Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 30 Apr 2026 10:39 WIB

Peringatan May Day 2026: Polres Sukabumi Siap Kawal 3.000 Buruh ke Jakarta, Pastikan Keselamatan dan Kondusivitas Wilayah


					Kapolres Sukabumi, AKBP Samian, memberikan arahan terkait pengawalan 3.000 buruh ke Jakarta jelang peringatan May Day 2026. Perbesar

Kapolres Sukabumi, AKBP Samian, memberikan arahan terkait pengawalan 3.000 buruh ke Jakarta jelang peringatan May Day 2026.

JENTERANEWS.com — Menjelang peringatan Hari Buruh Sedunia (May Day) yang jatuh pada 1 Mei 2026, Kepolisian Resor (Polres) Sukabumi, Jawa Barat, telah menyiagakan serangkaian langkah strategis. Fokus utama pengamanan tahun ini adalah mengawal pergerakan sekitar 3.000 buruh asal Kabupaten Sukabumi yang dijadwalkan bertolak ke Ibu Kota Jakarta untuk bergabung menyuarakan aspirasi bersama serikat pekerja lainnya.

Kapolres Sukabumi, AKBP Samian, menegaskan bahwa menjaga stabilitas dan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Kabupaten Sukabumi tetap menjadi prioritas utama aparat kepolisian selama momentum May Day berlangsung.

“Lebih baik aspirasi mereka disampaikan langsung di pusat (Jakarta). Ini adalah langkah strategis kami untuk menjaga situasi kamtibmas di Sukabumi agar tetap aman dan terkendali,” ujar AKBP Samian dalam keterangannya.

Dalam operasi pengawalan ini, pihak kepolisian tidak sekadar mengawasi, tetapi juga memberikan jaminan perlindungan secara penuh. AKBP Samian menekankan bahwa aspek keselamatan para pekerja adalah hal mutlak. Pengawalan akan melekat untuk memastikan seluruh buruh berada dalam kondisi aman—baik saat perjalanan darat menuju Jakarta, selama pelaksanaan aksi solidaritas, hingga kembali ke daerah asal.

“Berangkat 3 ribu orang, pulang juga harus 3 ribu orang. Jangan sampai ada insiden atau masalah di jalan. Kita pastikan mereka selamat sampai tujuan dan kembali dengan aman,” tegas Samian.

Di luar persiapan pengamanan May Day, iklim hubungan industrial di Kabupaten Sukabumi sejauh ini mencatatkan tren yang sangat positif. Berdasarkan data evaluasi kepolisian, dalam kurun waktu 20 bulan terakhir, dinamika perburuhan di wilayah tersebut selalu berjalan dengan damai dan mengedepankan pendekatan yang komunikatif.

Kondusifnya iklim ketenagakerjaan ini sejalan dengan tren peningkatan kesejahteraan ekonomi pekerja. Saat ini, Upah Minimum Regional (UMR) di Kabupaten Sukabumi telah mengalami penyesuaian hingga menyentuh angka Rp3,8 juta. Peningkatan upah ini dinilai menjadi instrumen krusial dalam mendongkrak taraf hidup para pekerja.

“Kesejahteraan buruh di Sukabumi sudah cukup baik. Kami berharap, ke depannya para buruh atau pekerja ini dapat terus menjadi kekuatan yang positif dalam menjaga stabilitas dan kemajuan daerah,” pungkas AKBP Samian.(*)

Artikel ini telah dibaca 6 kali

Baca Lainnya

Kejari Sukabumi Tahan Delapan Pegawai Bank Pelat Merah Terkait Korupsi Kredit Fiktif Rp2,66 Miliar

30 April 2026 - 13:07 WIB

Sejumlah tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi penyaluran kredit fiktif senilai Rp2,66 miliar mengenakan rompi tahanan oranye dengan pengawalan petugas Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi. Kedelapan oknum pegawai bank pelat merah tersebut ditahan di Lapas Kelas IIA Warungkiara selama 20 hari ke depan.

Buntut Kematian Tragis Bocah NS: Ayah Kandung Susul Ibu Tiri ke Balik Jeruji Besi Atas Dugaan Penelantaran

30 April 2026 - 09:32 WIB

Cegah Sekolah Ambruk, Disdik Sukabumi Instruksikan Optimalisasi Dana BOS untuk Pemeliharaan Rutin

30 April 2026 - 09:22 WIB

Puing-puing bangunan menumpuk di lantai sebuah ruang kelas yang atapnya ambruk total. Gambar ini menjadi ilustrasi dampak kerusakan parah yang ingin dicegah Disdik Sukabumi melalui imbauan pemeliharaan rutin.

Usung Advokasi “Langkah Peduli”, Pelajar SMAN 3 Sukabumi Wakili Jawa Barat di Ajang Nasional PPPI 2026

30 April 2026 - 08:59 WIB

Muhammad Akbar, siswa kelas X SMAN 3 Kota Sukabumi, terpilih sebagai wakil tunggal Putera Jawa Barat pada ajang bergengsi Putera Puteri Pelajar Indonesia (PPPI) 2026. Ia akan membawa program advokasi "Langkah Peduli" pada malam puncak penganugerahan nasional yang dijadwalkan pada 24 Juni mendatang.

Sinergi Lintas Sektor, Pemkot Sukabumi Gencarkan Program 12 PAS Guna Entaskan Kemiskinan Ekstrem

30 April 2026 - 08:48 WIB

Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki (kanan) dan Wakil Wali Kota Bobby Maulana (kiri) dalam kegiatan Grebeg UMKM, sebagai bagian dari program unggulan '12 PAS' untuk menanggulangi kemiskinan ekstrem di Kota Sukabumi.

SKANDAL MAKAN BERGIZI GRATIS: Terdakwa Berkelit ke Ranah Perdata, Hakim Soroti Tajam Bukti Fotokopi

28 April 2026 - 14:20 WIB

Suasana persidangan di Pengadilan Negeri Sukabumi dengan terdakwa dr. Silvi Apriani (duduk berhijab), Senin (27/4/2026). Agenda sidang adalah pembacaan eksepsi atas dakwaan penipuan dana pengadaan food tray program MBG. Panel hakim dipimpin oleh Teguh Arifiolani (
Trending di Sukabumi