Menu

Mode Gelap

Ekonomi · 21 Mar 2025 07:46 WIB

Bupati Sukabumi Geram, Temukan Takaran Minyakita Kemasan Botol Tak Sesuai di Pasar Palabuhanratu


					Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, menunjukkan temuan minyak goreng Minyakita kemasan botol yang takarannya tidak sesuai, hanya 800 ml dari yang seharusnya 1 liter, saat sidak di Pasar Semi Modern Palabuhanratu, Kamis (20/3/2025). Perbesar

Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, menunjukkan temuan minyak goreng Minyakita kemasan botol yang takarannya tidak sesuai, hanya 800 ml dari yang seharusnya 1 liter, saat sidak di Pasar Semi Modern Palabuhanratu, Kamis (20/3/2025).

JENTERANEWS.com – Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, S.H., M.M., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Semi Modern Palabuhanratu pada Kamis (20/3/2025). Sidak ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok menjelang bulan Ramadan. Namun, di tengah sidak, Bupati menemukan temuan mengejutkan terkait takaran minyak goreng subsidi, Minyakita.

Dalam sidak tersebut, Bupati menemukan ketidaksesuaian volume takaran pada minyak goreng Minyakita kemasan botol. Pada kemasan tertulis 1 liter, namun setelah dicek, isinya hanya 800 mililiter. “Tadi kami lakukan pengecekan terhadap minyak goreng Minyakita yang dikemas dalam botol plastik. Pada kemasannya tertera 1 liter, tetapi setelah dicek, isinya hanya 800 mililiter. Artinya, ada kekurangan sekitar 200 mililiter,” ungkap Bupati.

Sementara itu, untuk minyak goreng Minyakita kemasan pouch plastik (refill), hasil pemeriksaan menunjukkan takaran yang sesuai dengan label kemasan, yaitu 1 liter. “Untuk kemasan pouch plastik, takarannya sesuai dengan yang tertera yaitu 1 liter,” jelasnya.

Bupati menegaskan bahwa temuan ini sangat merugikan masyarakat. “Ini jelas merugikan konsumen. Konsumen membeli minyak goreng dengan harga sesuai takaran 1 liter, tetapi menerima volume yang lebih sedikit,” tegasnya.

Pemerintah daerah bersama jajaran Polres Sukabumi akan segera menindaklanjuti temuan ini dengan menyelidiki produsen minyak goreng yang diduga melakukan pelanggaran tersebut. “Kami bersama Pak Kapolres akan menelusuri produsen minyak tersebut,” tutur Bupati.

Selain temuan terkait Minyakita, Bupati juga memastikan bahwa harga beberapa komoditas pangan utama di Pasar Semi Modern Palabuhanratu terpantau relatif stabil. Namun, ia tetap mengimbau masyarakat untuk bijak dalam berbelanja dan tidak melakukan panic buying.(*)

Artikel ini telah dibaca 43 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Tebaran Ancaman Celurit di Aspal Nagrak: Tiga Pelajar Tak Berdosa Jadi Korban Kebrutalan Geng Motor

12 Juni 2026 - 18:12 WIB

Saksi Bisu Malam Berdarah: Sejumlah warga berkumpul dengan raut tegang di sekitar lokasi kejadian di Kampung Pamuruyan RT 04/01, Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak, tak lama setelah aksi penyerangan brutal geng motor bersenjata tajam yang melukai tiga orang pelajar, Kamis (11/6/2026) malam.

DPRD Kabupaten Sukabumi Sahkan Dua Raperda Strategis, Perkuat Tata Kelola Lahan dan Sektor Perhubungan Daerah

12 Juni 2026 - 18:02 WIB

Pimpinan DPRD Kabupaten Sukabumi bersama Bupati Sukabumi H. Asep Japar menunjukkan berkas naskah persetujuan bersama dua Raperda strategis dalam Rapat Paripurna yang digelar di Ruang Sidang Utama DPRD Kabupaten Sukabumi, Palabuhanratu, Senin (8/6/2026). Melalui ketukan palu dewan, regulasi mengenai tata kelola tanah telantar dan penyelenggaraan perhubungan ini resmi disepakati untuk memperkuat fondasi pembangunan daerah.

Bentrok Berdarah Pelajar di Sukabumi, Tiga Remaja Terluka Usai Saling Serang Menggunakan Senjata Tajam

12 Juni 2026 - 12:02 WIB

LAPORAN KHUSUS: Merobek Tirai Skandal Dapur Perintis MBG, Kala Janji Manis Berujung Utang Ratusan Miliar

12 Juni 2026 - 11:29 WIB

Ahmad Yazdi, kuasa hukum H Munjayin pengusaha Sukabumi (tengah) dan Jabar Wukuf kuasa hukum lainnya dalam konferensi pers pada Sabtu (7/6/2026) l

Diduga Cabuli Anak di Bawah Umur, Pedagang Ikan Keliling Diringkus Polres Sukabumi

12 Juni 2026 - 11:14 WIB

Ilustrasi

Pemkab Sukabumi Gelar Evaluasi JKN, Pastikan Warga Kurang Mampu Tetap Terjamin

12 Juni 2026 - 11:03 WIB

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, saat memimpin rapat evaluasi keberlanjutan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bersama jajaran dinas terkait di Sukabumi, Kamis (11/6/2023).
Trending di Sukabumi