Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 18 Mar 2026 11:42 WIB

Antisipasi Skema ‘One Way’ Tol Nasional, Polda Jabar Siagakan Jalur Arteri Sukabumi untuk Arus Mudik 2026


					Brigjen Pol Adi Vivid Agustiadi Bachtiar, Waka Satgas Opsda Polda Jabar (depan kanan), didampingi perwira lainnya termasuk Ipda Sentot K.W (belakang kiri), memberikan keterangan pers tentang kesiapan jalur arteri dan jalur alternatif di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota guna mengantisipasi pengalihan arus mudik Lebaran 2026 akibat skema one way nasional di jalan tol. Di latar belakang tampak tenda Pos Terpadu UMKM Layanan Mudik. Foto diambil di lokasi Pos Terpadu Gedung Juang, Sukabumi, Selasa malam (17/3/2026). Perbesar

Brigjen Pol Adi Vivid Agustiadi Bachtiar, Waka Satgas Opsda Polda Jabar (depan kanan), didampingi perwira lainnya termasuk Ipda Sentot K.W (belakang kiri), memberikan keterangan pers tentang kesiapan jalur arteri dan jalur alternatif di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota guna mengantisipasi pengalihan arus mudik Lebaran 2026 akibat skema one way nasional di jalan tol. Di latar belakang tampak tenda Pos Terpadu UMKM Layanan Mudik. Foto diambil di lokasi Pos Terpadu Gedung Juang, Sukabumi, Selasa malam (17/3/2026).

JENTERANEWS.com — Menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026, jajaran Kepolisian terus mematangkan kesiapan jalur arteri dan jalur alternatif di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota. Langkah antisipatif ini disiapkan secara matang guna merespons potensi limpahan volume kendaraan saat skema one way (satu arah) berskala nasional diberlakukan di jalan tol.

Wakil Kepala Satuan Tugas Operasi Daerah (Waka Satgas Opsda) Polda Jabar, Brigjen Pol Adi Vivid Agustiadi Bachtiar, menegaskan bahwa seluruh personel dan infrastruktur penunjang telah disiagakan secara penuh di titik-titik krusial.

“Kami mengantisipasi arus kendaraan dari arah Jawa Tengah menuju Jakarta yang tidak bisa melewati tol. Arus tersebut akan dialihkan ke jalur arteri, dan kami pastikan segala peralatan serta jalur alternatif di wilayah Polres Sukabumi Kota sudah siap sepenuhnya,” ujar Brigjen Pol Adi Vivid saat meninjau Pos Terpadu Gedung Juang, Selasa malam (17/3/2026).

Terkait pelaksanaan rekayasa lalu lintas, Brigjen Adi Vivid menjelaskan bahwa pengumuman pemberlakuan skema one way akan dikendalikan langsung oleh Korlantas Polri secara dinamis, menyesuaikan dengan volume lalu lintas real-time di lapangan.

Peralihan arus lalu lintas ini membutuhkan kesigapan tinggi dari seluruh petugas yang berjaga di luar jalan tol.

  • Pemberitahuan Cepat: Metode pemberlakuan one way akan diumumkan satu jam sebelum diterapkan.

  • Kesiapan Instan: “Dalam jeda waktu satu jam tersebut, seluruh jalur alternatif dan personel di lapangan sudah harus dalam kondisi siap menerima limpahan arus,” tegasnya.

Selain strategi rekayasa lalu lintas, Brigjen Adi Vivid juga menaruh perhatian besar pada kondisi fisik anggota kepolisian yang telah bertugas selama lima hari berturut-turut dalam rangkaian Operasi Ketupat 2026. Ia mengapresiasi sinergi lintas sektoral yang berjalan sangat baik di Sukabumi, salah satunya yang terlihat di Pos Parungkuda.

“Kami turun langsung menyapa anggota untuk memastikan mereka tetap memiliki semangat tinggi di hari kelima operasi ini. Alhamdulillah, moril dan kesiapan mereka sangat prima,” tuturnya.

Sebagai upaya menekan angka fatalitas dan kecelakaan lalu lintas selama musim mudik, Polda Jabar turut menyiagakan personel khusus di titik-titik rawan kecelakaan (black spot). Langkah ini didasarkan pada evaluasi dan asesmen jalan dari penyelenggaraan mudik tahun-tahun sebelumnya.

Jika temuan di lapangan menunjukkan adanya kekurangan infrastruktur yang membahayakan pengemudi, pihak kepolisian segera berkoordinasi dengan instansi terkait.

“Jika hasil asesmen menunjukkan penyebab kerawanan adalah kurangnya penerangan, kami langsung mengimbau dan mendorong pengadaan lampu jalan serta penambahan rambu peringatan. Semua ini demi menjamin keselamatan dan kenyamanan para pemudik,” pungkas Brigjen Adi Vivid.

Dengan persiapan yang komprehensif mulai dari rekayasa lalu lintas, kesiapan fisik personel, hingga perbaikan infrastruktur jalan, diharapkan pelaksanaan arus mudik 2026 di wilayah Jawa Barat dapat berjalan aman, lancar, dan terkendali.


Laporan : Awang

Editor : Hamjah

Artikel ini telah dibaca 25 kali

Baca Lainnya

Kelezatan Terong Balado Tanpa Rasa Bersalah: Rahasia Dapur Hemat Minyak

17 April 2026 - 07:14 WIB

Bupati Sukabumi Dampingi Penasihat Khusus Presiden Resmikan Huntap Adaptif Bencana di Cisolok

16 April 2026 - 20:53 WIB

Penasihat Khusus Presiden Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman dan Bupati Sukabumi Asep Japar meresmikan Huntap Cisolok, Kamis (16/4).

Hujan Deras Picu Luapan Sungai, Puluhan Warga Pamuruyan Sukabumi Terdampak Banjir

16 April 2026 - 20:06 WIB

Petugas P2BK Cibadak (mengenakan sepatu bot kuning) melakukan asesmen di lokasi permukiman warga Kampung Panagan, Kelurahan Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Sukabumi, yang terendam banjir akibat luapan sungai, Kamis (16/4/2026). Air berwarna cokelat setinggi betis merendam gang utama pemukiman.

Pemdes Cidolog Cairkan Insentif untuk Aparatur Lingkungan dan Lembaga Kemasyarakatan

16 April 2026 - 19:59 WIB

Tampak suasana di dalam Aula Desa Cidolog saat pelaksanaan pembagian insentif untuk Ketua RT, RW, LPMD, Karang Taruna, MUI, dan pengurus DKM. Penyerahan insentif yang bersumber dari ADD/Dana Desa ini bertujuan untuk memacu semangat kerja para penggerak masyarakat.

Perkuat Konvergensi Stunting Tingkat Desa, Wabup Sukabumi Jadikan Data KPM Sebagai Rujukan Kebijakan

15 April 2026 - 19:26 WIB

Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas, tengah memberikan arahan saat menerima audiensi Forum Kader Pembangunan Manusia (KPM) Kabupaten Sukabumi di Pendopo, Rabu (14/4/2026).

Soroti Dampak Proyek Tol Bocimi, DPRD Kabupaten Sukabumi Desak Kontraktor Tertib SOP Pengangkutan Tanah

13 April 2026 - 19:14 WIB

Aktivitas pengangkutan material tanah di area terbuka proyek Tol Bocimi di bawah jembatan overpass yang sedang dibangun. Lokasi seperti inilah yang menjadi fokus pengawasan Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi, Iwan Ridwan, yang mengingatkan pelaksana proyek untuk disiplin menerapkan SOP, terutama dalam mencegah ceceran tanah yang dapat membahayakan pengguna jalan.
Trending di Sukabumi