Menu

Mode Gelap

Peristiwa · 8 Jul 2025 04:39 WIB

Tantangan di Media Sosial Berujung Tragis, Remaja di Sukabumi Kritis Dihujani Bacokan


					Dalam kondisi kritis, MN (16), dievakuasi menuju mobil ambulans untuk dirujuk dari RSUD Sagaranten ke RSUD R. Syamsudin, SH. (Bunut), Kota Sukabumi, Senin (7/7/2025). Pelajar yang menjadi korban tawuran sadis ini menderita luka bacok serius di beberapa bagian tubuhnya dan membutuhkan pertolongan segera. Perbesar

Dalam kondisi kritis, MN (16), dievakuasi menuju mobil ambulans untuk dirujuk dari RSUD Sagaranten ke RSUD R. Syamsudin, SH. (Bunut), Kota Sukabumi, Senin (7/7/2025). Pelajar yang menjadi korban tawuran sadis ini menderita luka bacok serius di beberapa bagian tubuhnya dan membutuhkan pertolongan segera.

JENTERANEWS.com – Aksi saling tantang di media sosial kembali memakan korban. Seorang pelajar berinisial MN (16), warga Desa Banjarsari, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, harus berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban tawuran brutal pada Senin, 7 Juli 2025. Korban menderita luka bacok yang sangat serius di bagian kepala, tangan, dan punggung.

Menurut keterangan MA, salah seorang rekan korban, insiden berdarah ini bermula dari percikan konflik di dunia maya. “Diduga awalnya saling tantang di medsos,” ungkapnya saat ditemui.

Tantangan tersebut kemudian berlanjut ke dunia nyata. MN bersama teman-temannya sepakat untuk bertemu dengan kelompok lawan di lokasi yang telah dijanjikan, yakni di Kampung Cekdam, Desa Datarnangka, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi.

Nahas, setibanya di lokasi, perkelahian tak seimbang pun pecah. MN menjadi sasaran amukan brutal dari kelompok lawan dan tak mampu membela diri. Sementara itu, tiga orang rekannya yang panik berhasil melarikan diri untuk menyelamatkan diri dari serangan tersebut.

Setelah memastikan kelompok lawan telah meninggalkan lokasi, para rekan korban memberanikan diri kembali. Mereka menemukan pemandangan yang mengerikan: MN sudah tergeletak tak berdaya di tanah, bersimbah darah dengan luka menganga di sekujur tubuhnya.

Tanpa pikir panjang, mereka segera membawa MN ke RSUD Sagaranten untuk mendapatkan pertolongan medis darurat. Namun, akibat luka yang sangat parah dan kondisinya yang kritis, tim medis RSUD Sagaranten memutuskan untuk merujuk MN ke RSUD R. Syamsudin, SH. (Bunut) di Kota Sukabumi yang memiliki fasilitas lebih lengkap untuk penanganan intensif.

Sementara itu, pihak kepolisian dari Polsek Sagaranten, Polres Sukabumi, langsung bergerak cepat menangani kasus ini. Anggota Polsek Sagaranten, Bripka Indra Permana, yang ditemui di RSUD Sagaranten, membenarkan bahwa MN adalah korban tawuran.

“Benar, korban adalah korban tawuran. Namun, kami masih melakukan penyelidikan mendalam dan memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap kronologi lengkap serta mengidentifikasi para pelaku,” ujar Bripka Indra.

Hingga berita ini diturunkan, MN dalam perjalanan menuju RSUD R. Syamsudin, SH., sementara pihak kepolisian terus memburu para pelaku yang terlibat dalam aksi kekerasan keji tersebut. Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pahit tentang bahaya tren tawuran remaja yang kerap dipicu oleh hal sepele di media sosial.(*)

[Hamjah]

Artikel ini telah dibaca 396 kali

Baca Lainnya

Tragedi Berdarah di Pesisir Ujunggenteng: Aksi ‘Test Drive’ Berujung Maut, Satu Pengendara Tewas

13 April 2026 - 17:59 WIB

Suasana di lokasi kejadian perkara (TKP) kecelakaan lalu lintas tragis di pesisir Pantai Ujunggenteng, Desa Ujunggenteng, Sukabumi, pada Minggu (12/4/2026) sekitar pukul 17.30 WIB. Tampak kerumunan warga berkumpul di area kejadian, sementara puing-puing kendaraan dan jejak ban terlihat jelas di pasir basah. Kecelakaan yang melibatkan dua sepeda motor dan diduga dipicu oleh aksi balap liar ini merenggut nyawa Agus Gunawan (29) dan menyebabkan Angga (19) luka berat. (Tangkapan layar video warga)

Akibat Hujan Deras Berdurasi Lama, Satu Rumah di Parakansalak Sukabumi Ambruk

6 April 2026 - 21:29 WIB

Bocah Empat Tahun di Kalibunder Sukabumi Meninggal Dunia Usai Terpeleset ke Parit Saat Hujan Deras

6 April 2026 - 21:21 WIB

Tragis, Petani Lansia di Sukabumi Ditemukan Tewas Tertimpa Pohon Bambu di Kebunnya

23 Maret 2026 - 17:25 WIB

jenazah petani Saep (74) ditemukan. Area rimbun dengan semak dan rumpun bambu terlihat di kedua sisi. Gambar tersebut menampilkan sensor buram (blurred) di bagian tengah, yang menutupi detail jenazah korban yang ditemukan tergeletak di tengah dedaunan. Penemuan ini terjadi pada Senin (23/3) setelah korban dilaporkan hilang selama beberapa hari.

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Sebuah Rumah di Sagaranten Ludes Terbakar Saat Ditinggal Penghuninya

3 Maret 2026 - 16:01 WIB

Warga dan petugas pemadam kebakaran (Damkar), meninjau puing-puing rumah yang ludes terbakar di Kampung Bojong Lingkung, Desa Sinar Bentang, Kecamatan Sagaranten. Kebakaran yang melanda pada Selasa (3/3/2025)

Begal Sadis Beraksi di Parungkuda Sukabumi: Suami Dibacok di Depan Istri, Motor Raib

18 Februari 2026 - 20:27 WIB

Ilustrasi
Trending di Peristiwa