Menu

Mode Gelap

Peristiwa · 23 Jan 2026 13:42 WIB

Diguyur Hujan Deras, Rumah Lansia di Parungkuda Sukabumi Ambruk hingga Tak Layak Huni


					Petugas P2BK Parungkuda melakukan asesmen kerusakan pada rumah milik Ibu Titi (63) di Kampung Palasari, Desa Palasari Hilir, yang ambruk akibat hujan deras pada Jumat (23/1/2026). Struktur bangunan yang lapuk dan tanah yang labil membuat rumah tersebut kini dinyatakan tidak layak huni. (Foto: Dok. P2BK Parungkuda) Perbesar

Petugas P2BK Parungkuda melakukan asesmen kerusakan pada rumah milik Ibu Titi (63) di Kampung Palasari, Desa Palasari Hilir, yang ambruk akibat hujan deras pada Jumat (23/1/2026). Struktur bangunan yang lapuk dan tanah yang labil membuat rumah tersebut kini dinyatakan tidak layak huni. (Foto: Dok. P2BK Parungkuda)

JENTERANEWS.com – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Sukabumi dalam durasi yang cukup lama kembali memicu bencana hidrometeorologi. Sebuah rumah milik seorang warga lanjut usia (lansia) di Kecamatan Parungkuda dilaporkan ambruk pada Jumat pagi (23/1/2026).

Peristiwa nahas tersebut menimpa kediaman Ibu Titi (63), warga Kampung Palasari RT 02/01, Desa Palasari Hilir, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi. Insiden terjadi sekitar pukul 06.15 WIB saat aktivitas warga baru dimulai.

Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Kabupaten Sukabumi, kerusakan bangunan dipicu oleh struktur rumah yang sudah tidak mampu menahan gerusan air hujan yang turun terus-menerus.

Kerusakan terkonsentrasi pada bagian vital rumah, yakni dapur dan kamar tidur yang mengalami kategori rusak sedang. Meski tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian ini, satu jiwa yang menghuni rumah tersebut kini dalam kondisi terancam.

“Kondisi saat ini rumah dinyatakan tidak dapat dihuni. Pada bagian kamar masih terlihat retakan yang cukup mengkhawatirkan. Potensi ambruk susulan sangat besar mengingat curah hujan deras masih kemungkinan terjadi,” tulis laporan resmi P2BK Parungkuda.

Menanggapi kejadian ini, Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Parungkuda langsung bergerak ke lokasi kejadian. Pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Palasari Hilir, Kecamatan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, Tagana, serta Kepala Dusun setempat.

Tim gabungan telah melakukan assessment (kaji cepat) di lokasi dan memberikan himbauan kepada masyarakat setempat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan di tengah cuaca ekstrem.

Akibat kerusakan tersebut, korban kini membutuhkan bantuan darurat untuk memulihkan kondisi tempat tinggal maupun kebutuhan sehari-hari. Adapun kebutuhan mendesak yang dilaporkan meliputi: Terpal untuk penanganan darurat atap, Material bangunan, dan Peralatan dapur, Family kit.

Hingga berita ini diturunkan, petugas masih terus memantau perkembangan di lokasi kejadian guna memastikan keselamatan warga terdampak.(*)

Artikel ini telah dibaca 19 kali

Baca Lainnya

Tragedi Berdarah di Pesisir Ujunggenteng: Aksi ‘Test Drive’ Berujung Maut, Satu Pengendara Tewas

13 April 2026 - 17:59 WIB

Suasana di lokasi kejadian perkara (TKP) kecelakaan lalu lintas tragis di pesisir Pantai Ujunggenteng, Desa Ujunggenteng, Sukabumi, pada Minggu (12/4/2026) sekitar pukul 17.30 WIB. Tampak kerumunan warga berkumpul di area kejadian, sementara puing-puing kendaraan dan jejak ban terlihat jelas di pasir basah. Kecelakaan yang melibatkan dua sepeda motor dan diduga dipicu oleh aksi balap liar ini merenggut nyawa Agus Gunawan (29) dan menyebabkan Angga (19) luka berat. (Tangkapan layar video warga)

Akibat Hujan Deras Berdurasi Lama, Satu Rumah di Parakansalak Sukabumi Ambruk

6 April 2026 - 21:29 WIB

Bocah Empat Tahun di Kalibunder Sukabumi Meninggal Dunia Usai Terpeleset ke Parit Saat Hujan Deras

6 April 2026 - 21:21 WIB

Tragis, Petani Lansia di Sukabumi Ditemukan Tewas Tertimpa Pohon Bambu di Kebunnya

23 Maret 2026 - 17:25 WIB

jenazah petani Saep (74) ditemukan. Area rimbun dengan semak dan rumpun bambu terlihat di kedua sisi. Gambar tersebut menampilkan sensor buram (blurred) di bagian tengah, yang menutupi detail jenazah korban yang ditemukan tergeletak di tengah dedaunan. Penemuan ini terjadi pada Senin (23/3) setelah korban dilaporkan hilang selama beberapa hari.

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Sebuah Rumah di Sagaranten Ludes Terbakar Saat Ditinggal Penghuninya

3 Maret 2026 - 16:01 WIB

Warga dan petugas pemadam kebakaran (Damkar), meninjau puing-puing rumah yang ludes terbakar di Kampung Bojong Lingkung, Desa Sinar Bentang, Kecamatan Sagaranten. Kebakaran yang melanda pada Selasa (3/3/2025)

Begal Sadis Beraksi di Parungkuda Sukabumi: Suami Dibacok di Depan Istri, Motor Raib

18 Februari 2026 - 20:27 WIB

Ilustrasi
Trending di Peristiwa