan untuk membantu pembersihan dan pemulihan pascabencana,” ungkapnya.

Proses pendataan rumah yang rusak juga menjadi perhatian serius. Bupati meminta agar data segera diselesaikan untuk dilaporkan kepada Gubernur, demi mendapatkan tindak lanjut yang cepat.

“Perbaikan rumah agar segera didata karena dalam waktu dekat akan dilaporkan ke Pak Gubernur,” tandasnya.

Bencana ini menjadi ujian berat bagi Kabupaten Sukabumi. Namun, dengan semangat gotong royong dan kerja keras semua pihak, diharapkan Sukabumi dapat segera bangkit dan pulih kembali.(*)

Artikel ini telah dibaca 31 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Waspada Penipuan Dapur Makan Bergizi Gratis, BGN Tegaskan Proses SPPG Bebas Biaya

29 Mei 2026 - 22:23 WIB

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) RI, Sony Sonjaya (tengah), didampingi oleh jajaran kepolisian, memberikan keterangan pers terkait dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan berkedok penentuan titik lokasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jakarta, Jumat. Dalam keterangannya, BGN menegaskan bahwa seluruh proses pengajuan dan verifikasi dapur untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sepenuhnya bersifat transparan dan tidak dipungut biaya.

Wujudkan Pendidikan Bebas Kekerasan, Pemkab Sukabumi Resmi Bentuk Pokja BSAN Lintas Sektor

29 Mei 2026 - 22:09 WIB

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman (tengah latar belakang), memimpin langsung Rapat Koordinasi Pembentukan Pokja Penyelenggaraan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (BSAN) Lintas Sektor di Pendopo Sukabumi, Jumat (29/05/2026). Pertemuan ini menjadi langkah proaktif Pemkab Sukabumi menciptakan iklim pendidikan positif dan bebas kekerasan.

Diduga Gelapkan Dana Proyek Pembangunan Desa, Oknum Kades di Sukabumi Resmi Ditahan Polisi

29 Mei 2026 - 21:36 WIB

Diduga Gelapkan Dana Proyek Pembangunan Desa, Oknum Kades di Sukabumi Resmi Ditahan Polisi

Disdik dan Bupati Sukabumi Tegaskan Transparansi serta Integritas dalam SPMB 2026

29 Mei 2026 - 10:09 WIB

Jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi saat menghadiri acara Penandatanganan Komitmen Bersama SPMB Ramah Anak Tahun 2026. Kegiatan ini menekankan pentingnya pelaksanaan seleksi yang transparan, akuntabel, dan bebas diskriminasi demi menjamin hak pendidikan yang adil bagi seluruh calon peserta didik.

Pemkab Sukabumi Salurkan Tujuh Ekor Sapi Kurban dan Bantuan Sosial dari Laznas Bakrie Amanah

28 Mei 2026 - 15:54 WIB

Bupati Sukabumi H. Asep Japar bersama perwakilan Keluarga Besar Bakrie, Sinta, menyaksikan langsung prosesi penyiapan salah satu dari tujuh ekor sapi kurban berbobot total sekitar 6 ton yang disalurkan melalui Laznas Bakrie Amanah di Pondok Pesantren Modern Assalam Putri, Warungkiara, Sukabumi, Kamis (28/5/2026). (Foto: Dok. Pemkab Sukabumi)

14 Personel Satpol PP Kabupaten Sukabumi Terima Perpanjangan Kontrak PPPK, Kasatpol PP Tekankan Profesionalisme

27 Mei 2026 - 12:11 WIB

Sebanyak 14 personel Satpol PP Kabupaten Sukabumi berfoto bersama sambil menunjukkan dokumen perpanjangan Perjanjian Kerja PPPK Formasi 2023 usai acara penyerahan di Aula Puspa BKPSDM Kabupaten Sukabumi, Selasa (26/5/2026).
Trending di Sukabumi