Menu

Mode Gelap

Laporan: Awang Ruswandi · 27 Jan 2026 17:54 WIB

Perkuat Respons Cepat, Pemkab Sukabumi Matangkan Implementasi Layanan Darurat 112


					Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, saat memimpin rapat koordinasi rencana penerapan layanan Nomor Panggilan Darurat 112 di lingkungan Setda Kabupaten Sukabumi. Pemkab berkomitmen menghadirkan layanan ini sebagai solusi respons cepat penanganan kondisi darurat bagi masyarakat. Perbesar

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, saat memimpin rapat koordinasi rencana penerapan layanan Nomor Panggilan Darurat 112 di lingkungan Setda Kabupaten Sukabumi. Pemkab berkomitmen menghadirkan layanan ini sebagai solusi respons cepat penanganan kondisi darurat bagi masyarakat.

JENTERANEWS.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dan penanganan kondisi gawat darurat. Kini, rencana penerapan layanan Nomor Panggilan Darurat 112 tengah dimatangkan sebagai langkah strategis untuk memperkuat sistem respons cepat (quick response) terhadap berbagai situasi darurat di wilayah tersebut.

Pembahasan teknis mengenai rencana ini dilakukan dalam rapat koordinasi antara Pemkab Sukabumi dengan PT Digital Sandi Informasi (DSI) yang digelar di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, baru-baru ini.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, yang memimpin rapat tersebut, menegaskan pentingnya keberadaan layanan 112. Menurutnya, layanan ini diproyeksikan menjadi solusi terpadu bagi masyarakat untuk melaporkan berbagai insiden, mulai dari bencana alam, kebakaran, kecelakaan, hingga aduan pelayanan publik lainnya.

“Kita akan mempersiapkan langkah-langkah konkret agar layanan ini bisa segera dikerjasamakan dan diterapkan di Kabupaten Sukabumi,” ujar Ade Suryaman dalam keterangannya.

Dalam skema operasionalnya, Ade menjelaskan bahwa pengelolaan Call Center 112 akan berada di bawah kendali Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Diskominfosan). Sebagai langkah awal, pemerintah daerah akan segera melayangkan permohonan resmi kepada Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) agar izin penggunaan nomor darurat tersebut dapat segera diterbitkan.

Sembari menunggu proses perizinan dan regulasi, Pemkab Sukabumi juga berencana melakukan studi tiru ke Kota Bandung. Kota kembang tersebut dinilai sebagai salah satu wilayah di Jawa Barat yang telah sukses mengoperasikan layanan 112 secara efektif.

Kepala Diskominfosan Kabupaten Sukabumi, Yulipri, menyambut baik percepatan rencana ini. Ia menilai layanan 112 sangat relevan dan mendesak untuk diterapkan, mengingat Kabupaten Sukabumi memiliki wilayah yang sangat luas dengan tingkat kerawanan bencana yang cukup tinggi.

“Sejumlah daerah lain di Jawa Barat telah lebih dulu mengoperasikan layanan 112 dan terbukti efektif dalam mempercepat penanganan laporan masyarakat. Kita harap hal serupa dapat terwujud di Sukabumi,” tutur Yulipri.

Sementara itu, perwakilan PT Digital Sandi Informasi, Wulan, memaparkan keunggulan teknis dari layanan ini. Nomor 112 merupakan nomor darurat tunggal berstandar nasional yang didesain agar mudah diingat dan dapat diakses oleh masyarakat tanpa dikenakan biaya (bebas pulsa), bahkan dalam kondisi ponsel tanpa kartu SIM sekalipun, asalkan masih terjangkau sinyal operator.

“Layanan 112 hadir sebagai solusi nomor tunggal darurat berstandar nasional dan mendukung pengembangan Smart City,” jelas Wulan.

Ia menambahkan, sistem ini tidak hanya memudahkan pelaporan warga, tetapi juga dilengkapi dasbor yang memungkinkan pimpinan daerah memantau penanganan kondisi darurat secara real-time. Fitur ini diharapkan dapat meningkatkan akuntabilitas dan kecepatan pelayanan publik di Kabupaten Sukabumi.(*)


Artikel ini telah dibaca 29 kali

Baca Lainnya

Resmikan Praditya Adhiguna Global School, Bupati Asep Japar Dorong Lahirnya Generasi Unggul Berwawasan Global

13 Februari 2026 - 15:48 WIB

Bupati Sukabumi H. Asep Japar (batik) bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (putih) dan jajaran perwira TNI AL saat meninjau ruang kelas usai meresmikan Praditya Adhiguna Global School (PAGS) di Grand Cikareo Regency, Kota Sukabumi, Jumat (13/2/2026).

Jelang Ramadan 1447 H, Bupati Sukabumi Soroti Lonjakan Harga Ayam Akibat Tingginya Permintaan Program MBG

12 Februari 2026 - 17:23 WIB

Bupati Sukabumi, H. Asep Japar (tengah), didampingi unsur Forkopimda berdialog dengan pedagang beras saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Semi Modern (PSM) Palabuhanratu, Kamis (12/2/2026). Sidak ini dilakukan untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan pangan menjelang Ramadan 1447 H.

Polres Sukabumi Kota Bongkar Praktik Penanaman Ganja, Oknum Relawan SPPG Ditetapkan Tersangka

12 Februari 2026 - 13:10 WIB

Kasat Narkoba Polres Sukabumi Kota, AKP Tenda Sukendar, menunjukkan barang bukti foto tanaman ganja dalam pot yang berhasil diamankan saat konferensi pers pengungkapan kasus di Mapolres Sukabumi Kota, Kamis (12/2/2026).

TMMD ke-127 Resmi Dibuka, Pemkab Sukabumi dan TNI Bersinergi Akselerasi Pembangunan Infrastruktur di Cikembar

10 Februari 2026 - 15:49 WIB

Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas meninjau kesiapan personel gabungan saat membuka secara resmi TMMD ke-127 di Desa Parakanlima. Sebanyak 150 personel akan dikerahkan selama 30 hari ke depan untuk membangun jalan dan infrastruktur lainnya sebagai bentuk kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Jerat Hukum Menanti Bapak Sambung di Sukabumi: Kelalaian Senapan Angin Terancam Pasal 474 KUHP Baru

10 Februari 2026 - 12:12 WIB

Terlapor S (35), bapak sambung korban, saat digiring anggota kepolisian menuju ruang Sat Reskrim Polres Sukabumi Kota, Senin (9/2/2026). S menjalani pemeriksaan intensif terkait kasus tewasnya SH (6) akibat peluru senapan angin.

Polres Sukabumi Kota Bongkar Peredaran Ribuan Obat Terlarang: Modus ‘Sistem Peta’ Terungkap di Cisaat

9 Februari 2026 - 21:46 WIB

Ribuan butir obat keras terbatas (OKT) jenis Tramadol dan Hexymer, serta berbagai jenis psikotropika dan satu unit telepon genggam yang berhasil disita Satnarkoba Polres Sukabumi Kota dari tangan tersangka MWAA (46) di Kecamatan Cisaat. Foto diambil saat rilis kasus, Senin (9/2).
Trending di Laporan: Awang Ruswandi