Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 18 Okt 2025 12:45 WIB

Rumah Kepala Desa di Sukabumi Ambruk Usai Salat Jumat, Tak Ada Korban Jiwa


					Suasana di kediaman Kepala Desa Ciparay, Asep Saepudin, di Jampangkulon, Sukabumi, setelah sebagian bangunannya ambruk pada Jumat siang (17/10/2025). Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Perbesar

Suasana di kediaman Kepala Desa Ciparay, Asep Saepudin, di Jampangkulon, Sukabumi, setelah sebagian bangunannya ambruk pada Jumat siang (17/10/2025). Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

JENTERANEWS.com – Sebuah peristiwa nahas menimpa Kepala Desa Ciparay, Asep Saepudin, saat rumah tinggalnya di Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, tiba-tiba ambruk pada Jumat (17/10/2025) siang. Insiden yang terjadi sekitar pukul 12.30 WIB, sesaat setelah ibadah salat Jumat, ini diduga kuat akibat kondisi bangunan yang telah lapuk dimakan usia.

Bangunan yang telah berdiri selama kurang lebih 30 tahun itu roboh pada bagian samping, meliputi area dapur dan kamar tidur dengan panjang sekitar enam meter. Dinding dan tiang penyangga yang sudah rapuh tidak lagi mampu menahan beban struktur, mengakibatkan sebagian rumah rata dengan tanah.

Saat kejadian, Asep Saepudin, yang akrab disapa Asep Vespa, sedang tidak berada di lokasi. Ia baru kembali dari membeli keperluan warga dan terkejut mendapati kerumunan massa di depan kediamannya yang sudah porak-poranda.

“Saat kejadian, saya sedang berada di luar rumah. Setelah salat Jumat, saya pergi ke Cinagen membeli keran air untuk kebutuhan warga. Begitu sampai di rumah, sudah banyak warga berkumpul. Saya kaget dan sempat mengira ada kejadian lain,” ujar Asep Vespa saat dikonfirmasi pada Jumat (17/10/2025).

Rasa syukur yang mendalam dipanjatkan Asep karena tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Istri dan anaknya dipastikan selamat karena sedang tidak berada di rumah ketika musibah terjadi.

“Alhamdulillah, istri saya sedang di rumah adiknya, dan anak saya juga sedang kuliah. Warga sempat panik dan mencari mereka karena khawatir tertimbun puing,” tambahnya dengan nada lega.

Mendengar suara gemuruh, warga sekitar segera berdatangan ke lokasi. Tanpa dikomando, mereka langsung bergotong royong membersihkan puing-puing bangunan dan membantu mengamankan barang-barang yang masih bisa diselamatkan. Sejumlah bagian rumah yang masih berdiri kini tengah diperiksa untuk memastikan keamanan struktur agar tidak terjadi kerusakan susulan.

Meskipun belum ada laporan resmi mengenai total kerugian materiel, diperkirakan angkanya mencapai puluhan juta rupiah. Kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya pemeriksaan kelayakan bangunan, terutama yang telah berusia puluhan tahun.(*)


Reporter: Rudi

Redaktur: Hamjah

Artikel ini telah dibaca 36 kali

Baca Lainnya

Cegah Praktik Komersialisasi, Disdik Kabupaten Sukabumi Larang Keras Sekolah Jual Seragam dan Buku

25 Juli 2026 - 17:23 WIB

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Herdiawan Waryadi, yang menegaskan larangan keras bagi satuan pendidikan untuk menjual seragam dan buku pelajaran.

Kebakaran Hebat Hanguskan Permukiman Adat Kasepuhan Ciptamulya di Sukabumi

25 Juli 2026 - 17:04 WIB

Penampakan api yang menyala hebat disertai kepulan asap hitam pekat saat melahap kerangka bangunan rumah panggung berkonstruksi kayu di kawasan permukiman adat Kasepuhan Ciptamulya, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (25/7/2026) siang. Kebakaran yang terjadi di area perbukitan ini memicu kepanikan warga setempat.

Tragedi Sukabumi: Tiga Kakak Beradik Tewas Terjebak Kebakaran Rumah Panggung Akibat Lilin

24 Juli 2026 - 18:35 WIB

Pemandangan malam lokasi kebakaran maut yang menghanguskan sebuah rumah panggung di Kampung Babakan Bandung, Desa Wangunreja, Kabupaten Sukabumi. Tiga anak bersaudara tewas terjebak kobaran api di rumah ini. Garis polisi telah dipasang di sekeliling puing-puing bangunan.

Cuaca Panas dan Angin Kencang Picu Kebakaran Satu Hektare Lahan Jati di Bantargadung, Sukabumi

24 Juli 2026 - 17:55 WIB

kobaran api yang melanda area lahan kebun jati dan alang-alang di Kampung Leuwipari RT02/RW02, Desa Bantargadung, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis malam (23/07/2026). Api terlihat meluas dengan cepat di tengah kegelapan malam akibat faktor cuaca panas dan angin kencang, mengancam pemukiman warga di sekitarnya sebelum akhirnya berhasil dipadamkan oleh tim gabungan.

Pohon Jati 10 Meter Tumbang di Simpenan, Jalur Bagbagan–Kiara Dua Sempat Lumpuh Total

24 Juli 2026 - 17:48 WIB

Pemuda di Sukabumi Tega Bacok Ibu Kandung Pakai Pisau Dapur

24 Juli 2026 - 17:35 WIB

Petugas mengevakuasi pelaku berinisial IR ke dalam Ambulans Desa Salekambang di Sukabumi pada Kamis malam (23/7/2026). Pelaku yang diduga mengalami gangguan jiwa kambuh tersebut dirujuk ke Rumah Sakit Dr. H. Marzoeki Mahdi (RSMM) Bogor untuk penanganan lebih lanjut setelah musyawarah dengan keluarga.
Trending di Sukabumi