Menu

Mode Gelap

Kabar Daerah · 20 Jan 2024 09:48 WIB

Empat KK Mengungsi Akibat Rumahnya Ambruk Diterjang Hujan Angin di Sukaraja Sukabumi


					Empat KK Mengungsi Akibat Rumahnya Ambruk Diterjang Hujan Angin di Sukaraja Sukabumi Perbesar

JENTERANEWS.com – Sebanyak empat kepala keluarga (KK) di Kampung Babakanpamoyanan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat terpaksa harus mengungsi ke rumah kerabatnya terdekat karena sebagian rumah yang didiami mereka roboh setelah diterjang angin kencang yang bersamaan dengan turunnya hujan deras pada Jumat (19/1/2024).Empat KK Mengungsi Akibat Rumahnya Ambruk Diterjang Hujan Angin di Sukaraja Sukabumi

“Tidak ada korban luka apalagi jiwa pada peristiwa yang terjadi di RT 001/006, Desa Selawangi, Kecamatan Sukaraja ini. Namun, seluruh penghuni rumah harus mengungsi ke rumah kerabatnya,” kata Humas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi Sandra Fitria di Sukabumi, Jumat (19/1/2024).

Informasi yang dihimpun dan Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Sukaraja, sebelum satu rumah yang dihuni empat KK tersebut roboh, sempat turun hujan deras disertai angin kencang.

Diduga karena kencangnya hembusan angin, sebagian atap dan bangunan rumah permanen milik Andri tersebut akhirnya roboh. Saat kejadian, seluruh penghuni rumah tidak berada di ruangan yang roboh (ruang tengah dan dapur).

Robohnya rumah itu juga disebabkan sebagian rangka bangunan yang sudah keropos. Khawatir terjadi kejadian serupa, seluruh penyintas bencana yang mendiami rumah itu memilih mengungsi sementara.

Menurut Sandra, P2BK Sukaraja dan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Sukaraja sudah meninjau ke lokasi kejadian dan membantu penghuni rumah untuk mengevakuasi sejumlah barang.

“Dari hasil asesmen yang dilakukan P2BK Sukaraja, adapun kebutuhan mendesak penyintas bencana angin kencang ini yakni material bangunan, sandang serta pangan,” tambahnya.

Sandra mengatakan wilayah Kabupaten Sukabumi yang dilanda hujan deras disertai angin kencang sejak Jumat dini hari hingga sore memicu terjadinya bencana hidrometeorologi yang sejumlah titik.

Ia mengimbau masyarakat waspada dengan kondisi cuaca buruk yang diprediksi akan terjadi dalam beberapa hari ke depan sesuai prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).(*)


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 38 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Anggota DPRD Sukabumi H. Loka Tresnajaya Apresiasi Purna Tugas Camat Cicurug dalam Momentum Halal Bihalal

30 April 2026 - 18:36 WIB

Suasana hangat saat penyampaian sambutan dalam acara Halal Bihalal sekaligus Pengantar Purna Tugas Camat Cicurug, Judi Budimansjah, S.IP., A.Kp., di Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Kamis (30/4/2026). Acara ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus pemberian penghormatan atas dedikasi pengabdian beliau di wilayah tersebut.

Susun Baseline RP3KP, Pemkab Sukabumi Targetkan Penataan Kawasan Kumuh Tuntas 2027

22 April 2026 - 18:30 WIB

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman (tengah), didampingi pejabat terkait dari Dinas Perkim saat memberikan pengarahan dalam rapat pembahasan Baseline Dokumen Rencana Pembangunan Pengembangan Perumahan Kawasan Pemukiman (RP3KP) di Pendopo Sukabumi. Pertemuan ini bertujuan untuk menghimpun masukan dari berbagai pihak guna menghasilkan dokumen yang komprehensif bagi pembangunan daerah.

Akibat Hujan Deras Berdurasi Lama, Satu Rumah di Parakansalak Sukabumi Ambruk

6 April 2026 - 21:29 WIB

Bocah Empat Tahun di Kalibunder Sukabumi Meninggal Dunia Usai Terpeleset ke Parit Saat Hujan Deras

6 April 2026 - 21:21 WIB

Hujan Deras Picu Longsor di Tiga Titik Desa Pawenang Sukabumi, Akses Jalan dan Rumah Warga Terancam

6 April 2026 - 21:09 WIB

Ditinggal Pemilik ke Kebun, Rumah Panggung di Ciracap Sukabumi Ludes Dilalap Si Jago Merah

6 April 2026 - 18:17 WIB

Trending di Bencana

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca