JENTERANEWS.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu (22/6/2025) sore, mengakibatkan bencana tanah longsor di Kampung Cipeuteuy RT 003/003, Desa Cipeuteuy. Sebuah tebing setinggi lima meter longsor dan menimpa bagian dapur satu rumah warga.
Berdasarkan laporan yang diterima pada pukul 18:00 WIB dari Nurdin Shopian, anggota Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Kecamatan Kabandungan, peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 15:30 WIB. “Hujan deras yang disertai petir sejak pukul 14:00 hingga 17:00 WIB memicu longsornya tebing sepanjang lima meter,” ujar Nurdin dalam laporannya.

Anggota TAGANA Kabupaten Sukabumi berkoordinasi dengan tim P2BK saat meninjau lokasi longsor di Kecamatan Kabandungan. Tim gabungan langsung turun untuk mendata kebutuhan mendesak bagi keluarga yang terdampak.
Material longsoran menimpa rumah milik Bapak Oman (Nomor NIK: 3202190503660001), yang dihuni oleh satu keluarga terdiri dari tujuh jiwa. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tersebut. Namun, rumah tersebut mengalami kerusakan ringan, khususnya pada bagian dapur.
Saat ini, keluarga Bapak Oman yang terdampak belum mengungsi. Namun, kebutuhan mendesak seperti tenda gulung atau terpal, paket sembako, makanan siap saji, serta perlengkapan anak dan makanan menjadi prioritas.
Tim gabungan telah turun ke lokasi untuk melakukan penanganan awal dan asesmen. Tim yang terlibat antara lain TAGANA Kabupaten Sukabumi, Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) dari BPBD Kabupaten Sukabumi, aparat pemerintah Desa Cipeuteuy, pihak Kecamatan Kabandungan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, Kampung Siaga Bencana (KSB), serta Tim Kesehatan Masyarakat dan Gawat Darurat (Kesmatra) dari Puskesmas setempat.
“Kami sudah berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait untuk melakukan assesmen dan merencanakan langkah penanganan selanjutnya,” tambah Nurdin. Hingga berita ini diturunkan, bantuan untuk para korban masih dalam proses koordinasi dan belum didistribusikan. Tim di lapangan terus bersiaga untuk mengantisipasi potensi longsor susulan mengingat kondisi cuaca yang masih belum menentu.(*)
Kor: Fajar
Redaktur: Hamjah















