Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 24 Apr 2026 10:46 WIB

Semangat Gotong Royong, Warga Dua Kedusunan di Desa Sindangraja Bersatu Bangun Kembali Jembatan Penghubung


					Sejumlah warga dari Kedusunan Cisuren dan Kedusunan Cihideung tampak bergotong royong memindahkan material batang kayu untuk membangun kembali jembatan penghubung di Desa Sindangraja, Kecamatan Curugkembar, Kabupaten Sukabumi, Jumat (24/4). Pembangunan secara swadaya ini dilakukan secara cepat guna memulihkan kembali akses vital warga roda dua maupun pejalan kaki pasca ambruknya jembatan lama pada 20 Maret lalu. Perbesar

Sejumlah warga dari Kedusunan Cisuren dan Kedusunan Cihideung tampak bergotong royong memindahkan material batang kayu untuk membangun kembali jembatan penghubung di Desa Sindangraja, Kecamatan Curugkembar, Kabupaten Sukabumi, Jumat (24/4). Pembangunan secara swadaya ini dilakukan secara cepat guna memulihkan kembali akses vital warga roda dua maupun pejalan kaki pasca ambruknya jembatan lama pada 20 Maret lalu.

JENTERANEWS.com — Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial kembali ditunjukkan oleh masyarakat Kabupaten Sukabumi. Pada hari Jumat (24/4), warga dari dua kedusunan di Desa Sindangraja, Kecamatan Curugkembar, menggelar aksi gotong royong skala besar untuk membangun kembali infrastruktur jembatan vital yang sempat terputus akibat roboh.

Pembangunan jembatan ini melibatkan partisipasi aktif dari warga Kedusunan Cisuren, khususnya warga Kampung Pasir Bajing, beserta warga Kedusunan Cihideung dari Kampung Pasir Kadu. Kegiatan swadaya ini dilakukan sebagai respons cepat masyarakat untuk memulihkan akses perlintasan utama antar-kampung tersebut.

Sebelumnya, jembatan penghubung kedua wilayah ini dilaporkan ambruk pada tanggal 20 Maret 2026 yang lalu. Musibah tersebut sempat menghambat mobilitas warga setempat, mengingat jalur ini merupakan urat nadi bagi aktivitas harian masyarakat di kedua kedusunan.

Jembatan ini diketahui memiliki peran yang sangat krusial. Setiap harinya, akses perlintasan ini menjadi jalur utama yang padat dilalui oleh pejalan kaki maupun pengguna kendaraan bermotor roda dua untuk berbagai keperluan, mulai dari akses pendidikan, pertanian, hingga perputaran roda ekonomi warga setempat.

Putusnya jembatan selama lebih dari satu bulan memicu inisiatif warga untuk tidak berdiam diri. Sejak pagi hari, puluhan warga dari berbagai kalangan usia bahu-membahu membawa material bangunan dan peralatan pertukangan. Dengan sistem kerja bakti yang terkoordinasi dengan baik antar-tokoh masyarakat setempat, pengerjaan konstruksi jembatan baru berjalan dengan lancar.

Kegiatan gotong royong yang berlangsung di Desa Sindangraja ini tidak hanya sekadar upaya perbaikan infrastruktur fisik semata, melainkan juga menjadi simbol kokohnya ikatan persaudaraan dan kearifan lokal yang masih terjaga erat di wilayah Kabupaten Sukabumi.

Dengan dibangunnya kembali jembatan lintas Kampung Pasir Bajing dan Kampung Pasir Kadu ini, warga berharap aktivitas lintas kedusunan dapat segera kembali normal, aman, dan mempermudah rutinitas keseharian masyarakat di masa mendatang.(*)

Editor : Hamjah

Artikel ini telah dibaca 30 kali

Baca Lainnya

Buntut Protes Jalan Rusak di Sukabumi: Gubernur Dedi Mulyadi Buka Suara Terkait Pengalihan Anggaran Rp 68 Miliar

24 April 2026 - 12:28 WIB

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (tengah) memberikan keterangan pers. Dalam berbagai kesempatan, ia aktif memberikan penjelasan langsung kepada media dan publik mengenai isu-isu daerah, termasuk penanganan infrastruktur jalan di Sukabumi yang sedang menjadi sorotan akibat protes warga.

Noda di Program MBG: Tipu Setengah Miliar, dr. Silvi Malah Diberi ‘Keistimewaan’ Tahanan Kota!

24 April 2026 - 12:09 WIB

SUASANA PERSIDANGAN: Terdakwa dr. Silvi Apriani (duduk di tengah mengenakan kerudung krem) dihadapkan kepada Majelis Hakim Pengadilan Negeri Kota Sukabumi dalam sidang perdana kasus dugaan penipuan modal ‘food tray’ Makan Bergizi Gratis (MBG), Jumat (25/4/2026). Persidangan ini diwarnai protes keras dari pihak korban terkait status Tahanan Kota terdakwa. Tampak dr. Silvi didampingi penasihat hukumnya (kiri) dan Jaksa Penuntut Umum (kanan), sementara beberapa pengunjung yang diduga kerabat korban mengamati dari barisan depan.

Dugaan “Warisan Utang” Kepala Sekolah Mencuat, Komisi IV DPRD Sukabumi Siap Ambil Langkah Tegas

24 April 2026 - 11:52 WIB

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi, Ferry Supriyadi, SH, saat memberikan keterangan kepada awak media terkait dugaan "warisan utang" kepala sekolah usai audiensi di Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Kamis (23/4/2026).

Jalur Rel Cibeber–Lampegan Kembali Tergerus Air, KAI Daop 2 Bandung Kebut Perbaikan demi Normalisasi KA Siliwangi

24 April 2026 - 11:44 WIB

TANGANI GOGOSAN: Sejumlah pekerja dari PT KAI Daop 2 Bandung tengah melakukan upaya perkuatan tubuh ban rel yang mengalami penggerusan tanah (gogosan) di Km 74+9/0 petak jalan Cibeber–Lampegan, Kabupaten Cianjur. Penanganan difokuskan pada pembuatan dinding penahan menggunakan tumpukan karung material dan patok bambu guna menstabilkan struktur tanah agar aman dilalui KA Siliwangi.

Tabung Gas Bocor, Satu Unit Rumah Panggung di Curugkembar Sukabumi Ludes Terbakar

24 April 2026 - 07:42 WIB

Sisa Kehancuran: Pemandangan malam hari menunjukkan tumpukan puing yang masih membara dan menyala dari rumah panggung yang terbakar di Kampung Cikereteg, Desa Sindangraja, Kecamatan Curugkembar, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis (23/4/2026). Foto yang diambil sekitar satu jam setelah kejadian utama (sekitar pukul 18:49:03 WIB, seperti tercantum pada hamparan teks digital di kanan atas) memperlihatkan kondisi lokasi bencana yang masih memerlukan penanganan

DPRD Kabupaten Sukabumi Kebut Raperda Desa, Kejar Target Pilkades Serentak 2027

23 April 2026 - 16:51 WIB

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi, H. Iwan Ridwan (berpeci), bersama anggota komisi dan perwakilan perangkat daerah terkait, sedang fokus menelaah draf Raperda tentang Desa dalam rapat kerja yang digelar di Aula Dinas PSDA, Kamis (23/4/2026). Rapat ini merupakan langkah krusial dalam menyelaraskan regulasi daerah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2026 dan sebagai persiapan menjelang Pilkades Serentak 2027.
Trending di Sukabumi