Menu

Mode Gelap

Bencana · 23 Mei 2025 10:30 WIB

Sukabumi Diterjang Banjir dan Longsor, 13 Titik Terdampak Akibat Hujan Deras


					Debit air yang tinggi akibat hujan deras membuat sistem drainase tak mampu menampung, menyebabkan banjir limpasan di sejumlah ruas jalan Kota Sukabumi pada Kamis (22/5) malam. Perbesar

Debit air yang tinggi akibat hujan deras membuat sistem drainase tak mampu menampung, menyebabkan banjir limpasan di sejumlah ruas jalan Kota Sukabumi pada Kamis (22/5) malam.

JENTERANEWS.com – Hujan deras yang mengguyur Kota Sukabumi sejak Kamis (22/5) sore hingga malam hari menyebabkan bencana hidrometeorologi di 13 titik berbeda. Mayoritas kejadian berupa banjir limpasan yang mengepung sejumlah wilayah kota, sementara satu titik lainnya tercatat sebagai kejadian longsor.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi, Novian Rahmat, menjelaskan bahwa intensitas hujan yang tinggi sejak pukul 15.00 WIB hingga malam hari menjadi pemicu utama. “Hingga pukul 21.30 WIB, tercatat 13 titik lokasi terdampak. Hujan turun terus-menerus, dari intensitas sedang meningkat menjadi tinggi. Saluran air tidak bisa menampung, sehingga meluap dan menyebabkan banjir limpasan,” terang Novian.

Dari 13 titik terdampak, 12 di antaranya adalah banjir limpasan, yang sebagian besar melanda pemukiman warga di sekitar aliran sungai dan kawasan jalan raya dengan sistem drainase yang tidak memadai. Sementara itu, satu titik longsor terjadi di daerah Babakan Jampang, Kecamatan Cikole.

Wilayah terdampak terparah berada di Kampung Legok Bitung, Kecamatan Baros, di mana ketinggian air mencapai selutut orang dewasa. Akibatnya, tiga kepala keluarga (KK) terpaksa mengungsi ke rumah kerabat lantaran rumah mereka terendam banjir. Novian menambahkan, “Lokasi di Legok Bitung itu memang sudah langganan banjir, rumah-rumah berada di dataran rendah.”

Ironisnya, area di sekitar kolam retensi Terminal Tipe A KH Ahmad Sanusi, yang seharusnya berfungsi sebagai pengendali banjir, juga turut terdampak. Hal ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai efektivitas infrastruktur pengendalian banjir yang ada dan perlunya evaluasi menyeluruh.

Saat ini, BPBD Kota Sukabumi terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk penanganan darurat serta langkah-langkah pencegahan bencana lanjutan.(*)

[Laporan : Joko S | Editor: Hamjah]


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 149 kali

Baca Lainnya

Hujan Deras Picu Longsor di Cikidang Sukabumi, Tiga Kepala Keluarga Terancam

22 Mei 2026 - 09:19 WIB

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) BPBD Kabupaten Sukabumi bersama warga setempat bergotong royong membersihkan material tanah longsor di Kampung Cikamuning, Desa Sampora, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, Jumat (22/5/2026) pagi.

Hujan Deras Picu Longsor di Sukalarang, Satu Warga Sukamaju Tewas Tertimbun

16 April 2026 - 20:24 WIB

Petugas gabungan meninjau lokasi tanah longsor yang menimbun area permukiman warga di Kampung Gria Sukamaju, Sukalarang, Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (16/4/2026) sore.

Baru Tiga Bulan Diresmikan, Jembatan Darurat di Nyalindung Sukabumi Hanyut Diterjang Arus Deras

15 April 2026 - 07:21 WIB

Kerangka jembatan darurat berbahan bambu di Desa Bojongsari, Kecamatan Nyalindung, Sukabumi, tampak terseret dan tersangkut di aliran sungai yang meluap setelah diguyur hujan deras, Selasa (14/4/2026). Jembatan ini, yang baru berusia kurang dari tiga bulan, kini putus total dan tidak bisa digunakan.

Diterjang Longsor dan Banjir Bandang, Akses Sukabumi-Sagaranten Terapkan Buka-Tutup

14 April 2026 - 16:54 WIB

petugas gabungan, yang terdiri dari personel Dinas Pekerjaan Umum (PU) Wilayah II dan relawan setempat, berupaya keras menyingkirkan material batu dan lumpur yang menyumbat sebagian ruas jalan provinsi Sukabumi-Sagaranten di Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Selasa (14/4/2026)

Hujan Deras Picu Longsor di Sukalarang Sukabumi, Satu Rumah Rusak Berat dan Warga Terluka

12 April 2026 - 09:19 WIB

Kondisi salah satu rumah warga di Kampung Gria Sukamaju, Desa Sukamaju, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, yang hancur usai diterjang material tebing longsor, Sabtu (11/4/2026). Tingginya intensitas hujan memicu longsoran tebing setinggi 7 meter yang menjebol dinding rumah dan menyebabkan satu orang terluka. (Foto: Dok. P2BK Sukalarang)

Hujan Deras Picu Longsor di Tiga Titik Desa Pawenang Sukabumi, Akses Jalan dan Rumah Warga Terancam

6 April 2026 - 21:09 WIB

Trending di Bencana

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca