Menu

Mode Gelap

News · 2 Jan 2025 15:10 WIB

DLH Sukabumi Genjot Pengangkutan Sampah Pasca Libur Tahun Baru, Fokus di Kawasan Wisata


					Petugas Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sukabumi bekerja keras mengangkut tumpukan sampah di kawasan wisata Palabuhanratu untuk menjaga kebersihan lingkungan pasca liburan Tahun Baru. Perbesar

Petugas Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sukabumi bekerja keras mengangkut tumpukan sampah di kawasan wisata Palabuhanratu untuk menjaga kebersihan lingkungan pasca liburan Tahun Baru.

JENTERANEWS.com Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi bergerak cepat dalam menangani lonjakan sampah pasca libur Tahun Baru. Fokus utama diarahkan pada kawasan wisata populer, seperti Palabuhanratu, untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan pengunjung.

Kepala DLH Kabupaten Sukabumi, Prasetyo, mengungkapkan bahwa pihaknya telah meningkatkan frekuensi pengangkutan sampah menjadi tiga kali sehari. “Kami berkomitmen untuk memastikan sampah tidak menumpuk dan lingkungan tetap bersih,” tegasnya, Kamis (2/1/25).

Peningkatan jumlah armada pengangkut sampah dan personel kebersihan menjadi langkah strategis DLH Sukabumi dalam menghadapi tantangan ini. Prasetyo menambahkan, “Kami telah mengerahkan seluruh sumber daya yang ada untuk mengatasi masalah sampah pasca liburan.”

Selain upaya intensifikasi pengangkutan sampah, DLH Sukabumi juga gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat, khususnya para pelaku usaha di kawasan wisata. “Kami mengajak semua pihak untuk berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan. Wisatawan juga kami imbau untuk membuang sampah pada tempatnya,” imbuh Prasetyo.

Palabuhanratu, sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Sukabumi, menjadi perhatian khusus. DLH Sukabumi memprioritaskan pengangkutan sampah di kawasan ini untuk mencegah dampak negatif terhadap lingkungan dan citra pariwisata daerah.

“Kami ingin memastikan Palabuhanratu tetap menjadi destinasi wisata yang bersih dan nyaman bagi pengunjung. Kebersihan lingkungan akan berdampak positif terhadap kunjungan wisatawan dan perekonomian daerah,” jelas Prasetyo.

Upaya DLH Sukabumi dalam menangani masalah sampah pasca liburan ini menunjukkan komitmen yang kuat dalam menjaga lingkungan hidup. Langkah-langkah konkret yang diambil diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam pengelolaan sampah, khususnya di kawasan wisata.(*)

Artikel ini telah dibaca 37 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

BGN Gandeng KPK Susun Rencana Aksi, Tutup Celah Korupsi Program Makan Bergizi Gratis

21 April 2026 - 16:30 WIB

Visualisasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang kini menjadi fokus pengawasan ketat oleh Badan Gizi Nasional dan KPK guna memastikan transparansi dan mencegah potensi korupsi yang telah diidentifikasi

Wujudkan Generasi Cerdas dan Sehat, SPPG Padasenang Gelar Sosialisasi Program MBG di SDN Banjarsari

21 April 2026 - 11:02 WIB

Suasana pertemuan sosialisasi Program Makan Bergizi (MBG) oleh SPPG Sukabumi Cidadap Padasenang di SDN Banjarsari, Desa Banjarsari, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (21/4/2026).

Damkar Kabupaten Sukabumi Sukses Evakuasi Ular Sanca dari Pemukiman Warga di Palabuhanratu

18 April 2026 - 20:31 WIB

Petugas Damkarmat Kabupaten Sukabumi berhasil mengamankan ular sanca dari pemukiman warga di Kampung Jayanti, Desa Jayanti, Palabuhanratu, Sabtu (18/4/2026). Evakuasi berjalan lancar tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiil.

Harga Elpiji 12 Kg Merangkak Naik, Menteri ESDM Bahlil Pastikan Pasokan Gas 3 Kg Aman

18 April 2026 - 07:36 WIB

Cek Fakta: BMKG Bantah Isu Musim Kemarau 2026 sebagai yang Terparah dalam 30 Tahun Terakhir

15 April 2026 - 19:53 WIB

Pendekatan Humanis Operasi Damai Cartenz 2026: Kawal Aksi Unjuk Rasa di Yahukimo Tetap Kondusif

22 Januari 2026 - 18:11 WIB

Kapolres Yahukimo, AKBP Zet Saalino, S.H., M.H. (depan, topi bertuliskan ZET S), bersama personel gabungan Operasi Damai Cartenz dan Brimob BKO Polda Papua saat melakukan pengamanan aksi unjuk rasa Front Mahasiswa Yahukimo Se-Indonesia di halaman Kantor DPRD Kabupaten Yahukimo, Dekai, Rabu (21/1/2026).
Trending di News