Menu

Mode Gelap

Kabar Daerah · 6 Sep 2023 13:40 WIB

Tour De Sejarah Kunjungi Beberapa Tempat Di Kab Sukabumi Kenali Dan Maknai Nilai Nilai Dimasa Lalu


					Tour De Sejarah Kunjungi Beberapa Tempat  Di Kab Sukabumi Kenali Dan Maknai Nilai Nilai Dimasa Lalu Perbesar

JENTERANEWS.com – Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Jujun Junaedi, mewakili Bupati Sukabumi melepas peserta tour de’sejarah Sukabumi di alun-alun Palabuhanratu. Rabu, 6 Agustus 2023. Peserta tour de’sejarah diikuti oleh 35 peserta terdiri dari sembilan Sekolah Lanjutan Tingkat Atas dengan mengusung tema sejarah perkebunan industri masa kolonial.

Peserta tour akan menyusuri beberapa lokasi antara lain, titik nol kilometer, jembatan kuning Bagbagan, perkebunan Cibungur, PLTA Ubrug Warungkiara, perkebunan Sukamaju, dan pabrik karet Gutta Percha Tjipetir.

Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Jujun Junaedi, menjelaskan, segala potensi yang dimiliki Kab. Sukabumi akan terus diperkenalkan kepada generasi muda, karena betapa pentingnya pemahaman nilai sejarah ini untuk memberi penyemangat bagi setiap orang.

“Melalui tour de’sejarah ini ialah memperkenalkan segala potensi Kab. Sukabumi kepada masyarakat khusus nya generasi muda” Ucapnya.

Menurut Jujun, pengenalan tempat bersejarah akan banyak manfaat yang didapat, terutama untuk meresapi suatu kejadian dimasa lalu dalam pengembangan suatu kawasan.

“Tour ini bermakna bagaimana generasi muda bisa melihat secara langsung tempat-tempat bersejarah yang ada di Kab. Sukabumi. Dengan begitu generasi muda akan tumbuh pengetahuan seni, tradisi dan pengetahuan sejarah di wilayah Palabuhanratu” Jelasnya.

Jujun berharap, generasi muda harus mengaplikasikan nilai sejarah yang bermakna positif, adapun nilai negatifnya harus diperbaiki agar bisa bermanfaat.

Sekretaris Disbudpora Kab. Sukabumi, Anita Mulyani menambahkan, tujuan tour sejarah sukabumi guna menambah pengetahuan tentang kesuksesan perkebunan industri masa kolonial.
Sejarah perkebunan di Indonesia erat sekali kaitannya dengan sistem pemerintahan kolonial yang berlaku sejak masa VOC sampai berakhirnya masa pemerintahan Hindia Belanda di Indonesia. Kebijakan-kebijakan yang diterapkan pemerintah kolonial itu turut memberi warna dalam sejarah perkebunan di Indonesia.

“Jadi anak-anaku silahkan nanti dilihat dan disimak begitu besarnya sejarah yang dimiliki Kabupaten Sukabumi ini” Imbuhnya.(*)


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 27 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Anggota DPRD Sukabumi H. Loka Tresnajaya Apresiasi Purna Tugas Camat Cicurug dalam Momentum Halal Bihalal

30 April 2026 - 18:36 WIB

Suasana hangat saat penyampaian sambutan dalam acara Halal Bihalal sekaligus Pengantar Purna Tugas Camat Cicurug, Judi Budimansjah, S.IP., A.Kp., di Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Kamis (30/4/2026). Acara ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus pemberian penghormatan atas dedikasi pengabdian beliau di wilayah tersebut.

Susun Baseline RP3KP, Pemkab Sukabumi Targetkan Penataan Kawasan Kumuh Tuntas 2027

22 April 2026 - 18:30 WIB

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman (tengah), didampingi pejabat terkait dari Dinas Perkim saat memberikan pengarahan dalam rapat pembahasan Baseline Dokumen Rencana Pembangunan Pengembangan Perumahan Kawasan Pemukiman (RP3KP) di Pendopo Sukabumi. Pertemuan ini bertujuan untuk menghimpun masukan dari berbagai pihak guna menghasilkan dokumen yang komprehensif bagi pembangunan daerah.

Akibat Hujan Deras Berdurasi Lama, Satu Rumah di Parakansalak Sukabumi Ambruk

6 April 2026 - 21:29 WIB

Bocah Empat Tahun di Kalibunder Sukabumi Meninggal Dunia Usai Terpeleset ke Parit Saat Hujan Deras

6 April 2026 - 21:21 WIB

Hujan Deras Picu Longsor di Tiga Titik Desa Pawenang Sukabumi, Akses Jalan dan Rumah Warga Terancam

6 April 2026 - 21:09 WIB

Ditinggal Pemilik ke Kebun, Rumah Panggung di Ciracap Sukabumi Ludes Dilalap Si Jago Merah

6 April 2026 - 18:17 WIB

Trending di Bencana

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca