JENTERANEWS.com — Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kabupaten Sukabumi kembali membawa dampak. Sebuah rumah warga di Kampung Cikukulu RT 18/05, Desa Cisande, Kecamatan Cicantayan, dilaporkan ambruk pada bagian dapur pada Kamis (5/3/2026) pagi, sekitar pukul 06.30 WIB. Beruntung, insiden ini tidak menelan korban jiwa.
Berdasarkan laporan resmi dari Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cicantayan, Yoga Pangestu, bangunan yang mengalami kerusakan berat (RB) tersebut diketahui milik seorang warga bernama Bapak Ade Arifin.
“Faktor utama penyebab ambruknya bangunan adalah cuaca ekstrem di wilayah tersebut. Hal ini diperparah oleh kondisi material bangunan rumah yang memang sudah lapuk dimakan usia, sehingga tidak mampu lagi menahan beban,” jelas laporan yang dirilis oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi.
Meskipun nihil korban jiwa maupun luka-luka, kejadian ini mengancam keselamatan penghuni rumah yang terdiri dari 1 Kepala Keluarga (KK) dengan total 2 jiwa.
Menindaklanjuti insiden tersebut, tim gabungan langsung bergerak cepat. P2BK Kecamatan Cicantayan telah berkoordinasi secara sinergis dengan berbagai pihak, termasuk Perangkat Desa Cisande, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Tagana, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), dan Satpol PP guna melakukan asesmen menyeluruh langsung di tempat kejadian perkara.
Dari hasil pantauan di lapangan, keluarga terdampak saat ini sangat membutuhkan bantuan tanggap darurat. Bantuan mendesak yang diharapkan dapat segera disalurkan meliputi:
-
Terpal, untuk menutupi sementara area yang ambruk agar tidak kemasukan air hujan.
-
Material bangunan, untuk proses perbaikan rumah agar kembali layak dan aman dihuni.
Hingga berita ini diturunkan, kondisi cuaca di sekitar lokasi kejadian dilaporkan masih diguyur gerimis. Pihak BPBD terus mengimbau masyarakat agar senantiasa waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, terutama bagi warga yang tinggal di bangunan dengan kondisi yang sudah rentan.(*)
(Sumber: Laporan Assessment P2BK Cicantayan – BPBD Kabupaten Sukabumi)
Editor: Hamjah















