Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 3 Mar 2026 08:21 WIB

Turun ke Akar Rumput, DPRD Kabupaten Sukabumi Jadikan Momentum Ramadan untuk Dialog Pembangunan di Waluran


					Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi PKS, Erpa Aris Purnama (kiri), saat berdiskusi dan mendengarkan keluhan serta harapan warga Kampung Cibojong usai melaksanakan salat tarawih berjamaah, Minggu (01/03/2026). Kegiatan ini menjadi ruang dialog terbuka untuk mendorong pembangunan yang lebih responsif. Perbesar

Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi PKS, Erpa Aris Purnama (kiri), saat berdiskusi dan mendengarkan keluhan serta harapan warga Kampung Cibojong usai melaksanakan salat tarawih berjamaah, Minggu (01/03/2026). Kegiatan ini menjadi ruang dialog terbuka untuk mendorong pembangunan yang lebih responsif.

JENTERANEWS.com – Momentum Ramadan 1447 Hijriah dimanfaatkan secara optimal oleh jajaran legislatif Kabupaten Sukabumi untuk mempererat kedekatan dengan konstituen. Hal ini ditunjukkan oleh Erpa Aris Purnama, Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), yang menggelar kegiatan silaturahmi dan dialog warga di Kampung Cibojong, Desa Mekarmukti, Minggu (01/03/2026).

Kegiatan yang bertepatan dengan 11 Ramadan ini mengusung konsep humanis dan inklusif, memadukan rangkaian ibadah dengan fungsi pengawasan dan penyerapan aspirasi masyarakat.

Rangkaian acara dimulai sejak sore hari dengan pembagian takjil kepada warga sekitar dan pengguna jalan di kawasan Cibojong. Antusiasme masyarakat mulai terlihat saat momen berbuka puasa bersama, di mana sekat antara pejabat publik dan rakyat tampak melebur dalam kesederhanaan.

Usai melaksanakan salat Tarawih berjamaah (Tarling), suasana berubah menjadi ruang diskusi yang produktif. Warga memanfaatkan kehadiran Erpa untuk menyampaikan berbagai keluh kesah, mulai dari persoalan infrastruktur lingkungan hingga harapan terkait peningkatan kesejahteraan di Kecamatan Waluran.

Erpa Aris Purnama menegaskan bahwa kegiatan ini sengaja dikemas secara informal agar masyarakat tidak merasa sungkan untuk bersuara. Menurutnya, suasana Ramadan yang jujur dan teduh adalah waktu terbaik untuk mendengar realita di lapangan.

“Ramadan mengajarkan kebersamaan dan kejujuran. Di suasana seperti ini, warga lebih leluasa menyampaikan aspirasi, dan kami bisa mendengarkan langsung tanpa sekat formal,” ujar Erpa di sela-sela diskusi.

Ia menambahkan bahwa agenda ini memiliki nilai strategis dalam memperkuat fungsi representasi legislatif. Erpa berkomitmen menjadikan silaturahmi ini sebagai agenda rutin untuk menjaga koneksi emosional dengan masyarakat.

Respons positif mengalir dari warga Desa Mekarmukti. Kehadiran wakil rakyat yang turun langsung ke kampung-kampung dinilai sebagai langkah nyata dalam menjemput bola aspirasi. Masyarakat berharap dialog seperti ini terus berlanjut di luar bulan suci untuk mengawal proses pembangunan di Kabupaten Sukabumi.

Melalui pendekatan yang menyentuh akar rumput ini, sinergi antara DPRD dan warga diharapkan mampu melahirkan kebijakan yang lebih responsif dan tepat sasaran, khususnya dalam mendorong pembangunan di wilayah Kecamatan Waluran dan sekitarnya.(*)


Editor : Hamjah

Artikel ini telah dibaca 16 kali

Baca Lainnya

Pemuda Pakidulan Sagaranten Sediakan Kuota Khitanan Massal Gratis untuk 99 Anak di Sagaranten

9 Agustus 2026 - 22:09 WIB

Gagal Kuasai Kendaraan di Tikungan, Pemotor Maut Usai Tabrak Mobil Sampah di Cikembar Sukabumi

9 Agustus 2026 - 21:42 WIB

Petugas Gakkum Satlantas Polres Sukabumi sedang membuat tanda kapur di permukaan aspal untuk menandai posisi korban dan titik benturan selama proses olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) kecelakaan maut di Jalan Raya Perintis Kemerdekaan, Kampung Ciangsana, Cikembar, Sukabumi, Minggu (9/8/2026). Tanda lingkaran dengan silang digunakan untuk menandai posisi kepala korban. Di latar belakang, tampak van putih kepolisian dan truk sampah kuning yang diduga terlibat dalam kecelakaan tersebut.

Api Belum Padam, 18 Hektare Lahan Perhutani di Jampangtengah Sukabumi Hangus Terbakar

9 Agustus 2026 - 21:31 WIB

Petugas gabungan dari Kepolisian, BPBD Kabupaten Sukabumi, dan relawan Tagana melakukan pemantauan dan asesmen di lokasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda area Perum Perhutani BKPH Bojonglopang, RPH Nangka Tepus, Desa Bojongjengkol, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi. Kobaran api terlihat masih belum berhasil dipadamkan dan terus melalap lahan kosong bekas tebangan. Sekitar 18 hektare lahan dilaporkan telah hangus dalam insiden ini.

Kebakaran Lahan Seluas 1,5 Hektare Landa Desa Mekarsakti Sukabumi, Api Berhasil Dipadamkan

9 Agustus 2026 - 11:52 WIB

Petugas gabungan dan unit Damkar berupaya memadamkan kebakaran lahan alang-alang di Kampung Cikuray, Desa Mekarsakti, Kecamatan Ciemas, Sukabumi, Selasa (8/8/2026) malam. Api seluas 1,5 hektare berhasil dipadamkan total pukul 20:15 WIB setelah sempat mengancam pemukiman warga.

Diduga Korban Penipuan Tenaga Kerja, 15 Warga Sukabumi Terlantar di Kota Tarakan

9 Agustus 2026 - 10:47 WIB

Sejumlah perantau asal Sukabumi, Jawa Barat, yang terlantar di Tarakan tampak merapikan barang bawaan mereka di fasilitas shelter Dinas Sosial (DSPM) Kota Tarakan. Aktivitas ini dilakukan sebagai persiapan pemulangan mereka ke daerah asal, Jumat (7/8).

Bisa Dicungkil Tangan Kosong: Potret Buruk Pengawasan Proyek Infrastruktur di Kabupaten Sukabumi

8 Agustus 2026 - 16:05 WIB

Warga Jampangtengah, Sukabumi, mengeluhkan kualitas aspal jalan kabupaten yang rapuh dan bisa dicungkil dengan tangan, seperti yang ditunjukkan dalam rekaman video yang viral
Trending di Sukabumi