Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 5 Jul 2025 09:31 WIB

Nasib Pilu ABK Asal Sukabumi: Diduga Jadi Korban Perdagangan Orang, Terlacak di Kamboja


					Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki (kiri), memberikan dukungan moril saat mengunjungi kediaman keluarga Muhammad Bagus Saputra di Kelurahan Subangjaya, Sukabumi, Jumat (4/7/2025). Pemerintah Kota Sukabumi tengah berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri untuk memulangkan Bagus yang diduga menjadi korban TPPO di Kamboja. Perbesar

Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki (kiri), memberikan dukungan moril saat mengunjungi kediaman keluarga Muhammad Bagus Saputra di Kelurahan Subangjaya, Sukabumi, Jumat (4/7/2025). Pemerintah Kota Sukabumi tengah berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri untuk memulangkan Bagus yang diduga menjadi korban TPPO di Kamboja.

JENTERANEWS.com – Nasib tragis menimpa Muhammad Bagus Saputra, seorang warga Kota Sukabumi, Jawa Barat, yang diduga kuat menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO). Setelah sempat terputus kontak, Bagus yang semula bekerja sebagai anak buah kapal (ABK) kini terdeteksi berada di Kamboja, jauh dari impiannya mengarungi lautan.

Kisah memilukan yang menimpa Bagus, warga Jalan Amubawa Sasana, RT 05/01, Kelurahan Subangjaya, Kecamatan Cikole ini, mulai terkuak berdasarkan informasi dari pihak keluarga. Menurut penuturan mereka, Bagus awalnya direkrut untuk bekerja di sebuah kapal. Namun, di tengah perjalanan, ia diturunkan secara sepihak oleh kapten kapal di China.

Sejak saat itu, Bagus diduga jatuh ke dalam cengkeraman jaringan perdagangan manusia internasional. Ia diperjualbelikan secara ilegal hingga akhirnya terdampar di Kamboja, sebuah modus yang kerap menjerat para pekerja migran yang rentan.

Kabar ini sontak membuat Pemerintah Kota Sukabumi bergerak cepat. Sebagai bentuk kepedulian dan keseriusan, Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, mengunjungi langsung kediaman keluarga korban. Dalam kunjungannya, Ayep memberikan dukungan moral dan memastikan bahwa pemerintah tidak tinggal diam.

Ayep menegaskan bahwa pihaknya terus menjalin komunikasi dan koordinasi intensif dengan berbagai lembaga di tingkat pusat untuk mempercepat proses pemulangan.

“Kami sudah melaporkan ke Kementerian Luar Negeri, termasuk ke DPR RI. Sudah ada perhatian. Insya Allah, dengan Dinas Tenaga Kerja, kami lakukan berbagai upaya,” kata Ayep saat dikonfirmasi pada Jumat (4/7).

Langkah koordinasi ini merupakan prosedur krusial dalam penanganan kasus TPPO lintas negara, yang melibatkan diplomasi antarnegara dan penegakan hukum internasional. Pemerintah Kota Sukabumi berharap, dengan adanya perhatian dari pemerintah pusat, nasib Muhammad Bagus Saputra dapat segera ditangani dan ia bisa kembali ke tanah air dengan selamat.

Di tengah upaya birokrasi dan diplomasi yang sedang berjalan, Ayep Zaki juga memohon dukungan spiritual dari seluruh masyarakat.

“Kami meminta doa dari masyarakat Kota Sukabumi agar korban bisa dipulangkan dan bisa kembali berkumpul dengan keluarganya,” pungkas Ayep, menyiratkan harapan besar agar warganya dapat segera terbebas dari jerat sindikat perdagangan orang.(*)


Reporter: Awang

Redaktur: Hamjah


 

Artikel ini telah dibaca 69 kali

Baca Lainnya

Kelezatan Terong Balado Tanpa Rasa Bersalah: Rahasia Dapur Hemat Minyak

17 April 2026 - 07:14 WIB

Bupati Sukabumi Dampingi Penasihat Khusus Presiden Resmikan Huntap Adaptif Bencana di Cisolok

16 April 2026 - 20:53 WIB

Penasihat Khusus Presiden Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman dan Bupati Sukabumi Asep Japar meresmikan Huntap Cisolok, Kamis (16/4).

Hujan Deras Picu Luapan Sungai, Puluhan Warga Pamuruyan Sukabumi Terdampak Banjir

16 April 2026 - 20:06 WIB

Petugas P2BK Cibadak (mengenakan sepatu bot kuning) melakukan asesmen di lokasi permukiman warga Kampung Panagan, Kelurahan Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Sukabumi, yang terendam banjir akibat luapan sungai, Kamis (16/4/2026). Air berwarna cokelat setinggi betis merendam gang utama pemukiman.

Pemdes Cidolog Cairkan Insentif untuk Aparatur Lingkungan dan Lembaga Kemasyarakatan

16 April 2026 - 19:59 WIB

Tampak suasana di dalam Aula Desa Cidolog saat pelaksanaan pembagian insentif untuk Ketua RT, RW, LPMD, Karang Taruna, MUI, dan pengurus DKM. Penyerahan insentif yang bersumber dari ADD/Dana Desa ini bertujuan untuk memacu semangat kerja para penggerak masyarakat.

Perkuat Konvergensi Stunting Tingkat Desa, Wabup Sukabumi Jadikan Data KPM Sebagai Rujukan Kebijakan

15 April 2026 - 19:26 WIB

Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas, tengah memberikan arahan saat menerima audiensi Forum Kader Pembangunan Manusia (KPM) Kabupaten Sukabumi di Pendopo, Rabu (14/4/2026).

Soroti Dampak Proyek Tol Bocimi, DPRD Kabupaten Sukabumi Desak Kontraktor Tertib SOP Pengangkutan Tanah

13 April 2026 - 19:14 WIB

Aktivitas pengangkutan material tanah di area terbuka proyek Tol Bocimi di bawah jembatan overpass yang sedang dibangun. Lokasi seperti inilah yang menjadi fokus pengawasan Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi, Iwan Ridwan, yang mengingatkan pelaksana proyek untuk disiplin menerapkan SOP, terutama dalam mencegah ceceran tanah yang dapat membahayakan pengguna jalan.
Trending di Sukabumi