Menu

Mode Gelap

Hukum · 25 Mar 2025 12:28 WIB

Teror ‘Begal Pantat’ dan ‘Begal Payudara’ Guncang Sukabumi: Dua Perempuan Jadi Korban di Jalanan Sepi


					Ilustrasi: Pengendara sepeda motor NMAX, yang menjadi sorotan dalam kasus tindak asusila jalanan di Sukabumi. (Jika menggunakan ilustrasi pengendara motor) Perbesar

Ilustrasi: Pengendara sepeda motor NMAX, yang menjadi sorotan dalam kasus tindak asusila jalanan di Sukabumi. (Jika menggunakan ilustrasi pengendara motor)

JENTERANEWS.com – Masyarakat Sukabumi digegerkan dengan dua kasus pelecehan seksual yang terjadi di jalanan dalam waktu berdekatan. Pelaku yang mengendarai sepeda motor jenis NMAX menjadi sorotan setelah melakukan tindakan asusila terhadap dua perempuan yang sedang melintas di jalanan sepi.

Kasus pertama menimpa seorang ibu rumah tangga di wilayah Cisaat pada Minggu pagi, 23 Maret 2024. Korban yang sedang berkendara seorang diri di jalan Bojong menuju Cicantayan tiba-tiba dipepet oleh pengendara NMAX berwarna merah. Bukannya menyalip, pelaku justru melakukan tindakan tidak senonoh terhadap korban sebelum melarikan diri. Suami korban, Reza, mengungkapkan bahwa istrinya masih mengalami syok berat akibat kejadian tersebut. Ciri-ciri pelaku yang diingat adalah menggunakan helm full face merah dengan kaca hitam dan mengenakan pakaian serba hitam.

Tak lama berselang, aksi serupa kembali terjadi di Jalan Sriwedari, Sukabumi. Seorang perempuan berusia 30 tahun menjadi korban ‘begal payudara’ pada Senin malam, 25 Maret 2024. Saat berjalan kaki sepulang berbelanja, korban didekati oleh pengendara NMAX yang berpura-pura bertanya alamat. Tiba-tiba, pelaku melakukan pelecehan sebelum kabur dengan cepat. Keluarga korban berharap agar masyarakat lebih waspada dan kejadian ini tidak terulang kembali. Pelaku dalam kasus ini digambarkan sebagai pria dewasa berusia sekitar 40 tahun dengan tinggi sekitar 170 cm.

Kedua kejadian ini menjadi perhatian serius bagi masyarakat dan pihak berwenang. Polisi diharapkan dapat segera melakukan penyelidikan dan meningkatkan pengamanan di area-area rawan untuk mencegah terulangnya tindak kejahatan serupa. Masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati, terutama saat bepergian di jalan yang sepi, dan segera melapor jika melihat atau mengalami kejadian yang mencurigakan.

Kasus ini juga mengingatkan akan pentingnya kesadaran akan keamanan diri dan lingkungan sekitar. Diharapkan, dengan adanya pemberitaan ini, masyarakat semakin waspada dan pihak berwenang dapat mengambil langkah-langkah preventif yang lebih efektif.(*)

Laporan: Denny Nurman


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 133 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Komitmen Tekan Angka Stunting, Pemkab Sukabumi Perkuat Koordinasi hingga Tingkat Desa

22 September 2026 - 17:40 WIB

Penandatanganan komitmen bersama pencegahan stunting oleh Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas usai mengikuti Rakor Teknis Regional secara virtual di Command Center Setda Kabupaten Sukabumi.

Viral dan Diprotes Warga, Penyelenggara Pool Party di SantaSea Sukabumi Sampaikan Permohonan Maaf

22 September 2026 - 06:32 WIB

Tangkapan layar dari video viral memperlihatkan sejumlah peserta pool party Ngoetfest x SantaSea menari di kolam renang SantaSea Waterpark Sukabumi, Sabtu malam. Penggunaan suar (flare) dalam acara ini menjadi salah satu momen yang memicu polemik warga terkait kebisingan dan norma sosial.

Pemkab Sukabumi Siapkan Perpanjangan Kontrak PPPK Paruh Waktu, Evaluasi Kinerja Jadi Syarat Utama

21 September 2026 - 20:18 WIB

Kepala BKPSDM Kabupaten Sukabumi, Ganjar Anugrah, memberikan penjelasan terkait persiapan perpanjangan perjanjian kerja bagi PPPK Paruh Waktu di lingkungan Pemkab Sukabumi. Ganjar menegaskan bahwa hasil evaluasi kinerja akan menjadi syarat utama dalam penentuan keberlanjutan masa kontrak para pegawai.

Sekda Sukabumi Terima Tim Terpadu PPTPKH Jabar, Siap Dampingi Penelitian Lapangan Lahan Hutan

21 September 2026 - 16:28 WIB

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, saat memberikan sambutan dan penjelasan dalam penerimaan Tim Terpadu PPTPKH Provinsi Jawa Barat di Pendopo Sukabumi. Dalam kesempatan tersebut, Ade menegaskan komitmen Pemkab Sukabumi untuk memberikan pendampingan penuh selama proses verifikasi lapangan guna memastikan kepastian status lahan bagi masyarakat.

Upaya Wujudkan Birokrasi Bebas Narkoba, Disdik Sukabumi Gandeng BNN Gelar Tes Urine

21 September 2026 - 16:21 WIB

Petugas BNN Kabupaten Sukabumi bersama jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi memeriksa sampel tes urine pegawai saat kegiatan deteksi dini penyalahgunaan narkotika di Cikembar, Sukabumi, Senin (21/9/2026).

Polsek Kalapanunggal Intensifkan Pencarian Pelajar SMA yang Dilaporkan Hilang

21 September 2026 - 15:48 WIB

Kapolsek Kalapanunggal, IPTU Aah Saepul Rohman (kanan), saat melakukan kunjungan silaturahmi ke kediaman orang tua Riana Pratiwi di Kampung Kadudampit, Desa Kadununggal, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, Senin (21/9/2026).
Trending di Sukabumi
error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca