JENTERANEWS.com – Momentum Ramadan 1447 Hijriah dimanfaatkan secara optimal oleh jajaran legislatif Kabupaten Sukabumi untuk mempererat kedekatan dengan konstituen. Hal ini ditunjukkan oleh Erpa Aris Purnama, Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), yang menggelar kegiatan silaturahmi dan dialog warga di Kampung Cibojong, Desa Mekarmukti, Minggu (01/03/2026).
Kegiatan yang bertepatan dengan 11 Ramadan ini mengusung konsep humanis dan inklusif, memadukan rangkaian ibadah dengan fungsi pengawasan dan penyerapan aspirasi masyarakat.
Rangkaian acara dimulai sejak sore hari dengan pembagian takjil kepada warga sekitar dan pengguna jalan di kawasan Cibojong. Antusiasme masyarakat mulai terlihat saat momen berbuka puasa bersama, di mana sekat antara pejabat publik dan rakyat tampak melebur dalam kesederhanaan.
Usai melaksanakan salat Tarawih berjamaah (Tarling), suasana berubah menjadi ruang diskusi yang produktif. Warga memanfaatkan kehadiran Erpa untuk menyampaikan berbagai keluh kesah, mulai dari persoalan infrastruktur lingkungan hingga harapan terkait peningkatan kesejahteraan di Kecamatan Waluran.
Erpa Aris Purnama menegaskan bahwa kegiatan ini sengaja dikemas secara informal agar masyarakat tidak merasa sungkan untuk bersuara. Menurutnya, suasana Ramadan yang jujur dan teduh adalah waktu terbaik untuk mendengar realita di lapangan.
“Ramadan mengajarkan kebersamaan dan kejujuran. Di suasana seperti ini, warga lebih leluasa menyampaikan aspirasi, dan kami bisa mendengarkan langsung tanpa sekat formal,” ujar Erpa di sela-sela diskusi.
Ia menambahkan bahwa agenda ini memiliki nilai strategis dalam memperkuat fungsi representasi legislatif. Erpa berkomitmen menjadikan silaturahmi ini sebagai agenda rutin untuk menjaga koneksi emosional dengan masyarakat.
Respons positif mengalir dari warga Desa Mekarmukti. Kehadiran wakil rakyat yang turun langsung ke kampung-kampung dinilai sebagai langkah nyata dalam menjemput bola aspirasi. Masyarakat berharap dialog seperti ini terus berlanjut di luar bulan suci untuk mengawal proses pembangunan di Kabupaten Sukabumi.
Melalui pendekatan yang menyentuh akar rumput ini, sinergi antara DPRD dan warga diharapkan mampu melahirkan kebijakan yang lebih responsif dan tepat sasaran, khususnya dalam mendorong pembangunan di wilayah Kecamatan Waluran dan sekitarnya.(*)
Editor : Hamjah















