JENTERANEWS.com – Kabar gembira datang dari Sukabumi. Pik Muhammad Abdullah Kafi (13), yang akrab disapa Pikpik, akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat setelah menghilang selama 12 hari. Pikpik, yang merupakan putra dari pasangan Amir dan Saidah, warga Kampung Sukamiskin RT 32 RW 005 Desa Cibadak, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Sukabumi, dilaporkan hilang sejak Senin, 6 Januari 2025.
Kepergian Pikpik yang mendadak membuat panik kedua orang tuanya. Mereka segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian dan memulai upaya pencarian yang melibatkan pemerintah desa, kepolisian, TNI, serta masyarakat setempat. Pencarian intensif dilakukan di berbagai wilayah, mulai dari Kecamatan Pabuaran, Sagaranten, Purabaya, hingga Kecamatan Nyalindung. Namun, selama beberapa hari, usaha tersebut belum membuahkan hasil.
Di tengah upaya pencarian di lapangan, informasi mengenai hilangnya Pikpik juga disebarluaskan melalui jejaring sosial. Upaya ini membuahkan titik terang pada Sabtu, 18 Januari 2025, ketika informasi dari grup TKSK (Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan) mengindikasikan keberadaan Pikpik di Kecamatan Gunungputri, Bogor.
Pemerintah Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor, kemudian bertindak cepat dan mengantarkan langsung Pikpik kembali kepada kedua orang tuanya di Kampung Sukamiskin pada hari yang sama.

Pemerintah Kecamatan Gunungputri, Bogor, mengantarkan langsung Pikpik kembali ke keluarganya di Sukabumi.
Kepala Desa Cibadak Kecamatan Pabuaran Kabupaten Sukabumi, Sajidin, mengungkapkan bahwa Pikpik memiliki riwayat penyakit epilepsi, yang semakin menambah kekhawatiran keluarga selama masa pencarian. Sajidin menjelaskan kronologi hilangnya Pikpik, “Pikpik ditinggal sendirian di rumah. Ibunya sedang pergi ke pengajian, sementara ayahnya sedang bekerja. Keluarga menyadari kehilangan Pikpik setelah kembali ke rumah dan mendapati ia tidak ada.” Kata Sajidin Sabtu (18/1/2025)
Lebih lanjut, Sajidin menambahkan bahwa keluarga telah berupaya mencari di sekitar lingkungan rumah dan tempat-tempat yang biasa dikunjungi Pikpik sebelum memutuskan untuk menyebarkan informasi kehilangan melalui berbagai saluran, termasuk media massa.
Kini, keluarga Pikpik diliputi kebahagiaan yang tak terhingga. “Pihak keluarga mengucapkan banyak terima kasih kepada pemerintah Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor, dan semua pihak yang telah berusaha membantu dalam pencarian Pikpik,” ujar Sajidin. Penemuan Pikpik ini menjadi penutup yang membahagiakan dari masa-masa penuh kekhawatiran.(*)















