Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 18 Nov 2025 12:23 WIB

74 Guru Madrasah di Kota Sukabumi Lulus PPG 2025: Momentum Krusial Peningkatan Mutu Pendidikan Kemenag


					Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Kota Sukabumi, Rustandi (tengah), memberikan arahan kepada puluhan guru madrasah yang baru saja lulus PPG tahun 2025. Kemenag berharap para guru dapat menjadi penggerak dalam peningkatan kualitas pendidikan di era digital, salah satunya melalui pemanfaatan platform MOOC Pintar. Perbesar

Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Kota Sukabumi, Rustandi (tengah), memberikan arahan kepada puluhan guru madrasah yang baru saja lulus PPG tahun 2025. Kemenag berharap para guru dapat menjadi penggerak dalam peningkatan kualitas pendidikan di era digital, salah satunya melalui pemanfaatan platform MOOC Pintar.

JENTERANEWS.com – Sebanyak 74 guru madrasah di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) Kota Sukabumi dinyatakan lulus Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Batch 1 tahun 2025. Kelulusan ini dipandang sebagai momentum penting dan strategis dalam upaya berkelanjutan Kemenag untuk meningkatkan kualitas dan profesionalisme tenaga pendidik di wilayah tersebut.

Puluhan pendidik yang berhasil menyelesaikan program intensif ini terdiri atas 38 guru mata pelajaran agama dan 36 guru mata pelajaran umum.

Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Kota Sukabumi, Rustandi, menyampaikan apresiasinya terhadap pencapaian para guru. Ia menekankan bahwa kelulusan ini merupakan cerminan dari komitmen kuat para guru dalam memperkuat kompetensi profesional mereka.

“Keberhasilan ini tidak hanya menjadi capaian personal, tetapi juga membawa dampak bagi peningkatan standar pembelajaran di madrasah,” ujar Rustandi, pada Senin (17/11).

Rustandi berharap, para guru yang telah lulus PPG dapat menjadi penggerak dalam mendorong peningkatan mutu pendidikan di satuan madrasah masing-masing.

Meskipun telah lulus PPG, Kemenag Kota Sukabumi terus mendorong para guru untuk tidak berhenti belajar. Rustandi menggarisbawahi pentingnya pengembangan diri berkelanjutan, yang dapat dilakukan melalui berbagai forum seperti: Seminar, Pelatihan, Bimbingan teknis (Bimtek) dan berbagai forum peningkatan kapasitas lainnya

Salah satu program unggulan yang kini diperkuat adalah pemanfaatan Platform MOOC Pintar Kemenag. Platform pembelajaran online ini disediakan oleh Kemenag RI untuk memfasilitasi pelatihan yang lebih fleksibel dan terarah, menyesuaikan kebutuhan individual guru.

“MOOC Pintar Kemenag menjadi media strategis dalam meningkatkan keterampilan guru di era digital,” jelas Rustandi. Melalui platform ini, guru dapat memperbarui metode mengajar, memahami teknologi pendidikan, serta menambah wawasan baru secara mandiri.

Dengan bertambahnya 74 guru bersertifikasi profesional, Kemenag Kota Sukabumi menyatakan optimistis bahwa mutu layanan pendidikan madrasah akan semakin meningkat.

“Kualitas pendidikan hanya dapat terbangun jika guru memiliki semangat profesionalisme yang konsisten dan terus membuka diri terhadap pembaruan,” cetusnya.

Ke depan, Kemenag berkomitmen untuk terus memperluas dukungan pembinaan dan pelatihan. Tujuannya adalah memastikan para guru mampu menjawab tantangan pendidikan modern dan memenuhi harapan masyarakat akan kualitas pendidikan yang prima.(*)


Laporan : Denny Nurman

Editor Hamjah


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 31 kali

Baca Lainnya

Napi Lapas Warungkiara Kabur Saat Masa Asimilasi, Petugas dan Kepolisian Gelar Pengejaran

20 Agustus 2026 - 19:58 WIB

Foto Patah alias Acil, narapidana kasus pencurian yang dilaporkan kabur dari Lapas Kelas IIA Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, saat menjalani program asimilasi. (Foto: Dok. Lapas Warungkiara)

Perkuat Tata Kelola Pembudayaan Hidup Sehat, Dinkes Jabar Gelar Bimtek Lintas Sektor di Sukabumi

20 Agustus 2026 - 17:43 WIB

Suasana pemaparan materi dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Pendampingan Pembudayaan Hidup Sehat (PHS) Tingkat Kabupaten Sukabumi yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat di Pendopo Sukabumi, Kamis (20/8/2026). Kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas teknis dan manajerial lintas sektor guna mendorong perubahan perilaku hidup sehat di masyarakat.

Pastikan Kesiapan Fisik dan Administrasi KDKMP, Sekda Sukabumi Hadiri Rakornas Percepatan Verval

20 Agustus 2026 - 17:25 WIB

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman (tengah depan berbatik hitam dan kacamata), didampingi jajaran pimpinan perangkat daerah, mendengarkan pemaparan Deputi Bidang Pengawasan Koperasi Kementerian Koperasi RI dalam Rakornas Percepatan Verval Gerai KDKMP secara daring dari Pendopo Sukabumi, Kamis (20/8/2026). Di sebelah kiri Sekda (wanita berhijab) dan sebelah kanannya (pria berbatik) adalah bagian dari tim pendamping.

Sidang Kematian Nizam Syafei: Ahli Forensik Sebut Penyakit Kronis Sebagai Penyebab, Perkuat Pembelaan Ibu Tiri

20 Agustus 2026 - 16:51 WIB

Terdakwa Teni Ridha Shi alias TR saat menjalani sidang lanjutan beragendakan pemeriksaan saksi ahli di Pengadilan Negeri (PN) Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Rabu (19/8/2026).

Tiga Hari Hilang, Mahasiswa Asal Jakarta Ditemukan Meninggal Dunia di Perairan Citepus Sukabumi

20 Agustus 2026 - 16:29 WIB

Tim gabungan dari Satpolairud Polres Sukabumi, Basarnas, dan TNI AL mengevakuasi jasad korban tenggelam, Ahmad Nadif Fadilah (21), menggunakan kantong mayat di bibir Pantai Dolpin Citepus, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Rabu (19/8/2026). Jasad mahasiswa asal Jakarta Selatan itu ditemukan mengapung setelah tiga hari dinyatakan hilang di Pantai Karangnaya.

Korupsi APBDes Rp574 Juta untuk Renovasi Rumah, Kaur Keuangan Desa di Sukabumi Resmi Ditahan

19 Agustus 2026 - 08:21 WIB

Petugas Walsus Kejari Sukabumi mengawal seorang tahanan menuju mobil tahanan (atau ke dalam gedung, tidak jelas dari gambar) usai menjalani pemeriksaan. Tahanan tersebut mengenakan rompi oranye khas tahanan Kejari Sukabumi.
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca