Menu

Mode Gelap

News · 20 Jul 2024 18:07 WIB

Dua Hari Tak Keluar Kamar Ternyata Pria Paruh Baya Di Cikole Sukabumi Meninggal Dunia


					Sat Reskrim Polres Sukabumi Kota bersama Polsek Cikole melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara) hari itu juga langsung mendatangi rumah kos korban. Perbesar

Sat Reskrim Polres Sukabumi Kota bersama Polsek Cikole melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara) hari itu juga langsung mendatangi rumah kos korban.

JENTERANEWS.com – Sosok mayat Pria berinisial AS (59) yang hidup seorang diri ditemukan tewas di tempat kosnya di Gang Ajid II Cikole kota Sukabumi. AS Ditemukan tetangganya yang curiga karena AS tak keluar kamar sejak Jumat 19 Juli kemarin.

Berdasarkan informasi yang berhasil dikumpulkan, AS adalah seorang pria yang mengklaim berasal dari Cugenang Cianjur. Dia telah tinggal di kamar kos milik Hj. Tati selama dua tahun.

AS pertama kali ditemukan dalam posisi tengkurap dan meninggal dunia oleh Hj. Tati, pemilik rumah Kos, saat ia memeriksa keberadaan AS yang sudah lama tidak terlihat pada hari Jumat (19/7) sekitar pukul 08.00 WIB.

ujar Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Rita Suwadi melalui Kasat Reskrim, AKP Bagus Panuntun membenarkan terkait adanya mayat pria yang di temukan tewas oleh pemilik rumah kos.

“Ya benar, sekitar jam 08.00 WIB tadi, kami menerima laporan tentang penghuni kos yang ditemukan meninggal di kamar kosnya di Gang Ajid II Cikole Sukabumi,”kata AKP Bagus Panuntun.

Satuan Reserse Kriminal Polres Sukabumi Kota beserta Polsek Cikole turun langsung ke rumah kos korban untuk melakukan penyelidikan di lokasi kejadian.

“Kami segera mendatangi  lokasi dan melakukan penyelidikan di tempat kejadian serta meminta keterangan dari beberapa saksi atau tetangga yang mengenal atau tinggal di sekitar tempat kos jenazah tersebut.” Terangnya.

Ia menuturkan pihaknya telah mendapatkan konfirmasi dari pihak keluarga jenazah yang menolak proses otopsi.

“Jadi setelah pengecekan, kami bersama pihak Dinkes (Dinas Kesehatan) Kota Sukabumi mengevakuasi jenazah ke RSUD R. Syamsudin, S.H. dan informasi yang kami terima bahwa pihak keluarga menolak proses otopsi dan memilih untuk membawa jenazah kepada pihak keluarga di Cianjur untuk dimakamkan,” tutur Bagus.

“Kami dari Kepolisian mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah berperan aktif dalam menjaga kondusifitas keamanan dan ketertiban masyarakat, serta memberikan informasi mengenai kejadian-kejadian yang terjadi di sekitarnya.” tutupnya.(*)

Artikel ini telah dibaca 40 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Kecelakaan Maut di Jalur Gekbrong: Diduga Rem Blong, Truk Tangki Hantam Minibus dan Pohon, Satu Tewas

22 Mei 2026 - 13:43 WIB

Petugas gabungan dari Satlantas Polres Cianjur dan tim BPBD Kabupaten Cianjur tengah berupaya mengevakuasi korban dan membersihkan material di lokasi kecelakaan maut Jalan Raya Gekbrong, Warungkondang, Kamis (21/05/2026) malam. Kecelakaan yang melibatkan truk tangki dan minibus ini menelan satu korban jiwa.

Pasca-Libur Panjang, Harga BBM BUMN dan Swasta Kompak Stabil, Pemerintah Ungkap Alasan Tahan Harga Subsidi

21 Mei 2026 - 13:17 WIB

BGN Gandeng KPK Susun Rencana Aksi, Tutup Celah Korupsi Program Makan Bergizi Gratis

21 April 2026 - 16:30 WIB

Visualisasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang kini menjadi fokus pengawasan ketat oleh Badan Gizi Nasional dan KPK guna memastikan transparansi dan mencegah potensi korupsi yang telah diidentifikasi

Wujudkan Generasi Cerdas dan Sehat, SPPG Padasenang Gelar Sosialisasi Program MBG di SDN Banjarsari

21 April 2026 - 11:02 WIB

Suasana pertemuan sosialisasi Program Makan Bergizi (MBG) oleh SPPG Sukabumi Cidadap Padasenang di SDN Banjarsari, Desa Banjarsari, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (21/4/2026).

Damkar Kabupaten Sukabumi Sukses Evakuasi Ular Sanca dari Pemukiman Warga di Palabuhanratu

18 April 2026 - 20:31 WIB

Petugas Damkarmat Kabupaten Sukabumi berhasil mengamankan ular sanca dari pemukiman warga di Kampung Jayanti, Desa Jayanti, Palabuhanratu, Sabtu (18/4/2026). Evakuasi berjalan lancar tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiil.

Harga Elpiji 12 Kg Merangkak Naik, Menteri ESDM Bahlil Pastikan Pasokan Gas 3 Kg Aman

18 April 2026 - 07:36 WIB

Trending di News