Menu ✖

Mode Gelap

Sukabumi · 24 Apr 2026 11:44 WIB

Jalur Rel Cibeber–Lampegan Kembali Tergerus Air, KAI Daop 2 Bandung Kebut Perbaikan demi Normalisasi KA Siliwangi


					TANGANI GOGOSAN: Sejumlah pekerja dari PT KAI Daop 2 Bandung tengah melakukan upaya perkuatan tubuh ban rel yang mengalami penggerusan tanah (gogosan) di Km 74+9/0 petak jalan Cibeber–Lampegan, Kabupaten Cianjur. Penanganan difokuskan pada pembuatan dinding penahan menggunakan tumpukan karung material dan patok bambu guna menstabilkan struktur tanah agar aman dilalui KA Siliwangi. Perbesar

TANGANI GOGOSAN: Sejumlah pekerja dari PT KAI Daop 2 Bandung tengah melakukan upaya perkuatan tubuh ban rel yang mengalami penggerusan tanah (gogosan) di Km 74+9/0 petak jalan Cibeber–Lampegan, Kabupaten Cianjur. Penanganan difokuskan pada pembuatan dinding penahan menggunakan tumpukan karung material dan patok bambu guna menstabilkan struktur tanah agar aman dilalui KA Siliwangi.

JENTERANEWS.com — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung tengah berpacu dengan waktu menangani insiden gogosan atau penggerusan tanah yang melanda jalur rel kereta api di Km 74+9/0, tepatnya pada petak jalan Cibeber–Lampegan. Upaya perbaikan intensif ini dilakukan agar layanan perjalanan KA Siliwangi dapat segera kembali beroperasi secara normal.

Insiden penggerusan tanah ini dipicu oleh intensitas hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada Rabu (22/4/2026) malam. Titik kerusakan ini diketahui merupakan lokasi yang sama dengan kejadian gogosan yang sempat terjadi beberapa hari sebelumnya, yakni pada Minggu (19/4/2026).

Saat ini, fokus utama penanganan di lapangan adalah perkuatan tubuh ban rel. Tim teknis terus memasukkan material urukan ke area yang mengalami penggerusan guna memperkokoh kembali struktur tanah penopang jalur rel yang sempat tergerus oleh tingginya debit air hujan.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menegaskan bahwa pihaknya telah mengerahkan seluruh sumber daya yang ada untuk mempercepat proses pemulihan infrastruktur jalur tersebut.

“KAI Daop 2 Bandung terus mengoptimalkan upaya perbaikan di lokasi gogosan dengan melakukan perkuatan tubuh ban rel melalui penambahan material pada area terdampak. Kami menargetkan proses perbaikan ini dapat selesai hari ini,” ungkap Kuswardojo dalam keterangan resminya, Kamis (23/4/2026).

Lebih lanjut, Kuswardojo menyampaikan optimisme bahwa jika proses recovery berjalan sesuai rencana, jalur rel tersebut akan memenuhi standar kelayakan dan dinyatakan aman untuk kembali dilintasi kereta api.

“Dengan selesainya perbaikan, diharapkan mulai esok hari, Jumat, 24 April 2026, perjalanan KA Siliwangi dapat kembali beroperasi secara normal melayani masyarakat,” tambahnya.

Dalam setiap tahapan perbaikan yang berlangsung, KAI Daop 2 Bandung menempatkan aspek keselamatan sebagai prioritas mutlak. Pemeriksaan dan uji kelayakan secara menyeluruh akan dilakukan sebelum jalur tersebut secara resmi dinyatakan aman dan kembali dibuka untuk operasional kereta api.

Menyadari adanya gangguan terhadap mobilitas masyarakat, pihak manajemen menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada para pelanggan, khususnya para pengguna setia layanan KA Siliwangi, yang perjalanannya harus tertunda atau dibatalkan akibat insiden alam ini.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kesabaran dan pengertian para pelanggan yang terdampak. KAI berkomitmen penuh untuk terus memberikan pelayanan terbaik serta memastikan perjalanan kereta api dapat kembali berjalan dengan aman dan lancar,” tutur Kuswardojo.

Sebagai penutup, KAI Daop 2 Bandung mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi dan pembaruan resmi terkait operasional perjalanan kereta api melalui kanal-kanal KAI, serta senantiasa mengutamakan kewaspadaan dan keselamatan saat berada di sekitar area jalur rel kereta api.(*)


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 27 kali

Baca Lainnya

Puskesmas Cidadap Gelar Tes HPV DNA Gratis, Perempuan Usia 30–69 Tahun Diimbau Ikut Deteksi Dini Kanker Serviks

22 Oktober 2026 - 17:08 WIB

Jajaran tenaga kesehatan UPTD Puskesmas Cidadap berfoto bersama para relawan dan staf SPPG usai pelaksanaan sosialisasi Pelayanan Serentak HPV DNA dalam rangka Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-62 Tahun 2026 Tingkat Kabupaten Sukabumi.

Siswa SMP di Sukabumi Jadi Korban Pengeroyokan Kakak Kelas, Diduga Dipicu Aksi Pemerasan hingga Alami Cedera Patah Tulang

21 Oktober 2026 - 23:30 WIB

Keterangan Foto: AI (12), korban kekerasan dan dugaan pemerasan oleh kakak kelasnya di Sukabumi, terbaring lemah di RSUD Sekarwangi untuk mendapatkan perawatan intensif.

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0622/Sukabumi Gelar Penyuluhan Kesehatan Ibu dan Anak di Desa Mekarjaya

21 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Suasana kegiatan penyuluhan pencegahan stunting dan deteksi dini kanker serviks melalui pemeriksaan HPV yang diselenggarakan Satgas TMMD ke-130 Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi bersama Puskesmas Ciemas dan Pemerintah Desa Mekarjaya, Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Selasa (20/10/2026).

PUSKESMAS CIDOLOG GELAR HKN KE-62, CAMAT APRESIASI KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN DAN TEGASKAN PENTINGNYA SINERGI LINTAS SEKTOR

20 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Suasana Gebyar HKN Ke-62 yang digelar Puskesmas Cidolog, Kabupaten Sukabumi, Selasa (20/10/2026). Acara yang dihadiri Camat Yusup Suherlan ini diisi dengan berbagai kegiatan seperti gerak sehat, pelayanan kesehatan gratis, dan penyerahan penghargaan kepada warga yang peduli kesehatan, guna memperkuat sinergi lintas sektor menuju "Sukabumi Mubarakah".

Petaka Jalur Cikidang–Palabuhanratu: Mobil Terios Meledak dan Ludes Dilalap Si Jago Merah

19 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Kondisi minibus Daihatsu Terios yang hangus terbakar di jalur Cikidang–Palabuhanratu, Sukabumi, Minggu (18/10/2026). Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian materiil ditaksir mencapai Rp50 juta.

Jeritan Histeris Tengah Hari: Ibu Hamil di Sukabumi Ditebas Suami, Nyawa Selamat Usai Tetangga Pasang Badan

19 Oktober 2026 - 06:23 WIB

KDRT Sadis di Sukabumi: Ditembus Sabetan Golok di Leher dan Wajah, Ibu Hamil Selamat dari Maut Berkat Akses Cepat Tetangga
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca