Menu

Mode Gelap

Bencana · 8 Mar 2025 07:42 WIB

Update Korban Banjir Longsor Sukabumi: 3 Tewas, 5 Hilang


					Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian korban banjir dan longsor di Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (7/3/2025). Hingga saat ini, lima orang masih dinyatakan hilang. Perbesar

Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian korban banjir dan longsor di Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (7/3/2025). Hingga saat ini, lima orang masih dinyatakan hilang.

JENTERANEWS.com – Operasi pencarian korban bencana banjir dan longsor yang melanda Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, terus digencarkan. Tim SAR gabungan tanpa kenal lelah menyisir lokasi-lokasi yang terdampak, berharap dapat segera menemukan lima warga yang masih dinyatakan hilang.

“Hingga saat ini, kami masih terus berupaya mencari lima korban yang belum ditemukan,” ungkap Humas Basarnas DKI Jakarta, Ramli Prasetio, dalam keterangan resminya pada Jumat (7/3/2025) malam.

Lima korban yang masih dalam pencarian tersebut adalah Mondi (9 tahun) dan Yayar (50 tahun) di Kecamatan Simpenan, Darjat (60 tahun), Siti Maryam (35 tahun), dan Ahyar Fauzi (9 tahun) di Kecamatan Lengkong.

Di tengah upaya pencarian yang terus berlangsung, tim SAR gabungan berhasil menemukan dua jenazah korban, yaitu Zahra (40 tahun) dan putrinya, Nurul (3 tahun), warga Kampung Gumelar, Kelurahan Palabuhan Ratu. Kedua jenazah ditemukan dalam kondisi memilukan, berpelukan erat, sekitar 5 kilometer dari rumah mereka.

“Korban ibu dan anak ditemukan berpelukan, sebuah pemandangan yang sangat menyayat hati,” tutur Ramli.

Setelah berhasil dievakuasi, jenazah Zahra dan Nurul langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pelabuhanratu untuk proses identifikasi lebih lanjut.

Sebelumnya, satu korban lainnya telah ditemukan pada hari Kamis, sehingga total korban meninggal dunia akibat bencana ini menjadi tiga orang.

Bencana banjir dan longsor yang dipicu oleh hujan deras ini telah menyebabkan kerusakan parah di sejumlah wilayah di Kabupaten Sukabumi. Selain korban jiwa, ratusan warga terpaksa mengungsi karena rumah mereka terendam banjir atau tertimbun longsor.

Pemerintah daerah bersama berbagai pihak terkait terus berupaya memberikan bantuan kepada para korban, termasuk penyediaan tempat pengungsian, makanan, dan kebutuhan pokok lainnya.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di wilayah Sukabumi dan sekitarnya.(*)

Artikel ini telah dibaca 74 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Gelombang PHK Kerek Klaim BPJS Ketenagakerjaan, OJK Minta Industri Asuransi Perketat Manajemen Risiko

16 Mei 2026 - 22:00 WIB

Presiden Prabowo Optimistis Sinergi MBG dan Koperasi Desa Mampu Bangkitkan Ekonomi Rakyat

16 Mei 2026 - 20:31 WIB

Presiden Prabowo Subianto (tengah) secara simbolis menekan tombol peresmian operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Program ini merupakan upaya pemerintah untuk membangkitkan ekonomi rakyat dan memperkuat pertumbuhan ekonomi desa. (Foto: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)

Perkuat Ekonomi Kerakyatan, Presiden Prabowo Resmikan KDKMP Nasional; Jajaran Kodim 0622 Sukabumi Turut Hadir Virtual

16 Mei 2026 - 20:14 WIB

Dandim 0622/Kabupaten Sukabumi Letkol Inf Agung Ariwibowo (tengah) memberikan keterangan pers kepada awak media di depan Koperasi Merah Putih Desa Cimanggu, Palabuhanratu, Sabtu (16/5/2026).

Dorong Pariwisata Berbasis Masyarakat, Bupati Sukabumi Resmikan Desa Wisata Tikukur di Sukajaya

16 Mei 2026 - 17:30 WIB

Bupati Sukabumi H. Asep Japar (tengah) didampingi sejumlah tokoh dan pejabat, melakukan prosesi pemotongan pita janur kuning secara simbolis untuk menandai peresmian Desa Sukajaya sebagai Desa Wisata Tikukur di Bale Tikukur, Desa Sukajaya, Kecamatan Sukabumi, Sabtu (16/5/2026). Acara peresmian ini digelar bertepatan dengan Festival Seni Budaya Tikukur 2026 sebagai wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam mengembangkan pariwisata berbasis masyarakat.

Diduga Alami Infeksi Bakteri Berat Usai Terjatuh ke Septic Tank, Warga Sukabumi Tutup Usia

16 Mei 2026 - 11:06 WIB

Ilustrasi

Tragedi Jembatan Gantung Cibodas: Infrastruktur Lapuk Kembali Makan Korban, Warga Tagih Janji Pemerintah

16 Mei 2026 - 10:03 WIB

Warga berupaya mengevakuasi korban di dasar Jembatan Gantung Cibodas pada malam hari (kiri). Inset menunjukkan kondisi jembatan yang bobrok dan lapuk.
Trending di Sukabumi