JENTERANEWS.com – Sebanyak 74 guru madrasah di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) Kota Sukabumi dinyatakan lulus Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Batch 1 tahun 2025. Kelulusan ini dipandang sebagai momentum penting dan strategis dalam upaya berkelanjutan Kemenag untuk meningkatkan kualitas dan profesionalisme tenaga pendidik di wilayah tersebut.
Puluhan pendidik yang berhasil menyelesaikan program intensif ini terdiri atas 38 guru mata pelajaran agama dan 36 guru mata pelajaran umum.
Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Kota Sukabumi, Rustandi, menyampaikan apresiasinya terhadap pencapaian para guru. Ia menekankan bahwa kelulusan ini merupakan cerminan dari komitmen kuat para guru dalam memperkuat kompetensi profesional mereka.
“Keberhasilan ini tidak hanya menjadi capaian personal, tetapi juga membawa dampak bagi peningkatan standar pembelajaran di madrasah,” ujar Rustandi, pada Senin (17/11).
Rustandi berharap, para guru yang telah lulus PPG dapat menjadi penggerak dalam mendorong peningkatan mutu pendidikan di satuan madrasah masing-masing.
Meskipun telah lulus PPG, Kemenag Kota Sukabumi terus mendorong para guru untuk tidak berhenti belajar. Rustandi menggarisbawahi pentingnya pengembangan diri berkelanjutan, yang dapat dilakukan melalui berbagai forum seperti: Seminar, Pelatihan, Bimbingan teknis (Bimtek) dan berbagai forum peningkatan kapasitas lainnya
Salah satu program unggulan yang kini diperkuat adalah pemanfaatan Platform MOOC Pintar Kemenag. Platform pembelajaran online ini disediakan oleh Kemenag RI untuk memfasilitasi pelatihan yang lebih fleksibel dan terarah, menyesuaikan kebutuhan individual guru.
“MOOC Pintar Kemenag menjadi media strategis dalam meningkatkan keterampilan guru di era digital,” jelas Rustandi. Melalui platform ini, guru dapat memperbarui metode mengajar, memahami teknologi pendidikan, serta menambah wawasan baru secara mandiri.
Dengan bertambahnya 74 guru bersertifikasi profesional, Kemenag Kota Sukabumi menyatakan optimistis bahwa mutu layanan pendidikan madrasah akan semakin meningkat.
“Kualitas pendidikan hanya dapat terbangun jika guru memiliki semangat profesionalisme yang konsisten dan terus membuka diri terhadap pembaruan,” cetusnya.
Ke depan, Kemenag berkomitmen untuk terus memperluas dukungan pembinaan dan pelatihan. Tujuannya adalah memastikan para guru mampu menjawab tantangan pendidikan modern dan memenuhi harapan masyarakat akan kualitas pendidikan yang prima.(*)
Laporan : Denny Nurman
Editor Hamjah















