Menu

Mode Gelap

News · 8 Jan 2025 09:46 WIB

Sukabumi Siapkan 95.718 Ton Pupuk Subsidi untuk 2025, Mekanisme Penebusan Dipermudah dengan KTP


					Ilustrasi pupuk Urea, NPK, dan Organik yang akan disalurkan sebagai bagian dari alokasi pupuk subsidi Kabupaten Sukabumi tahun 2025. Total alokasi mencapai 95.718 ton untuk mendukung peningkatan hasil pertanian. Perbesar

Ilustrasi pupuk Urea, NPK, dan Organik yang akan disalurkan sebagai bagian dari alokasi pupuk subsidi Kabupaten Sukabumi tahun 2025. Total alokasi mencapai 95.718 ton untuk mendukung peningkatan hasil pertanian.

JENTERANEWS.com – Kabar gembira bagi petani di Kabupaten Sukabumi. Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Sukabumi telah mengumumkan alokasi pupuk bersubsidi untuk tahun 2025 sebanyak 95.718 ton, terdiri dari 55.117 ton Urea, 38.500 ton NPK, dan 2.101 ton Organik. Langkah ini diharapkan dapat mendongkrak produktivitas pertanian di wilayah tersebut.

Kepala Bidang Sarana Distan Kabupaten Sukabumi, Deni Ruslan, menjelaskan bahwa harga pupuk subsidi tetap terjangkau, yaitu Rp2.250 per kilogram untuk Urea, Rp2.300 per kilogram untuk NPK, dan Rp800 per kilogram untuk pupuk Organik.

Salah satu perubahan penting yang diumumkan adalah penyederhanaan mekanisme penebusan pupuk. Jika sebelumnya petani diwajibkan menggunakan Kartu Tani, kini cukup dengan menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Meskipun demikian, Deni menekankan pentingnya akurasi data Nomor Induk Kependudukan (NIK).

“Kerja sama kami dengan bank untuk Kartu Tani sudah tidak dilanjutkan. Sekarang cukup menggunakan KTP, tetapi tantangannya adalah banyak data NIK petani yang belum padu padan dengan data di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil). Jumlahnya memang kurang dari seribu, tetapi tetap harus diselesaikan agar distribusi pupuk berjalan lancar,” ungkap Deni pada Rabu (8/1/25).

Untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas, proses penebusan pupuk subsidi juga memanfaatkan aplikasi digital bernama Integrasi Sistem Penebusan Pupuk Untuk Menjamin Penyaluran Tepat Sasaran (i-Pubers). Aplikasi ini dioperasikan oleh kios-kios resmi yang ditunjuk.

“Petani yang ingin menebus pupuk akan difoto bersama KTP-nya menggunakan aplikasi tersebut. Ini memastikan transparansi dan akuntabilitas distribusi pupuk,” jelas Deni.

Deni juga menjelaskan bahwa meskipun Distan bertanggung jawab dalam perencanaan kebutuhan pupuk melalui Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) dan penginputan data melalui sistem e-RDKK, mekanisme distribusi hingga penebusan sepenuhnya berada di bawah kendali pihak lain, termasuk kios resmi dan perusahaan penyedia pupuk.

Dengan alokasi pupuk subsidi yang telah direncanakan dan penerapan teknologi digital, Distan berharap petani di Kabupaten Sukabumi dapat lebih mudah mengakses pupuk yang dibutuhkan. Namun, Deni mengimbau petani yang memiliki permasalahan terkait data NIK yang belum padan dengan data Disdukcapil untuk segera menyelesaikannya agar mekanisme penebusan pupuk dapat berjalan optimal. Dengan demikian, program subsidi pupuk ini dapat memberikan manfaat maksimal bagi peningkatan produktivitas pertanian di Kabupaten Sukabumi.(*)

Artikel ini telah dibaca 82 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

BGN Gandeng KPK Susun Rencana Aksi, Tutup Celah Korupsi Program Makan Bergizi Gratis

21 April 2026 - 16:30 WIB

Visualisasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang kini menjadi fokus pengawasan ketat oleh Badan Gizi Nasional dan KPK guna memastikan transparansi dan mencegah potensi korupsi yang telah diidentifikasi

Wujudkan Generasi Cerdas dan Sehat, SPPG Padasenang Gelar Sosialisasi Program MBG di SDN Banjarsari

21 April 2026 - 11:02 WIB

Suasana pertemuan sosialisasi Program Makan Bergizi (MBG) oleh SPPG Sukabumi Cidadap Padasenang di SDN Banjarsari, Desa Banjarsari, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (21/4/2026).

Damkar Kabupaten Sukabumi Sukses Evakuasi Ular Sanca dari Pemukiman Warga di Palabuhanratu

18 April 2026 - 20:31 WIB

Petugas Damkarmat Kabupaten Sukabumi berhasil mengamankan ular sanca dari pemukiman warga di Kampung Jayanti, Desa Jayanti, Palabuhanratu, Sabtu (18/4/2026). Evakuasi berjalan lancar tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiil.

Harga Elpiji 12 Kg Merangkak Naik, Menteri ESDM Bahlil Pastikan Pasokan Gas 3 Kg Aman

18 April 2026 - 07:36 WIB

Cek Fakta: BMKG Bantah Isu Musim Kemarau 2026 sebagai yang Terparah dalam 30 Tahun Terakhir

15 April 2026 - 19:53 WIB

Pendekatan Humanis Operasi Damai Cartenz 2026: Kawal Aksi Unjuk Rasa di Yahukimo Tetap Kondusif

22 Januari 2026 - 18:11 WIB

Kapolres Yahukimo, AKBP Zet Saalino, S.H., M.H. (depan, topi bertuliskan ZET S), bersama personel gabungan Operasi Damai Cartenz dan Brimob BKO Polda Papua saat melakukan pengamanan aksi unjuk rasa Front Mahasiswa Yahukimo Se-Indonesia di halaman Kantor DPRD Kabupaten Yahukimo, Dekai, Rabu (21/1/2026).
Trending di News