Menu

Mode Gelap

Bencana · 23 Jun 2024 16:28 WIB

Diduga Korsleting Listrik, 3 Kios di Gunungguruh Sukabumi Hangus Terbakar


					Diduga Korsleting Listrik, 3 Kios di Gunungguruh Sukabumi Hangus Terbakar Perbesar

JENTERANEWS.com – Sebanyak 3 kios di Kampung Mekarjaya Rt 004 Rt 002 Desa Sirnaresmi Kecamatan Gunungguruh Kabupaten Sukabumi hangus terbakar. Penyebab kebakaran diduga karena kegagalan pada instalasi listrik. Minggu (23/6/2024).

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Gunungguruh Ade Suparman, mengatakan tragedi mengejutkan terjadi sekitar pukul 11.30 Wib. tiga kios milik pedagang setempat telah dilalap api yang di duga berasal dari korsleting listrik.

“Berdasarkan keterangan para saksi api bermula dari kios Jajang, kemudian merembet ke kios Indra dan kios Dendi,” kata Ade.

Kerusakan yang ditimbulkan sungguh fatal. Tiga kios yang bersebelahan hangus terbakar, meninggalkan kerugian yang tidak sedikit bagi para pemilik.

“Barang dagangan, peralatan, dan dekorasi yang telah mereka kumpulkan selama bertahun-tahun lenyap dalam sekejap. Api dengan cepat merambat karena kios tersebut berdempetan, ditambah lagi banyaknya material yang mudah terbakar.” Ungkapnya.

Usaha pemadaman api berlangsung tegang dan dramatis. Tim pemadam kebakaran yang tanggap segera dikerahkan ke lokasi. Dengan menerjunkan 4 unit mobil damkar.

“Didukung oleh peralatan pemadam yang memadai dan usaha keras dari tim, api berhasil dikontrol dalam beberapa jam” ungkapnya.

Penduduk setempat dan pedagang lain juga tak segan untuk membantu, baik dengan menyediakan akses air maupun mengevakuasi barang dagangan yang masih bisa diselamatkan.

“Solidaritas warga dalam menghadapi bencana ini, sungguh membangkitkan rasa haru” ucapnya.

Tidak ada korban jiwa ataupun luka dalam peristiwa ini adapun kerugian di tafsir sekira 150 juta rupiah.

P2BK memberi himbauan agar semua pedagang bisa lebih waspada dan siap menghadapi situasi darurat.

“Tragedi ini menjadi pengingat bahwa keselamatan adalah prioritas yang tidak bisa ditawar lagi.”pungkasnya.(*)

Artikel ini telah dibaca 26 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Hujan Deras Picu Longsor di Cikidang Sukabumi, Tiga Kepala Keluarga Terancam

22 Mei 2026 - 09:19 WIB

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) BPBD Kabupaten Sukabumi bersama warga setempat bergotong royong membersihkan material tanah longsor di Kampung Cikamuning, Desa Sampora, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, Jumat (22/5/2026) pagi.

Hujan Deras Picu Longsor di Sukalarang, Satu Warga Sukamaju Tewas Tertimbun

16 April 2026 - 20:24 WIB

Petugas gabungan meninjau lokasi tanah longsor yang menimbun area permukiman warga di Kampung Gria Sukamaju, Sukalarang, Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (16/4/2026) sore.

Baru Tiga Bulan Diresmikan, Jembatan Darurat di Nyalindung Sukabumi Hanyut Diterjang Arus Deras

15 April 2026 - 07:21 WIB

Kerangka jembatan darurat berbahan bambu di Desa Bojongsari, Kecamatan Nyalindung, Sukabumi, tampak terseret dan tersangkut di aliran sungai yang meluap setelah diguyur hujan deras, Selasa (14/4/2026). Jembatan ini, yang baru berusia kurang dari tiga bulan, kini putus total dan tidak bisa digunakan.

Diterjang Longsor dan Banjir Bandang, Akses Sukabumi-Sagaranten Terapkan Buka-Tutup

14 April 2026 - 16:54 WIB

petugas gabungan, yang terdiri dari personel Dinas Pekerjaan Umum (PU) Wilayah II dan relawan setempat, berupaya keras menyingkirkan material batu dan lumpur yang menyumbat sebagian ruas jalan provinsi Sukabumi-Sagaranten di Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Selasa (14/4/2026)

Hujan Deras Picu Longsor di Sukalarang Sukabumi, Satu Rumah Rusak Berat dan Warga Terluka

12 April 2026 - 09:19 WIB

Kondisi salah satu rumah warga di Kampung Gria Sukamaju, Desa Sukamaju, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, yang hancur usai diterjang material tebing longsor, Sabtu (11/4/2026). Tingginya intensitas hujan memicu longsoran tebing setinggi 7 meter yang menjebol dinding rumah dan menyebabkan satu orang terluka. (Foto: Dok. P2BK Sukalarang)

Hujan Deras Picu Longsor di Tiga Titik Desa Pawenang Sukabumi, Akses Jalan dan Rumah Warga Terancam

6 April 2026 - 21:09 WIB

Trending di Bencana