Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 15 Sep 2025 16:18 WIB

Universitas Muhammadiyah Sukabumi Sambut 2.107 Mahasiswa Baru dengan Komitmen Kuat pada Pendidikan dan Lingkungan


					Sejumlah mahasiswa baru UMMI tampak antusias mendengarkan sambutan dari Rektor UMMI, Dr. Reny Sukmawani, M.P., dalam acara MASTAKA. Tahun akademik 2025 ini UMMI menekankan komitmennya pada pendidikan berkualitas, lingkungan berkelanjutan, dan penyaluran beasiswa senilai Rp 20 Miliar. Perbesar

Sejumlah mahasiswa baru UMMI tampak antusias mendengarkan sambutan dari Rektor UMMI, Dr. Reny Sukmawani, M.P., dalam acara MASTAKA. Tahun akademik 2025 ini UMMI menekankan komitmennya pada pendidikan berkualitas, lingkungan berkelanjutan, dan penyaluran beasiswa senilai Rp 20 Miliar.

JENTERANEWS.com – Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) menyambut 2.107 mahasiswa baru dalam acara Masa Ta’aruf dan Keakraban (MASTAKA) yang digelar di kampus UMMI pada Senin, 15 September 2025. Acara ini menandai dimulainya tahun akademik baru dengan penekanan pada komitmen UMMI untuk meningkatkan kualitas pendidikan, mendukung lingkungan berkelanjutan, dan menyediakan akses pendidikan melalui beragam program beasiswa.

Dalam pidato sambutannya, Rektor UMMI, Dr. Reny Sukmawani, M.P., menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh mahasiswa baru. “Anda adalah generasi harapan yang akan bertumbuh di rumah keilmuan, spiritualitas, dan sosial,” ujar Dr. Reny. “Mari kita satukan potensi, tingkatkan prestasi di segala bidang, dan harumkan reputasi UMMI sebagai kampus unggul berlandaskan nilai-nilai Islami.”

Sebagai wujud nyata dari komitmennya, UMMI mengalokasikan total beasiswa senilai Rp 20 miliar. Dana ini tidak termasuk program Kartu Indonesia Pintar (KIP) yang bertujuan menjangkau lebih banyak kalangan masyarakat. Berbagai jenis beasiswa ditawarkan, termasuk Beasiswa Hafidz Qur’an, Beasiswa Pengurus OSIS, Beasiswa Prestasi Akademik dan Non Akademik, serta Beasiswa Atlet.

Selain itu, UMMI juga menyediakan beasiswa khusus untuk Kader Muhammadiyah dan Pengurus Ortom seperti Hizbul Wathan (HW), Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), dan Tapak Suci. Ada pula Beasiswa Alumni SMA/SMK/MA Muhammadiyah dan Beasiswa Bupati Generasi Mencrang.

UMMI juga memperkenalkan beasiswa tematik yang berfokus pada pembangunan berkelanjutan, seperti Beasiswa Pejuang Pangan, Beasiswa Insan Pendidik Hayat, Beasiswa Relawan Lingkungan, Beasiswa Teknologi Semesta, Beasiswa Pejuang Bahasa Indonesia, Beasiswa Relawan Pajak, dan Beasiswa Pejuang Guru Inovatif Menuju Anak Cerdas. Program-program ini menunjukkan keseriusan UMMI dalam menciptakan layanan pendidikan yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan zaman.

Selain fokus pada beasiswa, UMMI juga menginisiasi program Green Campus untuk mewujudkan lingkungan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Rektor Reny mengajak seluruh civitas akademika untuk berpartisipasi aktif dalam program ini melalui pengelolaan sampah, penghematan energi dan air, larangan merokok di lingkungan kampus, serta penerapan car free day.

Sebagai bagian dari inisiatif ini, UMMI akan melakukan penanaman 2.000 pohon untuk program “Leuweung Hejo” (Hutan Hijau). Bibit pohon yang terdiri dari tanaman kayu dan buah ini merupakan donasi dari seluruh mahasiswa baru. Penanaman simbolis akan dilaksanakan pada Rabu, 17 September 2025, di laboratorium lapangan UMMI. Pengelolaan bibit pohon ini akan dilakukan bekerja sama dengan Cabang Dinas Kehutanan, menandai langkah nyata UMMI dalam upaya penghijauan di luar lingkungan kampus.

UMMI juga terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan dengan menyelenggarakan program pemenuhan kualifikasi akademik S1 bagi para guru. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi dan kualitas pengajar demi menciptakan lulusan yang berdaya saing.(*)

Artikel ini telah dibaca 30 kali

Baca Lainnya

Lautan Massa di Sukabumi: Petani hingga Relawan Bersatu Tolak Moratorium Program MBG

24 Juni 2026 - 13:18 WIB

Ribuan massa aksi dari berbagai elemen masyarakat berkumpul di Lapang Merdeka Kota Sukabumi sebelum memulai long march. Mereka bersiap dengan semangat untuk menyuarakan aspirasi menolak moratorium dan menuntut keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), sebuah langkah nyata dalam upaya peningkatan gizi masyarakat dan mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Sekda Sukabumi Tegaskan Efisiensi Anggaran 2026 Tak Boleh Turunkan Kualitas Pelayanan Publik

23 Juni 2026 - 12:15 WIB

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, memberikan arahan saat membuka kegiatan Akselerasi Urusan Daerah melalui Integrasi Sinkronisasi dan Inovasi (AUDISI) di Bale Pangripta, Palabuhanratu, Selasa (23/6/2026). Dalam forum tersebut, ia menegaskan efisiensi anggaran tidak boleh menurunkan kinerja pelayanan publik.

Petugas Lapas Sukabumi Gagalkan Penyelundupan Sabu Bermodus Dilempar dalam Bakso

23 Juni 2026 - 12:07 WIB

Fraksi Golkar DPRD Sukabumi Soroti Lemahnya Kemandirian Fiskal, Dorong Reformasi Melalui Digitalisasi Pajak

23 Juni 2026 - 11:52 WIB

Sekretaris Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Sukabumi, Loka Tresnajaya, saat membacakan Pandangan Umum Fraksi dalam Rapat Paripurna ke-6 mengenai Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2025 di Palabuhanratu, Senin (22/6/2026).

Soroti Pelayanan RSUD Palabuhanratu, BEM Nusantara Desak Bupati dan DPRD Sukabumi Lakukan Evaluasi Total

22 Juni 2026 - 16:17 WIB

Massa mahasiswa yang tergabung dalam BEM Nusantara Wilayah Sukabumi membentangkan spanduk tuntutan dalam aksi unjuk rasa di depan Pendopo Kabupaten Sukabumi, Senin (22/6/2026). Dalam aksi tersebut, mereka menyuarakan rapor merah pelayanan RSUD Palabuhanratu dan mendesak evaluasi sejumlah kebijakan nasional, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hadiri Milad dan Pengukuhan Pengurus YATSHI, Sekda Sukabumi Pesankan Amanah Pelayanan Umat

20 Juni 2026 - 14:36 WIB

Momen penandatanganan dokumen berita acara pengukuhan Ketua dan Pengurus Yayasan Tarbiyatsshibyan (YATSHI) masa bakti 2026–2031. Acara ini berlangsung khidmat pada puncak peringatan Milad YATSHI di kompleks yayasan, Desa Cibolang Kaler, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Kamis (18/6/2026).
Trending di Sukabumi