Menu

Mode Gelap

News · 14 Jan 2025 22:51 WIB

Aksi Kekerasan Pelajar di Ciracap, Polisi Sita Celurit dan Periksa Belasan Siswa


					Aksi duel massal antar pelajar SMP di Ujunggenteng, Ciracap, terekam video dan viral di media sosial. Perbesar

Aksi duel massal antar pelajar SMP di Ujunggenteng, Ciracap, terekam video dan viral di media sosial.

JENTERANEWS.com – Aksi duel massal yang melibatkan belasan pelajar SMP di Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, viral di media sosial. Pihak kepolisian dari Polsek Ciracap dan Koramil Ciracap bergerak cepat mengumpulkan informasi dan mengamankan para pelajar yang terlibat.

Peristiwa ini terjadi pada Kamis, 9 Januari 2025, di Kebun Pasir Angin, Desa Ujunggenteng. Video yang beredar menunjukkan dua kelompok pelajar saling berhadapan sebelum akhirnya terjadi perkelahian antar perwakilan kelompok.

Kapolsek Ciracap, Iptu Taufick, menjelaskan bahwa aksi kekerasan ini melibatkan belasan pelajar SMP dari tiga sekolah, termasuk siswa kelas 1, 2, dan 3, serta beberapa alumni. Polisi juga mengamankan dua senjata tajam jenis celurit besar dari salah satu sekolah yang terlibat.

“Anak-anak ini nanti akan dibawa oleh pihak sekolah untuk dibawa ke Polsek untuk dimintai keterangannya,” ujar Iptu Taufick. Ia menambahkan bahwa dari satu sekolah saja, terdapat 11 siswa yang terlibat. “Mereka duel dengan kelompok dari luar sekolah, untuk motifnya mungkin nanti setelah dimintai keterangan akan jelas,” lanjutnya.

Kasus ini akan ditangani lebih lanjut oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Sukabumi. “Akan dibawa ke unit PPA Polres Sukabumi, penanganannya nanti di sana,” pungkas Iptu Taufick.

Informasi yang dihimpun menunjukkan bahwa aksi kekerasan ini melibatkan siswa dari tiga sekolah di wilayah Kecamatan Ciracap, yaitu dua SMPN dan satu MTS, beserta beberapa alumni. Hingga saat ini, belum diketahui apakah ada pelajar yang mengalami luka-luka akibat duel massal tersebut. Pihak kepolisian masih terus mendalami motif di balik aksi kekerasan antar pelajar ini.(*)

Laporan : Rudi
Artikel ini telah dibaca 61 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

BGN Gandeng KPK Susun Rencana Aksi, Tutup Celah Korupsi Program Makan Bergizi Gratis

21 April 2026 - 16:30 WIB

Visualisasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang kini menjadi fokus pengawasan ketat oleh Badan Gizi Nasional dan KPK guna memastikan transparansi dan mencegah potensi korupsi yang telah diidentifikasi

Wujudkan Generasi Cerdas dan Sehat, SPPG Padasenang Gelar Sosialisasi Program MBG di SDN Banjarsari

21 April 2026 - 11:02 WIB

Suasana pertemuan sosialisasi Program Makan Bergizi (MBG) oleh SPPG Sukabumi Cidadap Padasenang di SDN Banjarsari, Desa Banjarsari, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (21/4/2026).

Damkar Kabupaten Sukabumi Sukses Evakuasi Ular Sanca dari Pemukiman Warga di Palabuhanratu

18 April 2026 - 20:31 WIB

Petugas Damkarmat Kabupaten Sukabumi berhasil mengamankan ular sanca dari pemukiman warga di Kampung Jayanti, Desa Jayanti, Palabuhanratu, Sabtu (18/4/2026). Evakuasi berjalan lancar tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiil.

Harga Elpiji 12 Kg Merangkak Naik, Menteri ESDM Bahlil Pastikan Pasokan Gas 3 Kg Aman

18 April 2026 - 07:36 WIB

Cek Fakta: BMKG Bantah Isu Musim Kemarau 2026 sebagai yang Terparah dalam 30 Tahun Terakhir

15 April 2026 - 19:53 WIB

Pendekatan Humanis Operasi Damai Cartenz 2026: Kawal Aksi Unjuk Rasa di Yahukimo Tetap Kondusif

22 Januari 2026 - 18:11 WIB

Kapolres Yahukimo, AKBP Zet Saalino, S.H., M.H. (depan, topi bertuliskan ZET S), bersama personel gabungan Operasi Damai Cartenz dan Brimob BKO Polda Papua saat melakukan pengamanan aksi unjuk rasa Front Mahasiswa Yahukimo Se-Indonesia di halaman Kantor DPRD Kabupaten Yahukimo, Dekai, Rabu (21/1/2026).
Trending di News