Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 5 Mar 2026 18:32 WIB

Dihantam Cuaca Ekstrem dan Usia Bangunan, Dapur Rumah Warga di Cicantayan Sukabumi Ambruk


					Kondisi rumah milik Bapak Ade Arifin di Kampung Cikukulu RT 18/05, Desa Cisande, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi. Perbesar

Kondisi rumah milik Bapak Ade Arifin di Kampung Cikukulu RT 18/05, Desa Cisande, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi.

JENTERANEWS.com  — Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kabupaten Sukabumi kembali membawa dampak. Sebuah rumah warga di Kampung Cikukulu RT 18/05, Desa Cisande, Kecamatan Cicantayan, dilaporkan ambruk pada bagian dapur pada Kamis (5/3/2026) pagi, sekitar pukul 06.30 WIB. Beruntung, insiden ini tidak menelan korban jiwa.

Berdasarkan laporan resmi dari Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cicantayan, Yoga Pangestu, bangunan yang mengalami kerusakan berat (RB) tersebut diketahui milik seorang warga bernama Bapak Ade Arifin.

“Faktor utama penyebab ambruknya bangunan adalah cuaca ekstrem di wilayah tersebut. Hal ini diperparah oleh kondisi material bangunan rumah yang memang sudah lapuk dimakan usia, sehingga tidak mampu lagi menahan beban,” jelas laporan yang dirilis oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi.

Meskipun nihil korban jiwa maupun luka-luka, kejadian ini mengancam keselamatan penghuni rumah yang terdiri dari 1 Kepala Keluarga (KK) dengan total 2 jiwa.

Menindaklanjuti insiden tersebut, tim gabungan langsung bergerak cepat. P2BK Kecamatan Cicantayan telah berkoordinasi secara sinergis dengan berbagai pihak, termasuk Perangkat Desa Cisande, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Tagana, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), dan Satpol PP guna melakukan asesmen menyeluruh langsung di tempat kejadian perkara.

Dari hasil pantauan di lapangan, keluarga terdampak saat ini sangat membutuhkan bantuan tanggap darurat. Bantuan mendesak yang diharapkan dapat segera disalurkan meliputi:

  • Terpal, untuk menutupi sementara area yang ambruk agar tidak kemasukan air hujan.

  • Material bangunan, untuk proses perbaikan rumah agar kembali layak dan aman dihuni.

Hingga berita ini diturunkan, kondisi cuaca di sekitar lokasi kejadian dilaporkan masih diguyur gerimis. Pihak BPBD terus mengimbau masyarakat agar senantiasa waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, terutama bagi warga yang tinggal di bangunan dengan kondisi yang sudah rentan.(*)

(Sumber: Laporan Assessment P2BK Cicantayan – BPBD Kabupaten Sukabumi)

Editor: Hamjah


Artikel ini telah dibaca 16 kali

Baca Lainnya

Seorang PNS di Gunungguruh Sukabumi Ditemukan Meninggal Dunia, Diduga Mengakhiri Hidup Akibat Depresi

30 April 2026 - 18:57 WIB

Buka Rakercab Pramuka 2026, Bupati Sukabumi Puji Dedikasi Kepanduan dalam Misi Kemanusiaan

30 April 2026 - 17:25 WIB

Bupati Sukabumi H. Asep Japar (tengah) menerima dokumen dari Ketua Kwarcab H. Ade Suryaman pada pembukaan Rakercab Gerakan Pramuka Kabupaten Sukabumi 2026 di Warungkiara, Kamis (30/4/2026).

Desa Sinarbentang Sukabumi Lantik Kaur Kesra Baru, Kades Sugandi Tekankan Pelayanan Optimal

30 April 2026 - 17:10 WIB

Melinda Nopia Nengsih, S.Pi. (kiri) saat menjalani prosesi pengambilan sumpah jabatan sebagai Kaur Kesra oleh Kepala Desa Sinarbentang, Sugandi, pada Kamis (30/4/2026).

Kejari Sukabumi Tahan Delapan Pegawai Bank Pelat Merah Terkait Korupsi Kredit Fiktif Rp2,66 Miliar

30 April 2026 - 13:07 WIB

Sejumlah tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi penyaluran kredit fiktif senilai Rp2,66 miliar mengenakan rompi tahanan oranye dengan pengawalan petugas Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi. Kedelapan oknum pegawai bank pelat merah tersebut ditahan di Lapas Kelas IIA Warungkiara selama 20 hari ke depan.

Peringatan May Day 2026: Polres Sukabumi Siap Kawal 3.000 Buruh ke Jakarta, Pastikan Keselamatan dan Kondusivitas Wilayah

30 April 2026 - 10:39 WIB

Kapolres Sukabumi, AKBP Samian, memberikan arahan terkait pengawalan 3.000 buruh ke Jakarta jelang peringatan May Day 2026.

Buntut Kematian Tragis Bocah NS: Ayah Kandung Susul Ibu Tiri ke Balik Jeruji Besi Atas Dugaan Penelantaran

30 April 2026 - 09:32 WIB

Trending di Sukabumi