Menu

Mode Gelap

Laporan: Aris Jampang · 17 Jul 2024 16:41 WIB

Pacu Produktivitas Padi Nasional, Kementan Gelar Rakor di Wilayah VII Kab.Sukabumi Gencarkan Pompanisasi untuk Perluasan Areal Tanam (PAT)


					Kementerian Pertanian Gelar Kordinasi Teknis Program Penambahan Areat Tanam (PAT) Di Kabupaten Sukabumi
Perbesar

Kementerian Pertanian Gelar Kordinasi Teknis Program Penambahan Areat Tanam (PAT) Di Kabupaten Sukabumi

JENTERANEWS.com – Kementerian Pertanian, bersama Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Forkompimcam Sagatranten, dan Kelompok Tani mengadakan rapat koordinasi untuk program penambahan luas tanam (PAT) di GOR  Desa Pasanggrahan Kecamatan Sagaranten Kabupaten Sukabumi. Rabu (17/7/2024).

Rapat koordinasi teknis untuk mempercepat program penambahan area tanam (PAT) di Kabupaten Sukabumi di Wilayah VII Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi dihadiri oleh berbagai pihak, antara lain Ketua Kelompok Substansi PVT dari Pusat PVTPP Kementerian Pertanian, Kabid Alsintan Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Camat Sagaranten, Kapolsek Sagaranten Polres Sukabumi, Danramil 0622-11 Sagaranten, Kepala UPTD Dinas Pertanian Wilayah VII, BPP Pertanian Wilayah VII, dan Kelompok Tani Wilayah VII Kabupaten Sukabumi.

 Kordinasi Teknis Program Penambahan Areat Tanam (PAT) Di Kabupaten Sukabumi

peserta Rapat Kordinasi Teknis Program Penambahan Areat Tanam (PAT) Di GOR desa Pasanggrahan Kecamatan Sagaranten Kabupaten Sukabumi Rabu (17/7/2024)

Dalam sesi kegiatan, Ketua Kelompok Substansi PVT, Pusat PVTPP Kementerian Pertanian, Nurdini Khadijah, SP. MP, menyatakan bahwa program Penambahan Areat Tanam (PAT) yang dicanangkan oleh Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, bertujuan untuk menghadapi potensi kelangkaan pangan yang disebabkan oleh cuaca ekstrim seperti fenomena El Nino.

” Program Penambahan Areat Tanam (PAT) yang dicanangkan oleh Menteri Pertanian ini, bertujuan untuk menghadapi ancaman kekurangan pangan yang disebabkan oleh cuaca ekstrem seperti El Nino. ” Kata Nurdini

Ia menjelaskan bahwa fokus kegiatan program tersebut adalah untuk melakukan optimalisasi lahan, pompanisasi, dan peningkatan luas tanam guna meningkatkan produksi padi. Lima kecamatan di UPTD Wilayah VII memiliki target PAT terbesar kedua di Kabupaten Sukabumi setelah UPTD Wilayah VI

“Rapat Koordinasi Teknis Akselerasi PAT ini adalah bagian dari usaha Kementerian Pertanian untuk menyatukan dan mempercepat pelaksanaan program PAT guna menjaga ketersediaan pangan nasional.” Terangnya

Nurdini menambahkan, pompanisasi merupakan solusi cepat dalam menghadapi el nino di sejumlah daerah. Nantinya, sistem pompa ini akan terintegrasi dengan paket layanan solar alsintan dan juga benih gratis bagi para petani yang mau mempercepat tanam

“Salah satu strategi peningkatan produksi pertanian adalah gerakan pompanisasi yakni penggunaan pompa air untuk mengoptimalkan irigasi dan pengairan lahan pertanian, sehingga menghasilkan panen dan produktivitas yang tinggi”terangnya.

Lanjutnya, wilayah VII Kabupaten Sukabumi telah menerima sebanyak 115 unit pompa, dengan target luas tanam padi sebesar 3655 Hektar. Hingga tanggal 16 Juli 2024, luas tanam yang telah tercapai mencapai 2.300 Hektar atau sekitar 62,93%. Kecamatan Cidadap memiliki realisasi terendah yaitu 27,26%, sementara Kecamatan Sagaranten memiliki realisasi tertinggi mencapai 106,16%. Meskipun telah mencapai target, Kecamatan Sagaranten masih menerima bantuan pompa dan alsintan untuk memperluas areal tanam guna meningkatkan produktivitas padi di Kabupaten Sukabumi secara keseluruhan..(*)

Artikel ini telah dibaca 24 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Kawal Aspirasi Warga, Komisi III DPRD Sukabumi Pastikan Musrenbang Sagaranten Tepat Sasaran

12 Februari 2026 - 16:10 WIB

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Sukabumi, Paoji Nurjaman, S.E. (tengah), saat menghadiri Musrenbang Kecamatan Sagaranten, Kamis (12/2/2026). Kehadirannya untuk memastikan 60 usulan prioritas desa terakomodasi dalam perencanaan pembangunan tahun 2027.

Songsong Pembangunan 2027, Kecamatan Sagaranten Fokus Perkuat Ekosistem Agroindustri dan Pariwisata

12 Februari 2026 - 15:54 WIB

Suasana pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Sagaranten untuk penyusunan RKPD Tahun 2027 yang berlangsung di Aula Kantor Kecamatan, Kamis (12/2/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh Forkopimcam, anggota DPRD, serta perwakilan masyarakat dari 12 desa.

Perkuat Sinergi Hukum dan Infrastruktur, Kejati Jabar Gandeng Jasa Marga Group dalam Perjanjian Kerjasama Strategis

10 Februari 2026 - 17:50 WIB

Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, Dr. Hermon Dekristo, S.H., M.H. (kiri) bersama Direktur Pengembangan Usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Ari Respati (kanan), menunjukkan naskah Perjanjian Kerjasama yang telah ditandatangani di Aula R. Soeprapto, Kantor Kejati Jabar, Bandung, Selasa (10/02/2026). Kerjasama ini mencakup koordinasi pelaksanaan tugas dan fungsi hukum antara kedua instansi.

Desa Sagaranten Torehkan Sejarah, Dua Fasilitas Publik Diresmikan Pucuk Pimpinan Daerah

5 Februari 2026 - 16:16 WIB

Bupati Sukabumi, Asep Japar (tengah), didampingi Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali (kiri), dan Kepala Desa Sagaranten, Santi Sulastri, melakukan pengguntingan pita sebagai tanda peresmian Masjid Jami Al-Insyirah dan Gedung Serbaguna Bale Binangkit di Desa Sagaranten, Kamis (05/02/2026).

Gelar Reses Pertama Tahun 2026, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Tekankan Disiplin Input SIPD dan Sinkronisasi Asta Cita

3 Februari 2026 - 12:36 WIB

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Muntawali (berdiri) saat memberikan paparan terkait pentingnya sinkronisasi Pokir dan SIPD kepada masyarakat dalam kegiatan Reses Ke-1 Tahun Sidang 2026 di Desa Sagaranten, Rabu (3/2/2026).

Perkuat Ketahanan Gizi, SPPG Pasanggrahan 2 Resmi Beroperasi di Sagaranten Sukabumi

29 Januari 2026 - 13:00 WIB

Camat Sagaranten, R. Ade Akhsan Bratadiredja, didampingi unsur Forkopimcam menyerahkan paket Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada salah seorang siswa saat peresmian SPPG Sukabumi Sagaranten Pasanggrahan 2, Kamis (29/1/2026). Kehadiran unit ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan gizi 1.700 porsi bagi siswa di wilayah tersebut.
Trending di Laporan: Aris Jampang