JENTERANEWS.com — Kebakaran hebat melanda kawasan permukiman padat di Kampung Ranca Wiru, RT 09 RW 05, Desa Sinar Bentang, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, pada Senin (8/6/2026) sore. Kobaran api menghanguskan bangunan rumah tinggal sekaligus bengkel motor milik warga bernama Heri sekitar pukul 15.30 WIB, memicu kepanikan luar biasa lantaran satu keluarga berada di dalam bangunan saat api mulai membesar.
Suasana tenang di sore hari mendadak pecah ketika seorang pengendara sepeda motor yang kebetulan melintas berteriak histeris melihat kepulan asap hitam pebal disertai kobaran api dari bagian atas bangunan. Teriakan lantang itu menjadi alarm darurat bagi warga sekitar dan penghuni rumah yang berada di dalam.
Saat peristiwa mencekam itu terjadi, istri Heri, kedua anaknya, serta sang adik tengah berada di dalam rumah dan area bengkel tanpa menyadari bahaya maut yang mengintai di atas kepala mereka. Beruntung, begitu mendengar teriakan dari luar, mereka langsung berhamburan menyelamatkan diri keluar bangunan sesaat sebelum api menjalar ke seluruh ruangan. Sementara itu, Heri selaku pemilik rumah diketahui sedang tidak berada di lokasi karena tengah berbelanja suku cadang (onderdil) motor ke pusat Kecamatan Sagaranten.
Melihat kobaran api kian beringas, puluhan tetangga langsung bergerak cepat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Di tengah kepulan asap yang menyesakkan, warga juga berjibaku menyelamatkan barang-barang berharga yang masih bisa dievakuasi dari dalam bengkel.
Lantaran posisi bangunan berada tepat di pinggir jalan utama, insiden ini langsung memicu kemacetan lalu lintas yang cukup panjang. Beruntung, seorang anggota Polsek Sagaranten yang sedang melintas di jalur tersebut langsung mengambil tindakan taktis guna mengamankan arus lalu lintas dan segera menghubungi petugas kebakaran.
Mendapat laporan darurat, Pos Pemadam Kebakaran (Damkar) Sagaranten langsung mengerahkan 1 unit mobil armada pemadam kebakaran ke lokasi kejadian guna memutus perambatan api agar tidak meluas ke bangunan di sekitarnya.
Menurut kesaksian mengejutkan dari salah seorang tetangga korban, Tumin, titik api pertama kali terlihat jelas berkobar dari area lantai dua bangunan. Ironisnya, saat insiden naas itu terjadi, aliran listrik di wilayah tersebut sebenarnya sedang dalam kondisi padam (mati lampu). Hal ini memicu tanda tanya besar mengenai penyebab utama munculnya api.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih menjadi misteri dan dalam penyelidikan mendalam oleh pihak kepolisian. Di lokasi kejadian, sejumlah petugas gabungan dari P2BK Kecamatan Sagaranten, Babinsa Desa Sinarbentang, Bhabinkamtibmas Desa Sinarbentang, serta jajaran Pemerintah Desa Sinar Bentang telah bersiaga untuk melakukan pengamanan lokasi serta asesmen dampak bencana.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa mengerikan ini, namun kerugian materiil berupa kerusakan bangunan, peralatan bengkel, dan harta benda milik korban ditaksir mencapai angka yang cukup besar dan hingga kini masih dalam proses perhitungan intensif oleh pihak berwenang.(*)
[Hamjah]















