JENTERANEWS.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Curugkembar pada Jumat sore mengakibatkan bencana tanah longsor dan putusnya beberapa jembatan. Suryana, Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Curugkembar, melaporkan bahwa kondisi ini menyebabkan akses jalan terputus total dan mengganggu aktivitas masyarakat.
Berdasarkan hasil assessment sementara, sejumlah titik mengalami kerusakan parah. Di Desa Curugkembar, longsor menutupi total akses jalan di Kampung Pasir Tengah RT 04/04. Sementara itu, jembatan di Kampung Cisalada RT 04/05, Kampung Tutugan RT 03/04, dan Kampung Puncak Lonceng RT 01/04 mengalami kerusakan total.
Di Desa Nagrakjaya, jembatan penghubung antara Desa Nagrakjaya dan Desa Cibitung yang terletak di Kampung Poledang RT 02/04 juga putus total. Hal ini menyebabkan akses antara Kecamatan Curugkembar dan Kecamatan Sagaranten terputus.
Akibat bencana ini, aktivitas masyarakat, terutama anak sekolah, terhambat. Akses untuk bepergian menjadi sangat terbatas. Suryana menjelaskan bahwa masih ada beberapa lokasi bencana yang belum terdata akibat kondisi hujan dan gelap. Pendataan akan dilanjutkan pada hari besok.
P2BK Kecamatan Curugkembar telah melakukan koordinasi dengan perangkat desa, kecamatan, posramil, dan polsek untuk melakukan assessment ke lokasi kejadian. Namun, kebutuhan mendesak saat ini adalah alat berat untuk membersihkan longsoran dan pembangunan jembatan sementara agar akses masyarakat dapat kembali pulih.
Hingga saat ini, hujan masih turun dengan intensitas sedang. Kondisi ini diperkirakan akan menghambat proses penanganan bencana.(*)















