Menu ✖

Mode Gelap

Bencana · 7 Mar 2025 15:31 WIB

Sukabumi Gencarkan Efisiensi Anggaran, Sekda Pimpin Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Inpres Nomor 1 Tahun 2025


					Sekda Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, memimpin rapat koordinasi bersama kepala perangkat daerah di Pendopo Kabupaten Sukabumi, Jumat (7/3/2025), membahas efisiensi APBD 2025. Perbesar

Sekda Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, memimpin rapat koordinasi bersama kepala perangkat daerah di Pendopo Kabupaten Sukabumi, Jumat (7/3/2025), membahas efisiensi APBD 2025.

JENTERANEWS.com –  Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, memimpin rapat koordinasi (rakor) penting bersama jajaran kepala perangkat daerah di Pendopo Kabupaten Sukabumi pada Jumat, 7 Maret 2025. Agenda utama rakor ini adalah pembahasan tindak lanjut efisiensi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sukabumi tahun 2025, sebagai respons terhadap Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025.

Dalam kesempatan tersebut, Sekda Ade Suryaman menegaskan bahwa efisiensi anggaran merupakan langkah krusial yang harus diambil sebagai tindak lanjut dari arahan Presiden. Inpres tersebut mengamanatkan pembatasan pada sejumlah kegiatan yang dianggap kurang prioritas, sehingga berimplikasi pada pemangkasan beberapa pos anggaran.

“Efisiensi ini adalah amanat dari Inpres Nomor 1 Tahun 2025. Oleh karena itu, kita perlu melakukan penyesuaian dengan memangkas beberapa anggaran yang kurang prioritas,” ungkap H. Ade Suryaman.

Pemerintah Kabupaten Sukabumi memberikan keleluasaan kepada setiap perangkat daerah untuk menentukan pos-pos anggaran mana saja yang akan diefisiensikan. Hal ini didasarkan pada pemahaman bahwa setiap perangkat daerah memiliki pemahaman yang lebih mendalam mengenai urgensi masing-masing kegiatan.

“Kami memberikan kepercayaan kepada setiap perangkat daerah untuk menentukan sendiri pos-pos yang akan diefisiensikan. Mereka yang paling memahami program-program prioritas dan mana yang bisa ditunda. Kami tidak ingin melakukan pemangkasan secara pukul rata,” jelasnya.

Lebih lanjut, Sekda Ade Suryaman menjelaskan bahwa Inpres Nomor 1 Tahun 2025 telah memberikan panduan yang jelas mengenai jenis-jenis kegiatan yang perlu diefisiensikan. Beberapa di antaranya adalah belanja kegiatan yang bersifat seremonial, kajian, studi banding, pencetakan, publikasi, seminar, dan focus group discussion. Selain itu, belanja perjalanan dinas juga menjadi salah satu fokus efisiensi.

“Intinya, kita harus mengurangi belanja-belanja yang tidak memberikan output yang jelas,” tegasnya.

Meskipun efisiensi anggaran menjadi prioritas, Sekda Ade Suryaman menekankan bahwa target kinerja pemerintah daerah tidak boleh terabaikan. Ia meminta seluruh perangkat daerah untuk tetap berupaya mencapai target capaian yang telah ditetapkan, sesuai dengan visi dan misi Kabupaten Sukabumi.

“Kita ingin mencapai keseimbangan antara efisiensi keuangan dan pencapaian target kinerja. Saya yakin para kepala perangkat daerah memahami betul mana yang harus dipangkas dan mana yang harus dipertahankan,” pungkasnya.

Rakor ini menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten Sukabumi untuk memastikan bahwa pengelolaan anggaran daerah dilakukan secara efektif dan efisien, tanpa mengorbankan pencapaian target-target pembangunan yang telah ditetapkan.(*)

Laporan: Ijus


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 85 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Cekcok Soal Keilmuan Batin, Dua Pengurus Padepokan di Ciracap Sukabumi Ditetapkan Tersangka

28 Oktober 2026 - 07:24 WIB

Penyidik Satreskrim Polres Sukabumi melakukan pemeriksaan terhadap tersangka dugaan penganiayaan pengunjung Padepokan Al Baathin Al Waliyy di Mapolres Sukabumi, Selasa (27/10/2026).

Tingkatkan Akurasi Data dan Efisiensi Kerja, Tim R&D DPC IPeKB dan DPPKB Kab. Sukabumi Luncurkan Aplikasi SIKINCLONG

27 Oktober 2026 - 15:49 WIB

Jajaran DPPKB Kabupaten Sukabumi saat mengikuti sesi presentasi sistem SIKINCLONG—inovasi digital berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dirancang untuk meningkatkan akurasi data dan percepatan penurunan stunting.

Kecelakaan Diduga Rem Blong di Turunan Cisarakan Sukabumi: Truk Box Tabrak Tebing, Dua Korban Luka-luka

26 Oktober 2026 - 22:17 WIB

Kondisi truk box bernomor polisi F 8303 NM tampak ringsek parah pada bagian depan setelah membanting setir dan menghantam tebing di Jalan Raya Cisarakan, Desa Buniwangi, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Senin (26/10/2026). Insiden yang diduga dipicu rem blong ini menyebabkan kendaraan terguling dan sempat menutup total akses jalan.

Tingkatkan Kesadaran Berlalu Lintas, Polres Sukabumi Gelar Apel Pasukan Operasi Patuh Lodaya 2026

26 Oktober 2026 - 21:30 WIB

Jajaran personel Polres Sukabumi mengikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Lodaya Tahun 2026 di Lapangan Mako Polres Sukabumi, Senin (26/10/2026).

Puskesmas Cidadap Gelar Tes HPV DNA Gratis, Perempuan Usia 30–69 Tahun Diimbau Ikut Deteksi Dini Kanker Serviks

22 Oktober 2026 - 17:08 WIB

Jajaran tenaga kesehatan UPTD Puskesmas Cidadap berfoto bersama para relawan dan staf SPPG usai pelaksanaan sosialisasi Pelayanan Serentak HPV DNA dalam rangka Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-62 Tahun 2026 Tingkat Kabupaten Sukabumi.

Siswa SMP di Sukabumi Jadi Korban Pengeroyokan Kakak Kelas, Diduga Dipicu Aksi Pemerasan hingga Alami Cedera Patah Tulang

21 Oktober 2026 - 23:30 WIB

Keterangan Foto: AI (12), korban kekerasan dan dugaan pemerasan oleh kakak kelasnya di Sukabumi, terbaring lemah di RSUD Sekarwangi untuk mendapatkan perawatan intensif.
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca