JENTERANEWS.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi bergerak cepat dalam menangani lonjakan sampah pasca libur Tahun Baru. Fokus utama diarahkan pada kawasan wisata populer, seperti Palabuhanratu, untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan pengunjung.
Kepala DLH Kabupaten Sukabumi, Prasetyo, mengungkapkan bahwa pihaknya telah meningkatkan frekuensi pengangkutan sampah menjadi tiga kali sehari. “Kami berkomitmen untuk memastikan sampah tidak menumpuk dan lingkungan tetap bersih,” tegasnya, Kamis (2/1/25).
Peningkatan jumlah armada pengangkut sampah dan personel kebersihan menjadi langkah strategis DLH Sukabumi dalam menghadapi tantangan ini. Prasetyo menambahkan, “Kami telah mengerahkan seluruh sumber daya yang ada untuk mengatasi masalah sampah pasca liburan.”
Selain upaya intensifikasi pengangkutan sampah, DLH Sukabumi juga gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat, khususnya para pelaku usaha di kawasan wisata. “Kami mengajak semua pihak untuk berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan. Wisatawan juga kami imbau untuk membuang sampah pada tempatnya,” imbuh Prasetyo.
Palabuhanratu, sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Sukabumi, menjadi perhatian khusus. DLH Sukabumi memprioritaskan pengangkutan sampah di kawasan ini untuk mencegah dampak negatif terhadap lingkungan dan citra pariwisata daerah.
“Kami ingin memastikan Palabuhanratu tetap menjadi destinasi wisata yang bersih dan nyaman bagi pengunjung. Kebersihan lingkungan akan berdampak positif terhadap kunjungan wisatawan dan perekonomian daerah,” jelas Prasetyo.
Upaya DLH Sukabumi dalam menangani masalah sampah pasca liburan ini menunjukkan komitmen yang kuat dalam menjaga lingkungan hidup. Langkah-langkah konkret yang diambil diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam pengelolaan sampah, khususnya di kawasan wisata.(*)















