Menu

Mode Gelap

Otomotif · 29 Mei 2026 10:23 WIB

Sering Bikin BBM Boros, Kebiasaan Sepele Saat Menyetel AC Mobil Ini Jarang Disadari Pengendara


					Sering Bikin BBM Boros, Kebiasaan Sepele Saat Menyetel AC Mobil Ini Jarang Disadari Pengendara Perbesar

JENTERANEWS.com – Di negara tropis seperti Indonesia, kehadiran Air Conditioner (AC) pada mobil bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan sebuah kebutuhan utama. Suhu kabin yang sejuk terbukti mampu menjaga kenyamanan berkendara sekaligus mengurangi faktor kelelahan bagi pengemudi dalam perjalanan jauh maupun di tengah kemacetan.

Namun, di balik kenyamanan yang ditawarkan, aktivitas pengaturan suhu AC yang kurang tepat rupanya berpotensi memicu lonjakan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) pada kendaraan.

Beban Mesin Meningkat Akibat Suhu Terlalu Rendah

Banyak pemilik kendaraan yang belum menyadari bahwa menyetel AC pada suhu paling rendah dalam jangka waktu lama menjadi salah satu penyebab utama borosnya BBM. Secara teknis, ketika temperatur diatur pada batas minimum, sistem kompresor AC akan dipaksa bekerja ekstra keras secara terus-menerus demi mencapai target suhu tersebut.

Mengingat seluruh kinerja sistem pendingin ini dibebankan langsung pada putaran mesin, maka otomatis mesin memerlukan daya yang lebih besar. Beban kerja mekanis yang meningkat inilah yang memaksa sistem injeksi menyedot pasokan bahan bakar lebih banyak dari biasanya.

Langkah Bijak Menghemat Konsumsi BBM

Untuk mengantisipasi pemborosan energi tanpa mengorbankan kenyamanan, para pakar otomotif menyarankan beberapa langkah bijak dalam mengoperasikan AC mobil sehari-hari:

  • Sesuaikan Temperatur Secara Berkala: Jika suhu di dalam kabin sudah terasa cukup dingin, segera naikkan temperatur ke tingkat yang lebih moderat untuk meringankan kerja kompresor.

  • Manfaatkan Udara Luar: Pada waktu-waktu tertentu ketika udara luar relatif sejuk—seperti pada pagi hari atau larut malam—pengendara disarankan untuk mematikan AC sesekali dan membuka kaca jendela guna sirkulasi udara alami.

  • Strategi Parkir di Tempat Teduh: Saat cuaca terik, usahakan untuk selalu memarkir kendaraan di area yang terlindung dari paparan sinar matahari langsung demi mencegah akumulasi panas berlebih di dalam kabin.

  • Evakuasi Udara Panas Sebelum Berkendara: Jika mobil terpaksa parkir di bawah terik matahari, buka seluruh kaca jendela terlebih dahulu selama beberapa saat sebelum mulai melaju. Hal ini efektif untuk membuang udara panas yang terperangkap di dalam kabin secara cepat, sehingga AC tidak perlu bekerja terlalu berat saat dinyalakan.

Dengan menerapkan manajemen penggunaan AC yang lebih cermat, pemilik kendaraan tidak hanya dapat menjaga efisiensi konsumsi bahan bakar, tetapi juga turut memperpanjang usia pakai komponen sistem pendingin mobil Anda.(*)

Artikel ini telah dibaca 8 kali

Baca Lainnya

Benarkah Penggunaan AC Mobil Memicu Pemborosan Bahan Bakar? Berikut Penjelasan Lengkapnya

14 April 2026 - 10:38 WIB

Rahasia Transmisi Otomatis Panjang Umur: Deteksi Dini Sebelum Kendaraan Anda Mogok Total

13 April 2026 - 19:29 WIB

Menilik Spesifikasi dan Harga Terbaru Toyota All-New Rush 2026: SUV 7 Penumpang Tangguh Pilihan Keluarga

12 April 2026 - 10:11 WIB

Geely EX2 Resmi Mengaspal di Indonesia: SUV Listrik Kompak Penggerak Roda Belakang dengan Harga Mulai Rp 229 Jutaan

10 April 2026 - 09:36 WIB

Kecil tapi Canggih: Mengupas Spesifikasi BYD Atto 1, Mobil Listrik ‘Merakyat’ Pembunuh LCGC

9 April 2026 - 18:45 WIB

Jangan Panik! Knalpot Mobil Ngebul Putih Belum Tentu Turun Mesin, Cek Komponen Kecil Ini Dulu

23 November 2025 - 08:16 WIB

Trending di Otomotif