Menu

Mode Gelap

Peristiwa · 2 Jun 2025 17:04 WIB

Tragedi di Cidahu: Wanita Lansia yang Hilang Sepekan Ditemukan Tewas di Dalam Sumur Belakang Rumah


					Suasana digambarkan saat petugas kepolisian dari Polsek Cidahu melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di sekitar sumur di Kampung Jogjogan, Desa Cidahu, Sukabumi, pada Senin (2/6/2025) pagi. Di sumur inilah jasad H (60), yang telah dilaporkan hilang selama sepekan, ditemukan oleh warga, menggegerkan masyarakat setempat. Perbesar

Suasana digambarkan saat petugas kepolisian dari Polsek Cidahu melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di sekitar sumur di Kampung Jogjogan, Desa Cidahu, Sukabumi, pada Senin (2/6/2025) pagi. Di sumur inilah jasad H (60), yang telah dilaporkan hilang selama sepekan, ditemukan oleh warga, menggegerkan masyarakat setempat.

JENTERANEWS.com – Suasana tenang Kampung Jogjogan RT 02/03, Desa Cidahu, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, sontak berubah menjadi gempar pada Senin pagi (2/6/2025). Sesosok jasad perempuan lanjut usia ditemukan mengambang di dalam sumur sekitar pukul 07.00 WIB, mengakhiri pencarian yang telah berlangsung selama hampir sepekan.

Kapolsek Cidahu, AKP Endang Slamet, membenarkan penemuan mayat tersebut. Pihaknya segera mengerahkan personel ke lokasi kejadian setelah menerima laporan dari warga. “Kami menerima laporan dari warga sekitar pukul tujuh pagi. Saat itu juga anggota kami langsung menuju lokasi untuk memastikan kebenaran informasi dan mengamankan area,” ujar AKP Endang.

Menurut keterangan Kapolsek, korban pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang hendak mengambil air. Warga tersebut curiga setelah mencium bau menyengat yang tidak biasa dari arah sumur. “Setelah melihat kondisi sumur, warga langsung memberi tahu masyarakat lain dan melapor ke ketua RT serta Bhabinkamtibmas,” jelasnya.

Sumur tempat korban ditemukan diketahui memiliki kedalaman sekitar 16 meter, dengan permukaan air mencapai kurang lebih 10 meter.

Dari hasil penyelidikan awal, korban teridentifikasi sebagai H (60 tahun), seorang ibu rumah tangga yang merupakan warga setempat. Tragisnya, H telah dilaporkan hilang oleh pihak keluarga sejak Selasa, 27 Mei 2025, sekitar pukul 17.00 WIB. “Pihak keluarga menyatakan korban tidak berada di rumah dan tidak memberi tahu siapa pun tentang kepergiannya. Mereka sudah melakukan pencarian ke tetangga dan saudara, namun tidak membuahkan hasil,” ungkap AKP Endang.

Pihak keluarga juga menambahkan bahwa korban memiliki riwayat penyakit Tuberkulosis (TBC) dan kerap kali pergi dari rumah tanpa berpamitan terlebih dahulu.

Proses evakuasi jenazah H dari dasar sumur yang berada persis di belakang rumahnya itu berlangsung dramatis dan berhasil dilakukan sekitar pukul 09.30 WIB. Tim gabungan yang terdiri dari TNI-Polri, Pos Damkar Cicurug, relawan, serta warga sekitar bahu-membahu mengangkat jenazah korban. Setelah berhasil dievakuasi, jenazah langsung dibawa ke rumah duka untuk dimandikan, disemayamkan, dan selanjutnya akan dimakamkan.

“Hasil pemeriksaan dari tim medis Puskesmas Cidahu tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dugaan sementara, korban meninggal karena kehabisan oksigen di dalam sumur,” tutur AKP Endang.

Lebih lanjut, pihak keluarga menyatakan telah menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan autopsi terhadap jenazah H. “Mereka menyatakan secara tertulis menolak autopsi dan menganggap kejadian ini sebagai cobaan yang harus diterima,” pungkas Kapolsek Cidahu. Penolakan ini mengisyaratkan bahwa keluarga telah ikhlas dengan kepergian korban dan menganggapnya sebagai takdir.(*)


Reporter: Joko S | Redaktur: Hamjah


Artikel ini telah dibaca 63 kali

Baca Lainnya

Tragedi Berdarah di Pesisir Ujunggenteng: Aksi ‘Test Drive’ Berujung Maut, Satu Pengendara Tewas

13 April 2026 - 17:59 WIB

Suasana di lokasi kejadian perkara (TKP) kecelakaan lalu lintas tragis di pesisir Pantai Ujunggenteng, Desa Ujunggenteng, Sukabumi, pada Minggu (12/4/2026) sekitar pukul 17.30 WIB. Tampak kerumunan warga berkumpul di area kejadian, sementara puing-puing kendaraan dan jejak ban terlihat jelas di pasir basah. Kecelakaan yang melibatkan dua sepeda motor dan diduga dipicu oleh aksi balap liar ini merenggut nyawa Agus Gunawan (29) dan menyebabkan Angga (19) luka berat. (Tangkapan layar video warga)

Akibat Hujan Deras Berdurasi Lama, Satu Rumah di Parakansalak Sukabumi Ambruk

6 April 2026 - 21:29 WIB

Bocah Empat Tahun di Kalibunder Sukabumi Meninggal Dunia Usai Terpeleset ke Parit Saat Hujan Deras

6 April 2026 - 21:21 WIB

Tragis, Petani Lansia di Sukabumi Ditemukan Tewas Tertimpa Pohon Bambu di Kebunnya

23 Maret 2026 - 17:25 WIB

jenazah petani Saep (74) ditemukan. Area rimbun dengan semak dan rumpun bambu terlihat di kedua sisi. Gambar tersebut menampilkan sensor buram (blurred) di bagian tengah, yang menutupi detail jenazah korban yang ditemukan tergeletak di tengah dedaunan. Penemuan ini terjadi pada Senin (23/3) setelah korban dilaporkan hilang selama beberapa hari.

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Sebuah Rumah di Sagaranten Ludes Terbakar Saat Ditinggal Penghuninya

3 Maret 2026 - 16:01 WIB

Warga dan petugas pemadam kebakaran (Damkar), meninjau puing-puing rumah yang ludes terbakar di Kampung Bojong Lingkung, Desa Sinar Bentang, Kecamatan Sagaranten. Kebakaran yang melanda pada Selasa (3/3/2025)

Begal Sadis Beraksi di Parungkuda Sukabumi: Suami Dibacok di Depan Istri, Motor Raib

18 Februari 2026 - 20:27 WIB

Ilustrasi
Trending di Peristiwa