Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 6 Mar 2026 20:29 WIB

Tiga Rumah di Cikidang Rusak Akibat Hujan Lebat Tengah Malam, Warga Menanti Bantuan Material


					Warga di Kampung Ciburial, Desa Cijambe, Kecamatan Cikidang, menatap dengan penuh kesedihan gundukan tanah liat yang menjebol dinding dan memenuhi ruang tamu rumah mereka. Pemandangan pilu ini menunjukkan skala kerusakan parah yang sebenarnya setelah hujan lebat, memperjelas mengapa bantuan mendesak, terutama alat bangunan, sangat dibutuhkan oleh para korban terdampak. Perbesar

Warga di Kampung Ciburial, Desa Cijambe, Kecamatan Cikidang, menatap dengan penuh kesedihan gundukan tanah liat yang menjebol dinding dan memenuhi ruang tamu rumah mereka. Pemandangan pilu ini menunjukkan skala kerusakan parah yang sebenarnya setelah hujan lebat, memperjelas mengapa bantuan mendesak, terutama alat bangunan, sangat dibutuhkan oleh para korban terdampak.

JENTERANEW.com — Hujan dengan intensitas lebat yang mengguyur wilayah Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi pada Kamis malam (5/3/2026) mengakibatkan kerusakan pada sejumlah hunian warga. Peristiwa yang terjadi menjelang tengah malam, tepatnya sekitar pukul 23.00 WIB tersebut, menyebabkan sedikitnya tiga unit rumah di Kampung Ciburial, Desa Cijambe, mengalami rusak ringan.

Berdasarkan laporan resmi dari Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kecamatan Cikidang, dipastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini. Kendati demikian, kerusakan fisik bangunan membuat para penghuni rumah terdampak membutuhkan perhatian segera.

Menanggapi situasi tersebut, tim gabungan yang diinisiasi oleh Tagana langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Petugas Tagana Cikidang, Indra, melaporkan bahwa pihaknya telah melakukan asesmen awal dan membangun koordinasi lintas sektor guna mempercepat proses penanganan.

“Kami telah berkoordinasi secara intensif dengan berbagai elemen, mulai dari P2BK Kecamatan Cikidang, TKSK, unsur Forkopimcam, Satpol PP, Bhabinkamtibmas, Babinsa, hingga Kepala Desa Cijambe, Ibu Toibah,” jelas laporan yang diterima dari Pusdalops Tagana Center.

Meski proses pendataan dan koordinasi telah berjalan baik, hingga Jumat (6/3) ini, warga terdampak masih menanti realisasi bantuan. Penyaluran logistik dari Gudang Dinas Sosial tercatat belum tiba di lokasi bencana.

Saat ini, warga sangat membutuhkan bantuan tanggap darurat guna memulihkan kondisi tempat tinggal mereka. Kebutuhan mendesak yang paling diharapkan meliputi material bahan bangunan untuk menutupi kerusakan fisik rumah, serta bantuan sandang dan pangan untuk menunjang kebutuhan sehari-hari para korban terdampak.

Masyarakat sekitar diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi hujan susulan yang dapat memicu bencana serupa. Sementara itu, pihak desa dan kecamatan terus mengupayakan agar bantuan dari pemerintah daerah dapat segera didistribusikan ke Kampung Ciburial.(*)


Laporan: Awang

Editor: Hamjah

Artikel ini telah dibaca 37 kali

Baca Lainnya

Hujan Berintensitas Tinggi Picu Longsor di Nagrak, Jembatan Penghubung Antarkampung Terputus

1 Mei 2026 - 12:26 WIB

Kondisi tebing tanah yang longsor akibat guyuran hujan berintensitas tinggi di Kampung Lamping Cikolawing, Desa Nagrak Selatan, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Kamis (30/4/2026). Longsoran tersebut menggerus fondasi jembatan sepanjang 15 meter hingga amblas dan memutus akses penghubung antarkampung. (Foto: Dok. P2BK Nagrak/BPBD Kabupaten Sukabumi)

Seorang PNS di Gunungguruh Sukabumi Ditemukan Meninggal Dunia, Diduga Mengakhiri Hidup Akibat Depresi

30 April 2026 - 18:57 WIB

Buka Rakercab Pramuka 2026, Bupati Sukabumi Puji Dedikasi Kepanduan dalam Misi Kemanusiaan

30 April 2026 - 17:25 WIB

Bupati Sukabumi H. Asep Japar (tengah) menerima dokumen dari Ketua Kwarcab H. Ade Suryaman pada pembukaan Rakercab Gerakan Pramuka Kabupaten Sukabumi 2026 di Warungkiara, Kamis (30/4/2026).

Desa Sinarbentang Sukabumi Lantik Kaur Kesra Baru, Kades Sugandi Tekankan Pelayanan Optimal

30 April 2026 - 17:10 WIB

Melinda Nopia Nengsih, S.Pi. (kiri) saat menjalani prosesi pengambilan sumpah jabatan sebagai Kaur Kesra oleh Kepala Desa Sinarbentang, Sugandi, pada Kamis (30/4/2026).

Kejari Sukabumi Tahan Delapan Pegawai Bank Pelat Merah Terkait Korupsi Kredit Fiktif Rp2,66 Miliar

30 April 2026 - 13:07 WIB

Sejumlah tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi penyaluran kredit fiktif senilai Rp2,66 miliar mengenakan rompi tahanan oranye dengan pengawalan petugas Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi. Kedelapan oknum pegawai bank pelat merah tersebut ditahan di Lapas Kelas IIA Warungkiara selama 20 hari ke depan.

Peringatan May Day 2026: Polres Sukabumi Siap Kawal 3.000 Buruh ke Jakarta, Pastikan Keselamatan dan Kondusivitas Wilayah

30 April 2026 - 10:39 WIB

Kapolres Sukabumi, AKBP Samian, memberikan arahan terkait pengawalan 3.000 buruh ke Jakarta jelang peringatan May Day 2026.
Trending di Sukabumi