Menu

Mode Gelap

Bencana · 27 Feb 2026 12:54 WIB

Diguyur Hujan, Atap Rumah Warga di Nagrak Sukabumi Ambruk


					Tampak puing-puing material atap berupa bambu, kayu penyangga, dan genting yang berserakan menyusul ambruknya rumah milik Ibu Ipah di Kampung Cireundeu, Desa Girijaya, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Jumat (27/2/2026). Bangunan ini ambruk akibat struktur kayu yang lapuk tak kuat menahan guyuran hujan. (Foto: Dok. P2BK Nagrak) Perbesar

Tampak puing-puing material atap berupa bambu, kayu penyangga, dan genting yang berserakan menyusul ambruknya rumah milik Ibu Ipah di Kampung Cireundeu, Desa Girijaya, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Jumat (27/2/2026). Bangunan ini ambruk akibat struktur kayu yang lapuk tak kuat menahan guyuran hujan. (Foto: Dok. P2BK Nagrak)

JENTERANEWS.com — Sebuah rumah warga di Kampung Cireundeu, Desa Girijaya, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi mengalami rusak berat usai bagian atapnya ambruk pada Jumat (27/2/2026) pagi. Insiden ini dipicu oleh curah hujan yang mengguyur wilayah tersebut dalam waktu yang cukup lama.

Berdasarkan laporan dari Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Nagrak, Winda Tri Sutrisno, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 WIB usai pihaknya menerima laporan dari Pemerintah Desa (Pemdes) Girijaya.

Rumah yang terdampak diketahui milik seorang warga bernama Ibu Ipah. Rumah tersebut dihuni oleh dua Kepala Keluarga (KK) yang terdiri dari empat jiwa.

“Peristiwa terjadi pada saat hujan dengan intensitas sedang berlangsung cukup lama. Ambruknya bagian atap rumah disebabkan oleh kondisi kayu penyangga yang memang sudah lapuk, sehingga tidak kuat menahan beban curah hujan,” terang Winda dalam laporan tertulisnya, Jumat (27/2/2026).

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa nahas tersebut. Namun, kondisi bangunan yang rusak berat menyebabkan rumah tersebut kini tidak dapat dihuni. Untuk sementara waktu, Ibu Ipah beserta keluarganya telah dievakuasi dan mengungsi ke kediaman kerabat terdekat.

Mengingat kondisi sisa bangunan yang masih berdiri dinilai membahayakan keselamatan, pihak berwenang dan warga setempat merencanakan pembongkaran bangunan secara menyeluruh.

Saat ini, unsur gabungan yang terdiri dari Pemdes Girijaya, Babinsa Desa Girijaya, dan Satpol PP Kecamatan Nagrak telah terjun ke lokasi kejadian untuk melakukan peninjauan serta pengamanan area.

Sebagai tindak lanjut, P2BK Nagrak telah melaporkan hasil asesmen kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi serta berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat.

Pihak P2BK juga telah memberikan rekomendasi kepada Pemdes Girijaya untuk segera menyusun proposal permohonan bantuan perbaikan rumah yang ditujukan kepada Dinas Sosial (Dinsos), Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), serta Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Sukabumi agar korban segera mendapatkan penanganan yang layak.(*)


(*Hamjah*)

Artikel ini telah dibaca 34 kali

Baca Lainnya

Hujan Deras Picu Longsor di Sukalarang, Satu Warga Sukamaju Tewas Tertimbun

16 April 2026 - 20:24 WIB

Petugas gabungan meninjau lokasi tanah longsor yang menimbun area permukiman warga di Kampung Gria Sukamaju, Sukalarang, Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (16/4/2026) sore.

Baru Tiga Bulan Diresmikan, Jembatan Darurat di Nyalindung Sukabumi Hanyut Diterjang Arus Deras

15 April 2026 - 07:21 WIB

Kerangka jembatan darurat berbahan bambu di Desa Bojongsari, Kecamatan Nyalindung, Sukabumi, tampak terseret dan tersangkut di aliran sungai yang meluap setelah diguyur hujan deras, Selasa (14/4/2026). Jembatan ini, yang baru berusia kurang dari tiga bulan, kini putus total dan tidak bisa digunakan.

Diterjang Longsor dan Banjir Bandang, Akses Sukabumi-Sagaranten Terapkan Buka-Tutup

14 April 2026 - 16:54 WIB

petugas gabungan, yang terdiri dari personel Dinas Pekerjaan Umum (PU) Wilayah II dan relawan setempat, berupaya keras menyingkirkan material batu dan lumpur yang menyumbat sebagian ruas jalan provinsi Sukabumi-Sagaranten di Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Selasa (14/4/2026)

Hujan Deras Picu Longsor di Sukalarang Sukabumi, Satu Rumah Rusak Berat dan Warga Terluka

12 April 2026 - 09:19 WIB

Kondisi salah satu rumah warga di Kampung Gria Sukamaju, Desa Sukamaju, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, yang hancur usai diterjang material tebing longsor, Sabtu (11/4/2026). Tingginya intensitas hujan memicu longsoran tebing setinggi 7 meter yang menjebol dinding rumah dan menyebabkan satu orang terluka. (Foto: Dok. P2BK Sukalarang)

Hujan Deras Picu Longsor di Tiga Titik Desa Pawenang Sukabumi, Akses Jalan dan Rumah Warga Terancam

6 April 2026 - 21:09 WIB

Ditinggal Pemilik ke Kebun, Rumah Panggung di Ciracap Sukabumi Ludes Dilalap Si Jago Merah

6 April 2026 - 18:17 WIB

Trending di Bencana