JENTERANEWS.com – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Sukabumi dalam durasi yang cukup lama kembali memicu bencana hidrometeorologi. Sebuah rumah milik seorang warga lanjut usia (lansia) di Kecamatan Parungkuda dilaporkan ambruk pada Jumat pagi (23/1/2026).
Peristiwa nahas tersebut menimpa kediaman Ibu Titi (63), warga Kampung Palasari RT 02/01, Desa Palasari Hilir, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi. Insiden terjadi sekitar pukul 06.15 WIB saat aktivitas warga baru dimulai.
Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Kabupaten Sukabumi, kerusakan bangunan dipicu oleh struktur rumah yang sudah tidak mampu menahan gerusan air hujan yang turun terus-menerus.
Kerusakan terkonsentrasi pada bagian vital rumah, yakni dapur dan kamar tidur yang mengalami kategori rusak sedang. Meski tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian ini, satu jiwa yang menghuni rumah tersebut kini dalam kondisi terancam.
“Kondisi saat ini rumah dinyatakan tidak dapat dihuni. Pada bagian kamar masih terlihat retakan yang cukup mengkhawatirkan. Potensi ambruk susulan sangat besar mengingat curah hujan deras masih kemungkinan terjadi,” tulis laporan resmi P2BK Parungkuda.
Menanggapi kejadian ini, Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Parungkuda langsung bergerak ke lokasi kejadian. Pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Palasari Hilir, Kecamatan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, Tagana, serta Kepala Dusun setempat.
Tim gabungan telah melakukan assessment (kaji cepat) di lokasi dan memberikan himbauan kepada masyarakat setempat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan di tengah cuaca ekstrem.
Akibat kerusakan tersebut, korban kini membutuhkan bantuan darurat untuk memulihkan kondisi tempat tinggal maupun kebutuhan sehari-hari. Adapun kebutuhan mendesak yang dilaporkan meliputi: Terpal untuk penanganan darurat atap, Material bangunan, dan Peralatan dapur, Family kit.
Hingga berita ini diturunkan, petugas masih terus memantau perkembangan di lokasi kejadian guna memastikan keselamatan warga terdampak.(*)















