Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 22 Jul 2026 12:48 WIB

Dugaan Pencabulan 12 Anak di Sukabumi, Lansia Berinisial MH Digerebek Warga


					Ilustrasi AI Perbesar

Ilustrasi AI

JENTERANEWS.com — Warga di wilayah Kabupaten Sukabumi menggerebek kediaman seorang pria lanjut usia (lansia) berinisial MH (72) pada Selasa (21/7/2026) malam. Aksi massa tersebut dipicu atas dugaan tindakan pencabulan yang dilakukan terduga pelaku terhadap belasan anak di bawah umur di lingkungan setempat.

Awal Terungkapnya Kasus

Ketua RW setempat, Hendra (52), mengonfirmasi bahwa terungkapnya dugaan aksi keji tersebut berawal dari ketidaksengajaan. Peristiwa bermula saat salah satu anak secara Spontan melontarkan pengakuan saat mengikuti kegiatan pengajian rutin.

“Pas di pengajian, si anak itu teh nyeletuk, ‘urang oge dikitukeun’ (saya juga digituin). Akhirnya disampaikan ke orang tua,” kata Hendra saat memberikan keterangan pada Selasa (21/7/2026).

Pernyataan tersebut memicu keberanian anak-anak lain untuk turut bersuara dan menceritakan kejadian serupa yang dialaminya kepada orang tua masing-masing.

Modus Operandi dan Ancaman Pelaku

Berdasarkan penuturan para korban, perbuatan MH tidak pernah terkuak sebelumnya lantaran terduga pelaku melayangkan ancaman agar para korban tidak melapor. Untuk membungkam anak-anak tersebut, MH juga memberikan iming-iming uang tunai.

  • Bentuk Iming-iming: Uang tunai senilai Rp2.000 hingga Rp5.000.

  • Bentuk Ancaman: Melarang korban melapor (“ntong bebeja” / jangan bilang-bilang).

  • Lokasi Kejadian: Halaman masjid dan sekitar pos ronda (gardu) tempat biasa anak-anak bermain pada siang hari.

  • Kurun Waktu: Diduga berlangsung secara bertahap sejak Februari 2026.

Jumlah Korban Mencapai 12 Anak

Dari pendataan sementara yang dilakukan oleh pihak keluarga bersama pengurus lingkungan, korban perbuatan terduga pelaku diperkirakan mencapai 12 orang anak perempuan.

  • Rentang Usia Korban: Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), hingga anak yang hendak memasuki jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP).

high kemarahan warga yang saling bertukar informasi (pabeja-beja) akhirnya memuncak hingga melukai ketenangan lingkungan dan berujung pada penyerbuan rumah terduga pelaku untuk mengamankan situasi. Kasus ini selanjutnya diserahkan dan ditangani oleh aparat kepolisian guna pemeriksaan hukum lebih lanjut serta pendampingan trauma bagi para korban.(*Awang*)

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Panggung Syukuran Hari Nelayan Sukabumi Gempar, Pria Tak Dikenal Terobos Panggung dan Peluk Tantri Kotak

22 Juli 2026 - 13:04 WIB

Momen vokalis grup band Kotak, Tantri (tengah), dan personel lainnya saat menyapa ribuan penonton pada malam penutupan Syukuran Hari Nelayan ke-69 di Pantai Palangpang, Sukabumi. Konser ini kemudian dihebohkan dengan insiden seorang pria tak dikenal yang menerobos panggung dan mencoba merangkul Tantri.

Pemkab Sukabumi Dukung Rubi Wujudkan Sukabumi Pusat Bonsai Nasional

22 Juli 2026 - 12:40 WIB

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman (tengah), memimpin audiensi bersama pengurus Rumah Bonsai (Rubi) Cabang Sukabumi di Pendopo Sukabumi, Rabu (22/7/2026). Pertemuan tersebut membahas strategi pengembangan potensi bonsai lokal serta rencana penyelenggaraan pameran bonsai dalam rangkaian Hari Jadi Kabupaten Sukabumi (HJKS) 2026.

Gempar! Pemuda di Pabuaran Sukabumi Ditemukan Meninggal Tergantung di Rumahnya

22 Juli 2026 - 12:25 WIB

Petugas gabungan dari Polri, TNI, tim kesehatan desa, dan aparat kecamatan melakukan pemeriksaan awal terhadap tubuh Jaelani (27) di dalam rumah tempat ditemukannya korban di Kampung Cijulang, Desa Sukajaya, Kecamatan Pabuaran. Jasad korban terlihat dibaringkan di atas tikar setelah diturunkan dari jeratan tali. Beberapa anggota keluarga dan warga turut mendampingi. (Wajah korban disensor demi alasan privasi).

Tersengat Listrik Tegangan Tinggi dan Terjatuh dari Atap, Pekerja Proyek TK di Purabaya Meninggal Dunia

21 Juli 2026 - 20:56 WIB

Petugas kepolisian menunjuk titik lokasi jatuhnya korban dari atap gedung TK PGRI Melati, Kampung Caringin, Desa Cimerang, Kecamatan Purabaya, Sukabumi.

Warga Sukabumi Digegerkan Penemuan Jasad Bayi Laki-Laki di Aliran Anak Sungai Cipelang

16 Juli 2026 - 19:56 WIB

Petugas kepolisian saat melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara (TKP) pascapenemuan jasad bayi laki-laki di aliran anak Sungai Cipelang, Jalan Benteng Kidul, Kelurahan Dayeuhluhur, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, Kamis (16/7/2026).

Diduga Akibat Aktivitas Pembakaran Lahan, Kebun Bambu di Nyalindung Sukabumi Hangus Terbakar

16 Juli 2026 - 14:46 WIB

Petugas gabungan, termasuk personel Pemadam Kebakaran Sukaraja dan P2BK Nyalindung, berupaya memadamkan sisa-sisa api yang melahap lahan kebun bambu di area PT Bintonik, Kampung Caringin, Desa Mekarsari, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis siang, 16 Juli 2026. Kebakaran yang diduga dipicu oleh aktivitas pembakaran lahan oleh warga ini berhasil dikendalikan setelah pengerahan satu unit armada pemadam.
Trending di Sukabumi