Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 21 Jun 2025 19:22 WIB

Dinding Rumah Warga Cireunghas Jebol Diterjang Luapan Air Selokan


					Kondisi tembok samping rumah milik Ade di Kampung Bandang, Desa Tegalpanjang, Kecamatan Cireunghas, yang jebol setelah diterjang luapan air selokan akibat hujan deras, Sabtu (21/6/2025). Tim gabungan langsung turun ke lokasi untuk melakukan asesmen kerusakan. Perbesar

Kondisi tembok samping rumah milik Ade di Kampung Bandang, Desa Tegalpanjang, Kecamatan Cireunghas, yang jebol setelah diterjang luapan air selokan akibat hujan deras, Sabtu (21/6/2025). Tim gabungan langsung turun ke lokasi untuk melakukan asesmen kerusakan.

JENTERANEWS.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Sukabumi pada Sabtu (21/6/2025) sore mengakibatkan bencana di Kecamatan Cireunghas. Sebuah rumah di Kampung Bandang RT 015/RW 004, Desa Tegalpanjang, mengalami kerusakan pada bagian dindingnya setelah tidak kuat menahan terjangan air selokan yang meluap.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 16.00 WIB ini menimpa rumah milik Ade. Menurut laporan dari Relawan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kecamatan Cireunghas, Windari, intensitas hujan yang sangat tinggi menjadi pemicu utama bencana tersebut.

“Akibat intensitas curah hujan yang sangat tinggi, air selokan di sekitar lokasi meluap. Arus yang deras kemudian mengikis dan menjebol tembok samping rumah milik Pak Ade,” ujar Windari dalam laporannya.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian ini. Namun, dampak kerusakan yang ditimbulkan tergolong ringan, dengan tembok samping rumah yang jebol. Saat ini, belum ada warga yang diungsikan.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim gabungan langsung turun ke lokasi untuk melakukan asesmen dan penanganan awal. Tim terdiri dari personel Tagana Cireunghas, Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK), unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), Bhabinkamtibmas, Babinsa, Satpol PP, serta relawan lainnya.

“Kami telah berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait untuk melakukan asesmen cepat dan merencanakan langkah penanganan selanjutnya,” tambah Windari.

Berdasarkan hasil asesmen di lapangan, kebutuhan mendesak saat ini adalah material untuk mencegah erosi lebih lanjut dan untuk perbaikan sementara. “Kebutuhan yang paling mendesak antara lain beronjong kawat, karung pasir, terpal, serta bantuan logistik berupa sembako untuk keluarga terdampak,” rincinya.

Kecamatan Cireunghas sendiri merupakan salah satu wilayah di Kabupaten Sukabumi yang memiliki tingkat kerawanan bencana hidrometeorologi cukup tinggi. Intensitas hujan yang tinggi seringkali memicu kejadian longsor maupun banjir di beberapa titik. Warga diimbau untuk senantiasa waspada terhadap potensi bencana susulan, terutama saat hujan deras kembali turun. Tim gabungan masih bersiaga di lokasi untuk memantau kondisi dan melakukan upaya penanganan darurat.(*)


Kor : Fajar

Redaktur: Hamjah


Artikel ini telah dibaca 50 kali

Baca Lainnya

Jalankan Fungsi Pengawasan, DPRD Kabupaten Sukabumi Serahkan Rekomendasi Strategis LKPJ Bupati Tahun Anggaran 2025

22 April 2026 - 19:05 WIB

KETUA DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali (kedua dari kiri), menjabat tangan dan menyerahkan dokumen rekomendasi atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun Anggaran 2025 kepada Bupati Sukabumi, H. Asep Japar (tengah), pada Rapat Paripurna di ruang sidang utama, Palabuhanratu, Selasa (21/4/2026). Penyerahan dokumen ini disaksikan oleh Wakil Bupati H. Andreas (paling kiri) dan pimpinan DPRD lainnya.

Kejar PAD dan Tegakkan Aturan, DPRD Sukabumi Ultimatum Perusahaan Farmasi di Parungkuda Terkait Izin dan Tata Ruang

22 April 2026 - 18:49 WIB

Suasana rapat koordinasi jajaran pejabat dan pemangku kepentingan yang berlangsung serius di sebuah ruang pertemuan. Tampak beberapa peserta di meja rapat berbentuk U sedang menggunakan laptop untuk meninjau materi presentasi, sementara seorang pria berseragam di ujung meja memberikan arahan.

Cuaca Ekstrem Terjang Sukabumi: Sebuah Rumah Panggung di Gegerbitung Roboh, Warga Diimbau Waspada

22 April 2026 - 18:18 WIB

Petugas gabungan dari P2BK, Satpol PP, Babinsa, dan Tagana Kabupaten Sukabumi berdiri di hadapan reruntuhan rumah panggung milik Ibu Manah di Kampung Cipari, Desa Cijurey, usai melakukan peninjauan dan koordinasi lapangan terkait dampak cuaca ekstrem di wilayah Kecamatan Gegerbitung.

Hujan Deras Picu Longsor di Jalur Provinsi Cimaja-Cibareno Sukabumi, Tim Gabungan Lakukan Pembersihan Cepat

21 April 2026 - 18:53 WIB

Material longsor dan pohon tumbang menutupi jalur Cimaja-Cibareno akibat hujan lebat pada Selasa (21/4/2026). Gambar menunjukkan kondisi jalan yang terhalang total, sementara hujan masih mengguyur. Di latar depan, tampak sepeda motor petugas dan seorang dengan penutup kepala bermotif pisang yang unik sedang mengamati situasi. Tim URC Bima Sakti langsung dikerahkan untuk pembersihan.

Rapat Dinas April 2026: Bupati Sukabumi Tegaskan Kedisiplinan ASN dan Optimalisasi Pendapatan Daerah

21 April 2026 - 17:00 WIB

RAPAT DINAS. Bupati Sukabumi H. Asep Japar (tengah) memimpin Rapat Dinas Bulan April 2026 di Aula Setda Kabupaten Sukabumi, Selasa (21/4/2026). Rapat ini difokuskan pada penegakan disiplin ASN di tengah efisiensi anggaran dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Korsleting Picu Kebakaran Gardu PLN di Cikembar Sukabumi, Petugas Damkar Bertindak Cepat

21 April 2026 - 16:52 WIB

Seorang petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Sukabumi dari Posko VIII Cikembar mengerahkan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) untuk memadamkan titik api akibat korsleting pada instalasi kabel gardu listrik PLN di Kampung Cibodas, Desa Kertaraharja, Cikembar, Sukabumi, Selasa (21/04/2026) pagi. Respon cepat petugas berhasil menjinakkan api dalam waktu singkat tanpa korban jiwa.
Trending di Sukabumi