Menu

Mode Gelap

Bencana · 6 Feb 2025 10:20 WIB

Warung Nasi dan Bengkel di Parungkuda Ludes Terbakar, Kerugian Capai Puluhan Juta Rupiah


					Kondisi warung nasi dan bengkel motor di Parungkuda setelah dilalap api pada Rabu malam (5/2/2025). Bangunan rata dengan tanah, hanya menyisakan puing dan atap seng yang menghitam. Perbesar

Kondisi warung nasi dan bengkel motor di Parungkuda setelah dilalap api pada Rabu malam (5/2/2025). Bangunan rata dengan tanah, hanya menyisakan puing dan atap seng yang menghitam.

JENTERANEWS.com – Sebuah warung nasi dan bengkel motor di Jalan Raya Parungkuda-Pakuwon, Kampung Pasir Leutik, Desa Parungkuda, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, dilalap api pada Rabu (5/2/2025) malam. Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 20.00 WIB ini menghanguskan seluruh bangunan beserta isinya, menyebabkan kerugian hingga puluhan juta rupiah.

Menurut pemilik warung nasi, Langkir (60 tahun), kebakaran terjadi saat ia sudah berada di rumah. Warungnya tutup pada pukul 18.00 WIB, sehingga ia tidak mengetahui langsung peristiwa tersebut. “Kejadian sekitar pukul 20.00 WIB. Saat itu saya sudah di rumah dan baru tahu dari saudara yang memberi kabar,” ujar Langkir. Ia mengungkapkan bahwa warungnya ludes terbakar dan hanya menyisakan atap seng. “Kerugian ditaksir sekitar Rp10 juta,” katanya.

Sementara itu, Maki Abdul Azis (25 tahun), yang tinggal di bengkel motor mengaku tidak mengetahui awal mula kebakaran karena sedang mandi. “Anak saya tiba-tiba menangis seperti ketakutan. Saat saya keluar dari kamar mandi untuk menenangkan anak, saya melihat api sudah membesar dari warung nasi milik Mas Langkir,” jelasnya.

Pemilik bengkel, Mohamad Basir (55 tahun), mengatakan bahwa seluruh isi bengkel, termasuk sparepart, alat-alat kerja, serta satu unit sepeda motor Honda Blade, habis terbakar. “Kerugian saya perkirakan mencapai Rp 50 juta,” katanya.

Wakil Komandan Posko Damkar Parungkuda IV, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Sukabumi, Sudirman mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 20.50 WIB. “Kami berangkat dari posko pada pukul 20.52 WIB dan tiba di lokasi pukul 20.55 WIB. Saat itu, api masih berkobar besar di warung nasi dan bengkel,” ujarnya.

Petugas pemadam kebakaran yang terdiri dari empat personil Damkar dan empat personel rescue segera melakukan pemadaman dengan satu unit mobil pemadam. Mereka dibantu anggota Polsek Parungkuda, Koramil, Satpol PP Kecamatan, BPBD, serta relawan Pramuka Peduli. “Alhamdulillah, sekitar 15 menit api berhasil dipadamkan. Namun, karena warung berbahan kayu, bangunan habis terbakar, hanya menyisakan atap seng. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, hanya kerugian materi,” kata Sudirman.

Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. “Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik,” pungkasnya.(*)

Laporan: Awang

Artikel ini telah dibaca 56 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Hujan Deras Picu Longsor di Lengkong Sukabumi, Satu Rumah Warga Rusak

6 Maret 2026 - 20:13 WIB

TPT Tower di Lengkong Sukabumi Longsor Akibat Cuaca Ekstrem

6 Maret 2026 - 20:05 WIB

Laporan Kebencanaan Nasional: BNPB Tangani Karhutla, Pergerakan Tanah, dan Cuaca Ekstrem

28 Februari 2026 - 19:24 WIB

Diguyur Hujan, Atap Rumah Warga di Nagrak Sukabumi Ambruk

27 Februari 2026 - 12:54 WIB

Tampak puing-puing material atap berupa bambu, kayu penyangga, dan genting yang berserakan menyusul ambruknya rumah milik Ibu Ipah di Kampung Cireundeu, Desa Girijaya, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Jumat (27/2/2026). Bangunan ini ambruk akibat struktur kayu yang lapuk tak kuat menahan guyuran hujan. (Foto: Dok. P2BK Nagrak)

Irigasi Sukawayana Jebol Dihantam Cuaca Ekstrem, Rumah Warga di Cikakak Sukabumi Rusak Berat

23 Januari 2026 - 20:12 WIB

Petugas P2BK Kecamatan Cikakak bersama tim gabungan dan warga meninjau kondisi rumah milik Bapak Aep yang rusak berat di Kampung Gunung Batu, Desa Sukamaju, Kabupaten Sukabumi, Jumat (23/1/2026). Kerusakan bagian dapur dan kamar tidur ini disebabkan oleh jebolnya Irigasi Sukawayana akibat cuaca ekstrem.

Korban Terakhir Laka Laut Pantai Sunset Sukabumi Ditemukan Meninggal Dunia

20 Januari 2026 - 13:22 WIB

Trending di Bencana