Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 22 Des 2025 15:55 WIB

Tergerus Aliran Air, Jembatan Penghubung Negleng-Babakan di Cidadap Ambruk


					Kondisi jembatan penghubung Kampung Negleng dan Babakan di Desa Cidadap yang mengalami longsor akibat tergerus aliran air, Sabtu (20/12/2025). Insiden ini menyebabkan akses jalan antar-RT menjadi rawan dilalui. Perbesar

Kondisi jembatan penghubung Kampung Negleng dan Babakan di Desa Cidadap yang mengalami longsor akibat tergerus aliran air, Sabtu (20/12/2025). Insiden ini menyebabkan akses jalan antar-RT menjadi rawan dilalui.

JENTERANEWS.com – Insiden kerusakan infrastruktur kembali terjadi di wilayah Kecamatan Cidadap. Sebuah jembatan yang menjadi akses penghubung vital antara Kampung Negleng dan Kampung Babakan di Desa Cidadap, dilaporkan longsor dan mengalami kerusakan parah pada Sabtu (20/12/2025).

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11.15 WIB. Berdasarkan pantauan di lokasi, struktur tanah di sekitar jembatan amblas cukup dalam, menyebabkan badan jalan nyaris terputus. Kerusakan ini diduga kuat akibat pondasi jembatan yang terus-menerus tergerus oleh derasnya aliran air, sehingga tanah penopang menjadi labil dan akhirnya longsor.

Lokasi tepat kejadian berada di perbatasan antara Kampung Negleng (RT 005/RW 003) dan Kampung Babakan (RT 006/RW 003), Desa Cidadap. Kondisi ini membuat akses mobilitas warga di kedua wilayah tersebut menjadi sangat rawan untuk dilalui, baik oleh pejalan kaki maupun kendaraan roda dua.

Anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kecamatan Cidadap, Fajar Sugiri, membenarkan adanya kejadian tersebut. Dalam laporannya, Fajar menyampaikan bahwa intensitas air yang menggerus tebing jembatan menjadi faktor utama penyebab robohnya infrastruktur desa tersebut.

“Kejadian dilaporkan pada Sabtu siang, pukul 11.15 WIB. Jembatan penghubung Kampung Negleng dan Babakan longsor akibat tergerus air,” ungkap Fajar Sugiri saat dikonfirmasi.

Dari dokumentasi di lapangan, terlihat upaya darurat telah dilakukan dengan pemasangan bronjong (anyaman kawat berisi batu) di dasar area longsoran untuk menahan tanah agar tidak semakin tergerus. Warga setempat juga tampak bergotong-royong memantau lokasi guna memastikan tidak ada warga yang nekat melintas tanpa kehati-hatian.

Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait diharapkan segera melakukan peninjauan teknis untuk merencanakan perbaikan permanen. Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintasi area tersebut, atau mencari jalur alternatif lain demi keselamatan, mengingat kondisi tanah yang masih basah dan berpotensi terjadi longsor susulan.

(Hamjah)


Artikel ini telah dibaca 33 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Lautan Massa di Sukabumi: Petani hingga Relawan Bersatu Tolak Moratorium Program MBG

24 Juni 2026 - 13:18 WIB

Ribuan massa aksi dari berbagai elemen masyarakat berkumpul di Lapang Merdeka Kota Sukabumi sebelum memulai long march. Mereka bersiap dengan semangat untuk menyuarakan aspirasi menolak moratorium dan menuntut keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), sebuah langkah nyata dalam upaya peningkatan gizi masyarakat dan mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Sekda Sukabumi Tegaskan Efisiensi Anggaran 2026 Tak Boleh Turunkan Kualitas Pelayanan Publik

23 Juni 2026 - 12:15 WIB

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, memberikan arahan saat membuka kegiatan Akselerasi Urusan Daerah melalui Integrasi Sinkronisasi dan Inovasi (AUDISI) di Bale Pangripta, Palabuhanratu, Selasa (23/6/2026). Dalam forum tersebut, ia menegaskan efisiensi anggaran tidak boleh menurunkan kinerja pelayanan publik.

Petugas Lapas Sukabumi Gagalkan Penyelundupan Sabu Bermodus Dilempar dalam Bakso

23 Juni 2026 - 12:07 WIB

Fraksi Golkar DPRD Sukabumi Soroti Lemahnya Kemandirian Fiskal, Dorong Reformasi Melalui Digitalisasi Pajak

23 Juni 2026 - 11:52 WIB

Sekretaris Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Sukabumi, Loka Tresnajaya, saat membacakan Pandangan Umum Fraksi dalam Rapat Paripurna ke-6 mengenai Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2025 di Palabuhanratu, Senin (22/6/2026).

Soroti Pelayanan RSUD Palabuhanratu, BEM Nusantara Desak Bupati dan DPRD Sukabumi Lakukan Evaluasi Total

22 Juni 2026 - 16:17 WIB

Massa mahasiswa yang tergabung dalam BEM Nusantara Wilayah Sukabumi membentangkan spanduk tuntutan dalam aksi unjuk rasa di depan Pendopo Kabupaten Sukabumi, Senin (22/6/2026). Dalam aksi tersebut, mereka menyuarakan rapor merah pelayanan RSUD Palabuhanratu dan mendesak evaluasi sejumlah kebijakan nasional, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hadiri Milad dan Pengukuhan Pengurus YATSHI, Sekda Sukabumi Pesankan Amanah Pelayanan Umat

20 Juni 2026 - 14:36 WIB

Momen penandatanganan dokumen berita acara pengukuhan Ketua dan Pengurus Yayasan Tarbiyatsshibyan (YATSHI) masa bakti 2026–2031. Acara ini berlangsung khidmat pada puncak peringatan Milad YATSHI di kompleks yayasan, Desa Cibolang Kaler, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Kamis (18/6/2026).
Trending di Sukabumi